<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>welcome to ahmadnaufa personal site</title>
	<atom:link href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com</link>
	<description>&#34;Bukan Bagaimana Sukses, Tapi Bagaimana  Bermanfaat&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 16:08:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ahmadnaufa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1092e79fd4267e9765ac2bed816a538c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>welcome to ahmadnaufa personal site</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/osd.xml" title="welcome to ahmadnaufa personal site" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>NEW YEAR SELEBRATION</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2012/01/02/new-year-selebration/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2012/01/02/new-year-selebration/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 06:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI KU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=952</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ahmad Naufa Kh. F. Karena ini malam tahun baru, aku akan menulis sedikit pandanganku tentang hal itu. Menurutku, tahun baru adalah pergantian tahun lama menuju tahun yang selanjutnya. Biasanya, tahun baru diperingati dengan berbagai cara yang dibeberapa kota atau &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2012/01/02/new-year-selebration/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=952&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Ahmad Naufa Kh. F.<br />
Karena ini malam tahun baru, aku akan menulis sedikit pandanganku tentang hal itu. Menurutku, tahun baru adalah pergantian tahun lama menuju tahun yang selanjutnya. Biasanya, tahun baru diperingati dengan berbagai cara yang dibeberapa kota atau negara besar digelar dengan amat mewah dan menghabiskan banyak dana. Aku nggak tahu kapan dimulai peringatan tahun baru ini, tapi yang jelas semenjak aku dewasa hal itu selalu ada dan terjadi tiap tahun. Sejarahnya gimana, itu urusan belakang lah&#8230;yang penting aku ingin menyikapi hari ini saja&#8230;Oke???<br />
Sepanjang ini pengetahuanku belum mengerti apa arti tahun baru itu. Bahkan, kadang aku berpikir orang-orang yang merayakan tahun baru itu hanya sekadar “ikut-ikutan” dan “krubyak-krubyuk” dan hampa akan makna. Ketika tahun baru orang-orang lebih banyak berkata “selamat!, selamat!” tanpa tahu untuk apa sebenarnya selamat itu? dan selamat itu ada untuk apa? Lebih-lebih ucapan itu dengan hiruk-pikuk terompet dan pesta kembang api. Parah lagi, momentum tahun baru digunakan oleh anak-anak muda untuk “bercinta” dengan “aneka cara” mengaktualisasikanya&#8230;huft&#8230;satu lagi, menurut salahsatu temanku yang dari kalangan anak “jalanan”, banyak yang memanfaatkan mala tahun baru untuk mabuk-mabukan dan ML(Making Love), berat bukan?<br />
Beberapa pemaknaan dari orang-orang yang kuanggap “kompeten” di bidang sosial dan pendidikan sebenarnya memiliki konsep bagus mengenai hal ini. Diantara adalah ibu Ni’mah Nurbaiti, salah satu guru teladan nasional yang pernah menjadi dosenku, merekomendasikan perlu adanya “resolusi diri” tentang perjalanan hidup selama setahun terakhir di tahun baru. Resolusi diri tersebut menginventarisir apa saja yang sudah kita capai dalam setahun terakhir dan hal-hal yang belum tercapai. Selain itu juga ada semangat untuk membuat target apa saja di tahun mendatang? Dengan begini, perayaan tahun baru ada nuansa spirit positif yang dapat menghantarkan orang-orang menuju titik capaian tertentu.<br />
Sejalan dengan pendapat Ibu Ni’mah diatas, agama islam sebenarnya sudah menginformasikan kita 14 abad yang lalu untuk selalu me-resolusi diri atau istilah nyaman-nya muhasabah. Bahkan, muhasabah senantiasa dianjurkan setiap waktu apakah yang kita lakukan sudah baik atau belum? Sudah dapat memberi manfaat untuk orang lain apa belum? Sudah bisa memberi kebahagiaan untuk orang lain apa sebaliknya? Sudah melaksanakan kewajiban-kuwajiban kita sebagai hamba atau belum? dan seterusnya.<br />
Namun demikian, realita yang ada di tengah-tengah kita nampaknya masih jauh dengan apa yang telah dikonsepsikan dalam islam sendiri. Soal apakah tahun baru itu budaya islam atau buka?bagiku tidak penting; karena menurutku itu hanya bungkus luarnya saja. Namun yang penting adalah pemaknaan dan perayaanya yang dilaksanakan dengan positif dan sejalan dengan nilai-nilai ke-islaman, minimal tidak melanggar ketentuan-ketentuan hukum tuhan. Jadi, kalau ada orang yang ribut menyalahkan itu adalah budaya non-islam, aku tak ambil pusing. Yang penting adalah isi dari pelaksanaan perayaan tersebut. Boleh sepakat boleh tidak!<br />
Melihat hal yang demikian seperti uraian diatas, apa yang seharusnya dilakukan? Dibiarkan saja atau perlu adanya pemaknaan ulang? Itu tergantung dari person kita masing-masing. Namun menurutku, harus ada upaya sistematis dari sang pemilik kekuasaan dan berbagai elemen seperti tokoh masyarakat, budayaan, intelektual dan para pemuka agama. Jika dulu walisongo bisa merubah tradisi “sesajen” yang sarat akan dinamisme-animisme menjadi “slametan” yang sarat dan sejalan dengan tuntunan al-Quran dan Hadis, bisakah tokoh-tokoh sekarang merubah perayaan itu menjadi sebuah transformasi besar budaya islam? Itu butuh waktu dan kerja keras. Selain perlu ilmu sosial yang memadahi, agama dan pengetahuan masakini, juga dibutuhkan orang-orang yang anti-kemapanan! Wallahu A’lam</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/opini-ku/'>OPINI KU</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/952/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=952&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2012/01/02/new-year-selebration/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Profil Dahlan Iskan</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/profil-dahlan-iskan/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/profil-dahlan-iskan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 20:14:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=942</guid>
		<description><![CDATA[Dahlan Iskan (lahir tanggal 17 Agustus 1951 di Magetan, Jawa Timur), adalah CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos News Network, yang bermarkas di Surabaya. Ia juga adalah Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2009. Pada tanggal 19 Oktober &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/profil-dahlan-iskan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=942&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/profil-dahlan-iskan/1909298620x310/" rel="attachment wp-att-943"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/12/1909298620x310.jpg?w=300&#038;h=155" alt="" title="Dahlan Iskan" width="300" height="155" class="alignleft size-medium wp-image-943" /></a>Dahlan Iskan (lahir tanggal 17 Agustus 1951 di Magetan, Jawa Timur), adalah CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos News Network, yang bermarkas di Surabaya. Ia juga adalah Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2009. Pada tanggal 19 Oktober 2011, berkaitan dengan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, Dahlan Iskan diangkat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara menggantikan Mustafa Abubakar yang sedang sakit.</p>
<p>Dahlan Iskan dibesarkan di lingkungan pedesaan dangan kondisi serba kekurangan. Orangtuanya tidak ingat tanggal berapa Dahlan dilahirkan. Dahlan akhirnya memilih tanggal 17 Agustus dengan alasan mudah diingat karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>Dahlan Iskan pernah menulis buku berjudul Ganti Hati (catatan tersebut dapat dibaca di Pengalaman Pribadi Menjalani Tranplantasi Liver) pada tahun 2008. Buku ini berisi tentang penglaman Dahlan Iskan dalam melakukan operasi cangkok hati di Cina.</p>
<p>Karir Dahlan Iskan dimulai sebagai calon reporter sebuah surat kabar kecil di Samarinda (Kalimantan Timur) pada tahun 1975. Tahun 1976, ia menjadi wartawan majalah Tempo. Sejak tahun 1982, Dahlan Iskan memimpin surat kabar Jawa Pos hingga sekarang.</p>
<p>Dahlan Iskan adalah sosok yang menjadikan Jawa Pos yang waktu itu hampir mati dengan oplah 6.000 ekslempar, dalam waktu 5 tahun menjadi surat kabar dengan oplah 300.000 eksemplar.</p>
<p>Lima tahun kemudian terbentuk Jawa Pos News Network (JPNN), salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia, dimana memiliki lebih dari 80 surat kabar, tabloid, dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia. Pada tahun 1997 ia berhasil mendirikan Graha Pena, salah satu gedung pencakar langit di Surabaya, dan kemudian gedung serupa di Jakarta.</p>
<p>Pada tahun 2002, ia mendirikan stasiun televisi lokal JTV di Surabaya, yang kemudian diikuti Batam TV di Batam dan Riau TV di Pekanbaru.</p>
<p>Sejak awal 2009, Dahlan adalah sebagai Komisaris PT. Fangbian Iskan Corporindo (FIC)yang akan memulai pembangunan Sambungan Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pertengahan tahun ini. SKKL ini akan menghubungkan Surabaya di Indonesia dan Hong Kong. Dengan panjang serat optik 4.300 kilometer</p>
<p>Sejak akhir 2009, Dahlan diangkat menjadi direktur utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar yang dikritik karena selama kepemimpinannya banyak terjadi mati lampu di daerah Jakarta. Semenjak memimpin PLN, Dahlan membuat beberapa gebrakan diantaranya bebas byar pet se Indonesia dalam waktu 6 bulan, gerakan sehari sejuta sambungan. Dahlan juga berencana membangun PLTS di 100 pulau pada tahun 2011. Sebelumnya, tahun 2010 PLN telah berhasil membangun PLTS di 5 pulau di Indonesia bagian Timur yaitu Pulau Banda, Bunaken Manado, Derawan Kalimantan Timur, Wakatobi Sulawesi Tenggara, dan Citrawangan. Selain sebagai pemimpin Grup Jawa Pos, Dahlan juga merupakan presiden direktur dari dua perusahaan pembangkit listrik swasta: PT Cahaya Fajar Kaltim di Kalimantan Timur dan PT Prima Electric Power di Surabaya.</p>
<p>Pada tanggal 17 Oktober 2011, Dahlan Iskan ditunjuk sebagai pengganti Menteri BUMN yang menderita sakit. Ia terisak dan terharu begitu dirinya dipanggil menjadi menteri BUMN karena ia berat meninggalkan PLN yang menurutnya sedang pada puncak semangat<br />
untuk melakukan reformasi PLN.</p>
<p>/diolah dari berbagai sumber</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/942/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/942/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/942/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/942/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/942/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/942/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/942/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/942/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/942/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/942/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/942/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/942/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/942/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/942/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=942&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/profil-dahlan-iskan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/12/1909298620x310.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Dahlan Iskan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PMII Berhasil Dideklarasikan di Kampus Muhammadiyah</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/pmii-berhasil-dideklarasikan-di-kampus-muhammadiyah/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/pmii-berhasil-dideklarasikan-di-kampus-muhammadiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 20:08:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[PURWOREJO, &#8211; Perguruan tinggi Muhammadiyah yang kerap disebut resisten terhadap perkembangan organisasi pergerakan mahasiswa ternyata hanya padangan stereotipe belaka. Faktanya, organisasi ekstrakurikuler Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Purworejo ternyata berhasil mendeklarasikan diri dengan membentuk komisariat di Universitas Muhammadiyah Purworejo &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/pmii-berhasil-dideklarasikan-di-kampus-muhammadiyah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=940&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOREJO, &#8211; Perguruan tinggi Muhammadiyah yang kerap disebut resisten terhadap perkembangan organisasi pergerakan mahasiswa ternyata hanya padangan stereotipe belaka. Faktanya, organisasi ekstrakurikuler Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Purworejo ternyata berhasil mendeklarasikan diri dengan membentuk komisariat di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP).</p>
<p>Bahkan, meskipun belum genap setahun jumlah kadernya terus bertambah, mengalahkan kader organisasi ekstrakurikuler lainnya yang telah lebih dahulu ada di kampus ini. Saat ini setidaknya sudah ada 52 mahasiswa UMP yang menjadi kader PMII komisariat yang diberi nama Ahmad Dahlan ini.</p>
<p>Para aktifis PMII komisariat Ahmad Dahlan ini menggelar rapat tahunan komisariat (RT) akhir pekan lalu di kampus STAINU Purworejo. Kegiatan yang dengan tema “Menjadikan RTK I Sebagai Batu Pijakan untuk Profesionalisme Pergerakan Berbasis Aswaja Menuju Transformasi Kader di Ranah Kampus” ini diikuti oleh 30 mahasiswa yang semuanya kuliah di UMP.</p>
<p>Agenda utama RTK tersebut adalah mendemisionerkan pengurus lama dan memilih ketua umum baru, di samping menetapkan rekomendasi-rekomendasi untuk kepengurusan periode selanjutnya. RT berhasil memilih Mohammad Amir Mahmud sebagai Ketua PMII Komisariat Ahmad Dahlan di UMP.</p>
<p>Ketua Umum PMII Cabang Purworejo Ahmad Khusnaeni mengapresiasi terselenggaranya RTK tersebut. Dia menyatakan pentingnya identitas pergerakan melekat pada pribadi masing-masing anggota PMII.“ Untuk bergerak secara massif menuju pada profesionalisme organisasi dibutuhkan adanya komitmen dan identitas pergerakan dari masing-masing anggota yang terakomodir dalam organisasi,&#8221; katanya.</p>
<p>sumber: suaramerdeka.com 12 Desember 2011 | ( Nur Kholiq / CN34 / JBSM )</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/940/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=940&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/12/12/pmii-berhasil-dideklarasikan-di-kampus-muhammadiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PC IPNU-IPPNU PURWOREJO RESMI DILANTIK</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/29/pc-ipnu-ippnu-purworejo-resmi-dilantik/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/29/pc-ipnu-ippnu-purworejo-resmi-dilantik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 14:22:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=937</guid>
		<description><![CDATA[Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Cabang Purworejo resmi dilantik. Dalam kesempatan itu Ahmad Naufa Khoirul Faizun dilantik sebagai ketua IPNU sedangkan Rekanita Aniroh dilantik sebagai ketia IPPNU periode 2011-2013. Prosesi pelantikan Pengurus Cabang IPNU IPPNU &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/29/pc-ipnu-ippnu-purworejo-resmi-dilantik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=937&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Cabang Purworejo resmi dilantik. Dalam kesempatan itu Ahmad Naufa Khoirul Faizun dilantik sebagai ketua IPNU sedangkan Rekanita Aniroh dilantik sebagai ketia IPPNU periode 2011-2013.</p>
<p>Prosesi pelantikan Pengurus Cabang IPNU IPPNU yang dilaksanakan di Aula UPT P&amp;K Kecamatan Bayan tersebut dihadiri oleh Pengurus Wilayah IPNU &amp; IPPNU Jawa Tengah, Kepala Dinas P danK , Polres  Dandim 0708, Ketua Tanfidziyah NU perwakilan Badan Otonom, Ormas, Parpol dan organisasi kemahasiswaan serta kader Anak Cabang, Ranting dan Komisariat IPNU IPPNU se Kabupaten Purworejo. </p>
<p>Selain prosesi pelantikan, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan  Seminar Kewirausahaan oleh H Bukhori, pengusaha dari Jogjakarta.</p>
<p>Dalam sambutannya  Drs. Bambang Aryawan, M.Pd mewakili Bupati Purworejo berpesan bahwa Sebagai organisasi kader, IPNU IPPNU dituntut untuk ikut berperan dalam membangun kesadaran berwirausaha bagi para generasi muda. Hal ini sangat penting sebagai bekal generasi muda menghadapi era Globalisasi.</p>
<p>&#8220;Secara pribadi saya berpesan supaya kader IPNU-IPPNU tidak mudah menyerah dalam berusaha, karena kegagalan adalah langkah yang harus dilalui bagi orang-orang yang ingin sukses,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan Ketua aPC IPNU Puworejo Ahmad Naufa Khoirul Faizun saat memberi sambutan.</p>
<p>“Ada dua hal penting yang kiranya kedepan akan menjadi prioritas IPNU dan IPPNU. Dua hal tersebut sesuai dengan tema Pelantikan dan Rakercab Tahun ini yaitu: merumuskan kemandirian organisasi  yang berbasis pengetahuan dan wirausaha. Pengetahuan dan kewirausahaan inilah yang kedepan akan kita galakkan supaya kader betul-betul bisa mandiri, minimal mandiri secara pribadi yang bagi kader IPNU mencakup 3 hal yaitu perut, bensin dan pulsa,” katanya, yang disambut tawa para hadirin.</p>
<p>Mufti Rosyadi selaku ketua panitia ketika ditemui menyampaikan bahwa selain pelantikan dan seminar wirausaha, sorenya juga dilaksanakan rapat kerja cabang untuk merumuskan bersama agenda kerja yang akan dijalankan oleh organisasi selama dua tahun kedepan. &#8220;Dari rakercab inilah kami akan menentukan langkah kerja sesuai dengan potensi dan aspirasi dari kader didaerah, karena peserta yang menyusun program kerja ini adalah representasi dari kader yang ada di PAC, Ranting dan Komisariat,” tuturnya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/937/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=937&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/29/pc-ipnu-ippnu-purworejo-resmi-dilantik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wawancara Bersama Ketua PC IPNU Purworejo</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/10/929/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/10/929/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 09:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[Berangkat dari keingintahuan kader IPNU di Loano, Purworejo untuk mengetahui sosok Ketua PC, Buletin MATAHATI mengangkat sedikit profil dan gagasan sang Ketua. Berikut adalah wawancara Redaksi Buletin MATAHATI PAC IPNU Kecamatan Loano dengan Ketua PC IPNU Kabupaten Purworejo 2011-2013, A. &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/10/929/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=929&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/10/929/248065_1633403128101_1627373633_1257690_5586582_n/" rel="attachment wp-att-930"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/11/248065_1633403128101_1627373633_1257690_5586582_n.jpg?w=584" alt="" title="Ahmad Naufa bersama H Lukman Hakim Syaifudin (Wakil Ketua MPR RI)"   class="alignleft size-full wp-image-930" /></a>Berangkat dari keingintahuan kader IPNU di Loano, Purworejo untuk mengetahui sosok Ketua PC, Buletin MATAHATI mengangkat sedikit profil dan gagasan sang Ketua. Berikut adalah wawancara Redaksi Buletin MATAHATI PAC IPNU Kecamatan Loano dengan Ketua PC IPNU Kabupaten Purworejo 2011-2013, A. Naufa Khoirul Faizun.</p>
<p><strong>Dari kacamata rekan Naufa, IPNU-IPPNU itu seperti apa?</strong></p>
<p>Dalam kacamata saya, IPNU dan IPPNU merupakan organisasi yang dibutuhkan pemuda dan pemudi saat ini untuk menghadapi masa depan zaman yang semakin menantang. Mengapa demikian? Karena IPNU dan IPPNU memenuhi tiga aspek penting yang dibutuhkan pemuda dan pemudi saat ini. Ketiga aspek tersebut adalah Intelektual, Spiritual dan Sosial. Di IPNUdan IPPNU kita programkan diskusi rutin baik yang bersifat wacana keagamaan maupun umum. Dengan inilah kebutuhan pengetahuan kader terpenuhi agar bisa survive ditengah gempuran modernisasi zaman. Adapun spiritual adalah aspek penting yang mulai ditinggalkan pemuda-pemudi dewasa ini. Riyadhah dengan shalat malam, puasa sunnah, mujahadah, tahlil dan sebagainya selalu kita tanamkan agar kebutuhan rohani kader tidak kering. Terakhir adalah Sosial. Ketika beberapa waktu lalu PP Al-Iman tertimpa musibah kebakaran, kita gerakkan seluruh kader untuk melakukan aksi solidaritas. Waktu itu terkumpul dana sebesar Rp. 7.000.000,-an untuk membantu. Nah, aksi social semacam ini kita tanamkan agar kader memiliki kepekaan social terhadap masalah yang terjadi di sekelilingnya, sehingga nantinya ketika terjun di masyarakat bisa bermanfaat untuk orang lain.</p>
<p><strong>Menurut Anda apa target yang sudah berhasil dipenuhi PC Purworejo sejauh ini? Dan apa langkah-langkah kedepannya lagi?</strong></p>
<p>Jalan yang sudah di tempuh PC IPNU-IPPNU Purworejo pada tahap awal ini adalah pengembangan organisasi, dimana Kecamatan yang belum terbentuk kita bentuk kepengurusanya. Setelah itu, kita juga mencoba mengawal dan membimbing agar PAC yang sudah terbentuk bisa mandiri. Untuk langkah kedepan, kita akan bentuk Tim Fasilitator Cabang yang bertugas memenuhi kebutuhan kader tentang keilmuan dengan satu per satu bidang. Contoh, bagi kader yang ingin memperdalam Aswaja sudah ada ‘ahlinya’ dari cabang, begitu seterusnya.<br />
Selanjutnya kita mendorong kader IPNU dan IPPNU untuk mandiri. Kedepan kita akan adakan pelatihan-pelatihan yang bertujuan meningkatkan skill kader dengan bekerjasama dengan berbagai institusi. Kita juga sudah membuka took “Berjuta” untuk menopang ekonomi organisasi. Minimal, kader IPNU-IPPNU nantinya bisa survive dan tidak tergantung pemerintah seperti bercita-cita Pegawai. Kita tidak membatasi, namun member alternative lain karena kita tahu sendiri, lowongan dengan jumlah pendaftar pegawai saat ini jauh dari seimbang. Kita dorong kader untuk menjadi pengusaha.<br />
Dalam internal organisasi, kita juga akan bentuk Koordinator Kecamatan. Dari 16 Kecamatan yang ada di Purworejo, nanti kita bagi empat. Masing-masing nanti ada koordinatornya yang mengawal dan membimbing perjalanan organisasi. Ini kita rumuskan tanggal 27 November mendatang pada Rapat Kerja Cabang sekaligus Pelantikan. Selain itu, kita juga mencoba kerjasama dengan sekolah-sekolah umum dan berbagai remaja masjid untuk menjaring dan membina pemuda-pemudi. Ini penting mengingat banyak remaja hari ini yang kurang memiliki wadah mengekspresikan diri.</p>
<p><strong>Bagimana Anda menghadapi problematika dalam pengenalan IPNU-IPPNU ini kepada pelajar?  yang kita tahu semakin hari semakin jauh dengan organisasi semacam ini. Mungkin ini bisa jadi tips buat para pengurus yang lain&#8230;</strong><br />
strateginya simple. Kita tak usah ‘jualan’ IPNU dulu untuk masuk ke sekolah umum. Bisa dengan Pelatihan Leadership, Jurnalistik atau Pelatihan Tataboga misalnya. Dari situ, alumninya kita akomodir diluar sekolah dan perlahan kita kenalkan dengan IPNU dan IPPNU. Kita harus mampu membaca kemauan dan apa yang disuka kader; jangan mengadakan kegiatan yang bersifat monoton, kecuali ritual agama. Dalam kaderisasi, kita harus jeli melihat kekuatan kita, kelemahan, peluang, tantangan lalu dipadu dengan strategi khusus.</p>
<p><strong>Sejak kapan Anda mengenal IPNU dan sejak kapan mulai menseriusinya (atau masuk jajaran pengurus)? </strong></p>
<p>pertama kali saya thu IPNU pada tahun 2000 ketika kelas I MTs An-Nawawi Berjan. Saya masih ingat, ketika itu setiap apel pagi seluruh siswa dan siswi disuruh menyanyikan Mars IPNU dan IPPNU oleh Bapak Kepala yang waktu itu dipegang oleh Bp. Muslikhin Madiani. Sedangkan secara organisasi, saya dikenalkan oleh Ibu Nurul Qomariyah, S. Sos. Dan diajak nyanyi “Bersemilah” ketika masa orientasi siswa. Namun, saya mulai bergelut di IPNU ketika kelas 2 SMA. Ketika itu satya menjabat Wakil Ketua IPNU Komisariat MA An-Nawawi yang sering mewakili jika ada undangan dari PC IPNU. Mulai itu saya terlibat banyak di IPNU sampai diangkat menjadi Ketua Panitia Lomba Karya Ilmiah Remaja. Jadi saya berproses tidak lewat PAC, tetapi PK (Pengurus Komisariat). Dan saya mulai serius ketika sudah lulus  SMA dan seringkali mengikuti berbagai kegiatan dan rapat yang digelar berpindah-pindah. Waktu itu kita belum punya secretariat, jadi memang agak repot namun berkesan. Walau begitu, seluk-beluk IPNU baru saya ketahui ketika jadi Wakil Sekretaris periode lalu yang member ruang kepada saya untuk berselancar kesana-kemari mengurusi organisasi.</p>
<p><strong>Kita tahu dedikasi rekan Naufa untuk IPNU luar biasa, bahkan tidak dari satu dua orang redaksi menerima cerita rekan Naufa ngelindur berpidato saat tidur. Sangat luar biasa sekali. Ada tips khusus agar anggota yang lain bisa memiliki semangat yang sama?</strong></p>
<p>hahaha……..luar biasa? Saya kira sama saja. Setiap dari kita punya potensi sama walaupun bakat yang berbeda. Salah satu hal penting yang harus rekan-rekan jalani adalah keikhlasan dan semangat memberi, bukan menerima. Saya teringat pesan KH Ali Maksum, Krapyak, bahwa kader NU itu harus mengerti 4 hal, yai: Tahu NU(al-Ma’rifatu bi Nahdlatil Ulama), Percaya NU (As-Tsiqatu bi Nahdlatil Ulama), Berjuang dengan NU (al-Jihadu bi-Nahdlatil Ulama)dan terakhir, Sabar dengan NU (as-Shabru bi-Nahdlatil Ulama). Nah, kader IPNU rata-rata belum tahu manfaat organisasi, sehingga mereka banyak yang masih bermalas-malasan. Padahal, manfaat organisasi tidak akan kelihatan langsung, tetapi 10-15 tahun kedepan. Selain itu, kita juga harus nita untuk Me;layani Ulama dan Ummat (Khadimul Ulama wa Khadimul Ummah). Saya juga teringat pesan Kyai Chalwani berjan bahwa “Jika kita melayani orang lain, Allah akan melayani kita”, inilah prinsip yang selalu saya pegang. Kalau soal tidur ngigo, itu biasa lah, mungkin terlalu capek dalam kegiatan, hehe&#8230;</p>
<p><strong>Terakhir, apa harapan Anda untuk IPNU-IPPNU kedepannya?</strong></p>
<p>Harapan saya untuk kader IPNU dan IPPNU yang pertama adalah tetaplah semangat dalam berjuang mengisi organisasi ini. Saya berani menjamin, kelak akan beda rekan-rekan yang aktif di organisasi dengan yang tidak. Kedua, tetap seimbang antara organisasi dengan bangku sekolah. Jangan sampai IPNU/ IPPNU justru dituduh menghambat prestasi. Tudingan semacam itu harus kita patahkan lewat prestasi. Selanjutnya, nilai keikhlasan dan akhlakul karimah harus ditampilkan dalam organisasi kita. Kader IPNU dengan IPPNU harus memiliki batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar. Terakhir, nantinya batu terjal perjuangan akan selalu menjumpai kita. Tak ada sejarahnya tokoh besar meraihnya dengan kesenangan dan kemewahan. Jika kita siap dengan derita, Insya Allah kita akan biasa dengan masalah. Alhamdulillah, rekan-rekan yang hidup di cabang berani hidup menderita di sekretariat walau dirumah banyak sajian kenikmatan duniawi yang melambai. Mengapa? Oleh karena mereka percaya  bahwa jalan itulah yang akan mengantarkanya kelak menuju cita-cita suci dan mulia yang banyak orang lain idamkan; hidup Bermanfaat untuk orang lain (Khairun Naasi Anfa’uhum Lin Naas).</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/929/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=929&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/11/10/929/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/11/248065_1633403128101_1627373633_1257690_5586582_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ahmad Naufa bersama H Lukman Hakim Syaifudin (Wakil Ketua MPR RI)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembagian Daging Qurban dan Ketentuan Lain</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/pembagian-daging-qurban-dan-ketentuan-lain/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/pembagian-daging-qurban-dan-ketentuan-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 20:41:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=924</guid>
		<description><![CDATA[Allah SWT telah mensyariatkan qurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 &#8211; 3). Dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda, “Tidak &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/pembagian-daging-qurban-dan-ketentuan-lain/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=924&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/pembagian-daging-qurban-dan-ketentuan-lain/image0/" rel="attachment wp-att-925"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/image0.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" title="Pembagian Daging Kurban" width="300" height="200" class="alignleft size-medium wp-image-925" /></a>Allah SWT telah mensyariatkan qurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 &#8211; 3).</p>
<p>Dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda, “Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Qurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Qurban. Sesungguhnya hewan Qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Qurban itu.” (HR Tirmidzi).</p>
<p>Waktu Penyembelihan</p>
<p>Untuk qurban disyaratkan tidak disembelih sesudah terbit matahari pada hari Idul Adha. Sesudah itu boleh menyembelihnya di hari mana saja yang termasuk hari-hari Tasyrik, baik malam ataupun siang. Setelah tiga hari tersebut tidak ada lagi waktu penyembelihannya.</p>
<p>Dari al-Barra’ RA Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya yang pertama kali kita lakukan pada hari ini (Idul Adha) adalah kita shalat, kemudian kita kembali dan memotong qurban. Barangsiapa melakukan hal itu, berarti ia mendapatkan sunnah kami. Dan barangsiapa yang menyembelih sebelum itu, maka sembelihan itu tidak lain hanyalah daging yang ia persembahkan kepada keluarganya yang tidak termasuk ibadah qurban sama sekali.”</p>
<p>Abu Burdah berkata, “Pada hari Nahar, Rasulullah SAW berkhotbah di hadapan kami, beliau bersabda: “Barangsiapa shalat sesuai dengan shalat kami dan menghadap ke kiblat kami, dan beribadah dengan cara ibadah kami, maka ia tidak menyembelih kirban sebelum ia shalat.</p>
<p>Dalam hadis yang lain, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat, maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya. Dan barangsiapa yang menyembelih setelah shalat dan khotbah, sesungguhnya ia telah sempurnakan dan ia mendapat sunnah umat Islam. (HR Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Bergabung dalam Berqurban</p>
<p>Dalam berqurban dibolehkan bergabung jika binatang korban itu berupa onta atau sapi (kerbau). Karena, sapi (kerbau) atau unta berlaku untuk tujuh orang jika mereka semua bermaksud berqurban dan bertaqarrub kepada Allah SWT.</p>
<p>Dari Jabir ra berkata, “Kami menyembelih qurban bersama Nabi SAW di Hudaibiyyah seekor unta untuk tujuh orang, begitu juga sapi (kerbau).” (HR Muslim, Abu Daud, dan Tirmidzi)</p>
<p>Pembagian Daging Qurban</p>
<p>Disunahkan bagi orang yang berqurban memakan daging qurbannya, menghadiahkannya kepada para kerabat, dan menyerahkannya kepada orang-orang fakir. Rasulullah SAW bersabda, “Makanlah dan berilah makan kepada (fakir-miskin) dan simpanlah.”</p>
<p>Dalam hal ini para ulama mengatakan, yang afdhal adalah memakan daging itu sepertiga, menyedekahkannya sepertiga dan menyimpannya sepertiga.</p>
<p>Daging qurban boleh diangkut (dipindahkan) sekalipun ke negara lain. Akan tetapi, tidak boleh dijual, begitu pula kulitnya. Tukang potong berhak menerimanya sebagai imbalan kerja. Orang yang berqurban boleh bersedekah dan boleh mengambil qurbannya untuk dimanfaatkan (dimakan).</p>
<p>Namun menurut Imam Abu Hanifah, bahwa boleh menjual kulitnya dan uangnya disedekahkan atau dibelikan barang yang bermanfaat untuk rumah.</p>
<p>Orang yang Berqurban Menyembelihnya Sendiri</p>
<p>Orang yang berkorban yang pandai menyembelih disunahkan menyembelih sendiri binatang qurbannya. Ketika menyembelih disunahkan membaca, “Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma haadza” (Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, ya Allah qurban ini dari ? [sebutkan namanya]).</p>
<p>Karena, Rasulullah saw menyembelih seekor kambing kibasy dan membaca, “Bismillahi wallahu Akbar, Allahumma haadza anni wa’an man lam yudhahhi min ummati” (Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar, Ya Allah sesungguhnya (qurban) ini dariku dan dari umatku yang belum berqurban).” (HR Abu Daud dan Tirmidzi).</p>
<p>Jika orang yang berqurban tidak pandai menyembelih, hendaknya dia menghadiri dan menyaksikan penyembelihannya.</p>
<p>Dari Abu Sa’id al-Khudri ra, Rasulullah saw bersabda, “Wahai Fatimah, bangunlah. Dan saksikanlah qurbanmu. Karena, setetes darahnya akan memohon ampunan dari setiap dosa yang telah kau lakukan. Dan bacalah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, korbanku, hidupku, dan matiku untuk Allah Tuhan semesta Alam. Dan untuk itu aku diperintah. Dan aku adalah orang-orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah.” Seorang sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah SAW, apakah ini untukmu dan khusus keluargamu atau untuk kaum muslimin secara umum? Rasulullah SAW menjawab, “Bahkan untuk kaum muslimin umumnya.”</p>
<p>Referensi:<br />
1. Al-Muhadzdzab fi Fiqh Madzhabil Imam as- Syafi’i, Abu Ishaaq as-Syiraazi<br />
2. Bidaayatul Mujtahid, Ibnu Rusyd<br />
3. Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq</p>
<p>KH Ishomuddin<br />
Dosen FAI Univ Darul Ulum Jombang<br />
(Sumber: NU Online:www.nu.or.id 16/11/2010 15:34)</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/924/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/924/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/924/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/924/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/924/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/924/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/924/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/924/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/924/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/924/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/924/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/924/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/924/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/924/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=924&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/pembagian-daging-qurban-dan-ketentuan-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/image0.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pembagian Daging Kurban</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketentuan-ketentuan dalam Qurban</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ketentuan-ketentuan-dalam-qurban/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ketentuan-ketentuan-dalam-qurban/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 20:34:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=920</guid>
		<description><![CDATA[Istilah udlhiyyah adalah nama untuk hewan qurban yang disembelih pada hari raya qurban (10 Dzulhijjah) dan hari-hari tasyriq, dengan tujuan untuk taqarrub (mendekatkan diri pada Allah). Kata udlhiyyah juga terkadang digunakan untuk makna tadlhiyyah (berqurban atau melakukan qurban) Udlhiyyah dengan &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ketentuan-ketentuan-dalam-qurban/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=920&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ketentuan-ketentuan-dalam-qurban/hewan_kurban_101112215954/" rel="attachment wp-att-921"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/hewan_kurban_101112215954.jpg?w=300&#038;h=216" alt="" title="Kurban" width="300" height="216" class="alignleft size-medium wp-image-921" /></a>Istilah udlhiyyah adalah nama untuk hewan qurban yang disembelih pada hari raya qurban (10 Dzulhijjah) dan hari-hari tasyriq, dengan tujuan untuk taqarrub (mendekatkan diri pada Allah). Kata udlhiyyah juga  terkadang digunakan untuk makna tadlhiyyah (berqurban atau melakukan qurban)</p>
<p>Udlhiyyah dengan menggunakan makna tadlhiyyah (melakukan ibadah qurban) hukumnya adalah sunah muakkad bagi setiap orang Islam, baligh, berakal dan mampu. Yang dimaksud mampu di sini adalah orang yang mampu melakukan ibadah qurban, dengan cara menyembelih hewan, bersamaan ia memiliki suatu kelebihan untuk memenuhi kebutuhan hidup untuk dirinya dan orang yang wajib dinafkahinya, pada saat hari raya qurban  dan pada hari tasyrik, yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.</p>
<p>Namun berqurban hukumnya dapat  menjadi wajib apabila dinadzari. Misalnya jika seseorang berjanji akan berqurban jika ia berhasil mendapatkan prestasi tertentu.</p>
<p>Adapun hewan yang mencukupi dan sah digunakan berqurban adalah:<br />
1. Domba (dlo&#8217;nu), apabila sudah berumur satu tahun sempurna dan memasuki tahun yang kedua.<br />
2. Kambing kacang/ jenis kecil (ma&#8217;zu), apabila sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun yang ketiga.<br />
3. Sapi, apabila sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun yang ketiga. </p>
<p>Untuk satu ekor unta dan sapi itu mencukupi untuk qurbannya tujuh orang, sedangkan kambing itu hanya mencukupi untuk qurbannya satu orang. Satu orang yang berqurban dengan satu ekor kambing itu hukumnya lebih utama dibanding orang yang berqurban dengan seekor unta atau sapi yang digunakan berqurban secara musyarakah (persekutuan) untuk tujuh orang.</p>
<p>Ada beberapa hal yang menyebabkan hewan tidak sah digunakan berqurban, yaitu:<br />
1. Hewan yang buta salah satu matanya<br />
2. Hewan yang pincang salah satu kakinya, walaupun pincangnya itu terjadi ketika akan disembelih, yaitu ketika dirubuhkan dan ia bergerak dengan sangat kuat.<br />
3. Hewan yang sakit<br />
Seperti sakit yang tampak jelas yang menyebabkan kurus dan dagingnya rusak.<br />
4. Hewan yang sangat kurus hingga menyebabkan hilang akalnya.<br />
5. Hewan yang terputus sebagian atau seluruh telinganya.<br />
6. Hewan yang terputus sebagian atau seluruh ekornya.</p>
<p>Sedangkan hewan yang pecah atau patah tanduknya  itu sah digunakan berqurban, begitu pula hewan yang tidak memiliki tanduk.</p>
<p>Hewan qurban itu diperbolehkan disembelih mulai kira-kira lewatnya waktu yang cukup untuk melakukan dua rakaat dan dua khutbah yang cepat terhitung dari terbitnya matahari pada saat hari idul adlha sampai terbenamnya matahari pada ahir hari tasyriq, yaitu tanggal 13 Dzulhijjah.</p>
<p>Sedangkan waktu penyembelihan yang utama adalah ketika matahari kira-kira tingginya sudah ada satu tombak dalam pandangan mata pada saat hari raya Idul Adha.</p>
<p>Ketentuan dalam Berqurban</p>
<p>Orang yang berqurban diharuskan melakukan niat berqurban ketika menyembelih atau menta&#8217;yin (menentukan hewannya) sebelum disembelih</p>
<p>Orang yang mewakilkan penyembelihan hewan qurban (muwakkil), maka sudah dianggap cukup niatnya, dan sudah tidak membutuhkan pada niatnya wakil (orang yang mewakili), bahkan apabila wakil itu tidak mengetahui bahwa muwakkil adalah orang yang berqurban itu juga dianggap cukup (sah).</p>
<p>Diperbolehkan bagi orang yang berqurban untuk menyerahkan niatnya pada orang Islam yang telah terkategori tamyiz, baik ia statusnya sebagai wakil atau bukan.</p>
<p>1. Bagi orang laki-laki hewan qurban sunnah disembelih sendiri, karena itba&#8217; (mengikuti pada Nabi)<br />
2. Bagi orang perempuan sunnah untuk diwakilkan, dan sunah baginya menyaksikan penyembelihan yang dilakukan oleh wakilnya</p>
<p>Bila qurbannya sunnah, bukan qurban yang nadzar, maka diperbolehkan baginya;</p>
<p>1. Sunah baginya memakan daging qurban , satu, dua atau tiga suap, karena untuk tabarruk (mencari berkah) dengan udlhiyyahnya.<br />
2. Diperbolehkan baginya memberi makan (ith&#8217;am) pada orang kaya yang Islam<br />
3. Wajib baginya menshadaqahkan daging qurban. Yang paling afdhal adalah  menshadaqahkan seluruh daging qurban, kecuali yang ia makan untuk kesunahan.<br />
4. Apabila orang yang berqurban mengumpulkan antara memakan, shadaqah dan menghadiahkan pada orang lain, maka disunahkan baginya agar tidak memakan di atas sepertiga, dan tidak shadaqah di bawah sepertiganya.<br />
5. Menshadaqahkan kulit hewan qurban, atau membuatnya menjadi perabot dan dimanfaatkan untuk orang banyak, tidak diperbolehkan baginya untuk menjualnya atau menyewakannya.</p>
<p>Melakukan Qurban untuk Orang Lain</p>
<p>Tidak diperbolehkan bagi seseorang melakukan qurban untuk orang lain, tanpa mendapatkan izinnya, walaupun orangnya sudah mati.</p>
<p>Hal ini akan menjadi boleh dan sah apabila mendapatkan izinnya, seperti permasalahan mayit yang telah berwasiat agar dilakukan qurban untuk dirinya, namun ada beberapa pengecualian yang tanpa memandang izinnya orang yang diqurbani, yaitu;<br />
1. Qurban dari  wali (orang yang mengurus harta seseorang)  untuk orang yang tercegah tasharrufnya (hak untuk mengelola harta), seperti untuk orang gila yang ada dalam perwaliannya.<br />
2. Qurban dari imam (pemimpin muslimm) untuk orang-orang Islam yang diambilkan dari Baitul Mal (kas Negara).</p>
<p>Ketentuan dalam Menyembelih Hewan Qurban</p>
<p>Proses penyembelihan hewan qurban didahului dengan:</p>
<p>1. Membaca basmalah<br />
2. Membaca Shalawat pada Nabi<br />
3. Menghadap ke arah kiblat (bagi hewan yang disembelih dan orang yang menyembelih)<br />
4. Membaca takbir 3 kali bersama-sama<br />
5. Berdoa agar qurbannya diterima oleh Allah, orang yang menyembelih mengucapkan;</p>
<p>Rukun penyembelihan itu ada 4, yaitu;<br />
1. Dzabhu (pekerjaan menyembelih)<br />
2. Dzabih (orang yang menyembelih)<br />
3. Hewan yang disembelih<br />
4. Alat menyembelih</p>
<p>Syarat dalam pekerjaan menyembelih adalah memotong hulqum (jalan nafas) dan mari&#8217; (jalan makanan). Hal ini apabila hewannya maqdur (mampu disembelih dan dikendalikan)</p>
<p>Kesunnahannya:</p>
<p>a. Memotong wadajain (dua otot yang ada disamping kanan dan kiri)<br />
b. Menggunakan alat penyembelih yang tajam<br />
c. Membaca bismillah<br />
d. Membaca shalawat dan salam pada Nabi Muhammad. Karena menyembelih itu adalah tempat disyari&#8217;atkan untuk ingat pada Allah, maka juga disyari&#8217;atkan ingat pada Nabi</p>
<p>Syarat orang yang menyembelih:<br />
a. Orang Islam / orang yang halal dinikahi orang Islam<br />
b. Bila hewannya ghoiru maqdur, maka disyaratkan orang yang menyembelih adalah orang yang bisa melihat. Dimakruhkan sembelihannya orang yang buta, anak yang belum tamyiz  dan orang yang mabuk.</p>
<p>Syarat hewan yang disembelih:<br />
a. Hewannya termasuk hewan yang halal dimakan<br />
b. Masih memiliki hayatun mustaqirrah (kehidupan yang masih tetap), bukan gerakan di ambang kematian kematian.</p>
<p>Syarat alat penyembelih:<br />
Yaitu berupa sesuatu yang tajam yang bisa melukai, selain tulang belulang.</p>
<p>Kiai M. Sholihuddin Shofwan<br />
* Katib Syuriyah MWCNU Bareng Jombang, dan Ketua LTN-NU Jombang (Dimuat NU Online, www.nu.or.id pada 09/11/2010 08:46)</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/920/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=920&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ketentuan-ketentuan-dalam-qurban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/hewan_kurban_101112215954.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kurban</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tawassul Dianjurkan dalam Islam</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/tawassul-dianjurkan-dalam-islam/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/tawassul-dianjurkan-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 20:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=916</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah saw bersabda: Ketika Adam mengakui kesalahannya, dia berkata: ‘Wahai Tuhanku, jika aku memohonmu atas nama Muhammad, Engkau pasti akan mengampuniku’. Lalu Allah bertanya: ‘Wahai Adam, bagaimana kau tahu tentang Muhammad sedang Aku belum menciptakannya?’ Adam menjawab:’Tuhanku, sesungguhnya ketika Engkau &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/tawassul-dianjurkan-dalam-islam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=916&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/tawassul-dianjurkan-dalam-islam/tawassul/" rel="attachment wp-att-917"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/tawassul.jpg?w=300&#038;h=256" alt="" title="Tawassul" width="300" height="256" class="alignleft size-medium wp-image-917" /></a>Rasulullah saw bersabda: Ketika Adam mengakui kesalahannya, dia berkata: ‘Wahai Tuhanku, jika aku memohonmu atas nama Muhammad, Engkau pasti akan mengampuniku’. Lalu Allah bertanya: ‘Wahai Adam, bagaimana kau tahu tentang Muhammad sedang Aku belum menciptakannya?’ Adam menjawab:’Tuhanku, sesungguhnya ketika Engkau menciptakanku, aku mengangkat kepalaku, dan aku melihat di kaki ‘Arsy tertulis “Laa ilaha illa Allah, Muhammadur Rasulullah”, dan aku tahu, bahwa Engkau tidak akan pernah menyambungkan nama-Mu kecuali dengan ciptaan yang sangat Engkau cintai’. Allah berfirman: ‘Kau benar wahai Adam, Muhammad adalah makhluk yang paling aku cintai, dan ketika kau memohon kepadaku atas namanya, maka Aku telah mengampunimu. Kalau bukan karena Muhammad, Aku tidak akan menciptakanmu”. Dalam riwayat Imam Thabrani ditambahkan:”….dia adalah Nabi terakhir dari keturunanmu”.</p>
<p>Bertawassul kepada Rasulullah saw sebagaimana do’a  Nabi Adam as tersebut di atas adalah sebuah bukti bahwa berdo’a dan meminta permohonan kepada Allah melalui perantara (wasilah)  bukanlah hal yang baru atau aneh, apalagi dianggap bid’ah. </p>
<p>Wasilah adalah segala hal yang dapat mendekatkan kepada sesuatu yang lain. Bentuk jama’ dari wasilah adalah wusul atau wasa’il. Sedangkan bentuk tunggalnya adalah tausil dan tawassul. Contohnya, “Si A bertawassul dengan sesuatu untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya”. Maka, dia mendekatkan diri kepada Tuhannya dengn sebuah wasilah. Maksudnya, dia mendekatkan diri kepada Allah melalui perantara amal baikya.</p>
<p>Allah swt berfirman:<br />
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya……(QS. Al-Maidh [5]:35)</p>
<p>Dalam ayat lain, Allah Swt berfirman: “Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka, siapa di antara mereka yang dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya. Sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang(harus) diatkuti.(QS Al-Isra’ [17]:57)</p>
<p>Dari dua ayat di atas dapat disimpulkan bahwa pertama, dibolehkannya bertawassul  kepada para Nabi dan orang-orang shaleh. Baik ketika mereka masih hidup maupun sepeninggal mereka. Kdeua, boleh juga bertawassul dengan amal baik masing-masing. Allah sendiri memerintahkan kepada kita untuk bertawassul sebagaimana pernah dilakukan oleh Rasulullah saw pada saat Fatimah binti Asad (ibu Ali bin Abi Thalib) wafat. Rasulullah  Saw bersabda: </p>
<p>اَللهُ الَّذِى يحُىْ وَيمُيِتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَيَمُوْتُ اغْفِرْ لأِ مّىِ فَاطِمَةَ بِنْتِ أَسَدٍ وَلَقّنْهَا حُجَّتَهَا وَوَسِّعْ عَلَيْهَا مَدْ خَلَهَا ِبحَقّ ِنَبِيّكَ وَاْلأَنْبِيَاءِ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِى فَاءِنَّكَ اَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ وَكَبَّرَأَرْبَعًا وَاَدْخَلُوْ هَا هُوَ وَاْلعَبَّاسُ وَاَبُوْ بَكْرٍ الّصِدّيِقِ رَضِىَ اللهُ عَنْهُمْ</p>
<p>“Allah yang menghidupkan dan yang mematikan dan Dialah yang hidup tidak mati; Ampunilah! Untuk Ibu saya Fathimah binti Asad dan ajarkanlah kepadanya hujjah (jawaban ketika ditanya malaikat) kepadanya dan luaskan kuburnya dengan wasilah kebenaran Nabimu dan kebenaran para Anbiya’ sebelum saya, sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Rasulullah takbir empat kali dan mereka memasukkan ke dalam kubur ia (Rasulullah), Sahabat Abbas Abu Bakar As-Shaddiq r.a.” (HR Thabrani).</p>
<p>Dalam hadits di atas, Rasulullah bertawassul kepada Allah dengan dirinya sebagai orang yang paling mulia,  juga bertawassul dengan nama para Nabi sebelumnya yang berhak mendapat shalawat dan salam.</p>
<p>Dalam kitab Riyadlus-Shalihin bab Wadaais-shahib hadits no.3, Rasulullah SAW mengizinkan Umar bertawassul dengannya, dan menyertakan Rasulullah saw dalam segala do’anya di Mekkah ketika umrah.</p>
<p>عَنْ عُمَرَبْنِ اْلخَطَّابِ رَضِىَاللهُ عَنْهُ قَالَ اِسْتَأْذَنْتُ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى اْلعُمْرَةِ فَأذِنَ لىِ وَقَالَ: لاَتَنْسَنَا يَااُخَيَّ مِنْ دُعَائِكَ فَقَالَ كَلِمَةً مَايَسُرُّنِى اَنَّ لىِ بِهَاالدُّنْيَا. وَفِى رِوَايَةِ قَالَ اَشْرِكْنَا يَااُخَىَّ فِى دُعَائِكَ. رواه ابوداود والترمذى</p>
<p>“Dari shahabat Umar Ibnul Khattab r.a. berkata: saya minta idzin kepada Nabi SAW untuk melakukan ibadah umrah, kemudian Nabi mengidzinkan saya dan Rasulullah SAW bersabda; wahai saudaraku! Jangan kau lupakan kami dalam do’amu; Umar berkata: suatu kalimat yang bagi saya lelah senang dari pada pendapat kekayaan dunia. Dalam riwayat lain; Rasulullah SAW bersabda: sertakanlah kami dalam do’amu”. (HR Abu Dawud dan Tirmidzi)</p>
<p>Dalam hadits di atas Rasulullah meminta kepada sayyidina Umar untuk menyertakan Rasulullah dalam do’anya sayyidina Umar selama di Makkah, padahal kalau Rasulullah berdo’a sendiri tentu lebih diterima, tetapi beliau masih meminta do’a kepada sayyidinda Umar.</p>
<p>Rujukan lain untuk tawassul jenis ini seperti dalam kitab Sahhihul Bukhari jilid I, bahwa Sayyidina Umar Ibnul Khattab bertawassul dengan Rasulullah dan Sahabat Abbas ketika musim paceklik, sebagaimana disebutkan berikut ini:</p>
<p>عَنْ أَنَسٍ اَنَّ عُمَرَابْنَ اْلخَطَّابِ رَضِىَاللهُ عَنْهُ كاَنَ اِذَا قَحَطُوْا اِسْتَسْقىَ بِالعَبَّاسِبنِ عَبْدِاْلمُطَلِّبِ فَقَالَ: الَّلهُمَّ اِنَّا كُنَّا نَتَوَسَّلُ اِلَيْكَ بِنَبِيِّنَا فَتَسْقِيْنَا وَاِنَّا نَتَوَسَّلُ بِعَمِّ نَبِيِّنَا فَاسْقِنَا, قَالَ: فَيُسْقَوْنَ.<br />
 رواه البخارى</p>
<p>“Dari sahabat Anas; bahwasannya Umar Ibnul Khattab r.a. apabila dalam keadaan paceklik (kekeringan) ia memohon hujan dengan wasilah Sahabat Abbas Ibn Abdil Muthalib, maka berdo’a sayyidina Umar : Yaa Allah sesungguhnya kami bertawassul kepada Engkau dengan wasilah paman Nabi kami (Sahabat Abbas) maka berilah kami hujan, berkata Sayyidina Umar kemudian diturunkan hujan”. (HR Bukhari)</p>
<p>Bertawassul kepada orang-orang yang dekat kepada Allah seperti para nabi, rasul dan shalihin, bukan berarti meminta kepada mereka, tetapi memohon agar mereka ikut memohon kepada Allah agar permohonan do’a diterima Allah SWT. Sebab, seluruhnya juga adalah haq Allah, seperti disebutkan berikut ini:</p>
<p>لاَمَانِعَ لمِاَ أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لمِاَ مَنَعْتَ</p>
<p>“Tiada  yang bisa  mencegah kalau Allah mau memberi, dan tidak ada yang bisa memberi kalau Allah mencegahnya.”</p>
<p>قُلْ هُوَاللهُ اَحَدٌ, اَللهُ الصَّمَدُ</p>
<p>“Katakanlah Dia Allah yang Maha Esa dan Allah tempat meminta.”</p>
<p>Sesungguhnya bertawassul dengan berdo’a dan mempergunakan wasilah, baik dengan iman, amal shaleh dan dengan orang-orang yang dekat kepada Allah SWT jelas tidak disalahkan oleh agama bahkan dibenarkan. Bertawassul bukan berarti meminta kepada orang  yang dijadikan wasilah, melainkan  memohon agar yang dijadikan wasilah memberikan keberkahan untuk diterima do’a para pemohonnya. </p>
<p>Jadi, tidak ada unsur  syirik dalam bertawassul, karena pada saat bertawassul dengan orang-orang yang dekat kepada Allah Swt, seperti para Nabi, Para Rasul, para sholihin pada hakekatnya  tidak bertawassul degan dzat mereka, tetapi bertawassul dengan amal perbuatan mereka yang sholeh.</p>
<p>Karenanya, tidak mungkin kita bertawassul dengan orangorang yang ahli maksiat, pendosa yang menjauhkan diri dari Allah Swt, dan kita juga tidak bertawassul dengan pohon, baru, guung, kuburan kramat dsb.</p>
<p>Oleh karena itu wajar saja jika Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullah, dalam risalahnya merasa perlu bertabayyun atau klarifikasi atas tuduhan beberapa orang yang ngatakan bahwa ia mengharamkan tawassul. Ia menuliskan “Sesungguhnya Sulaiman bin Suhaim telah berdusta terhadapku tentang banyak hal yang tidak pernah aku katakan, bahkan tidak pernah terlintas dibenakku. Di antaranya aku dianggap mengkafirkan orang-orang yang bertawassul melalui orang shaleh, aku juga dituduh mengkafirkan al-Bushiri karena mengatakan ‘wahai makhluk yang paling mulia’, aku juga difitnah membakar kitab dalailul khairat. semua itu hanya bisa aku jawab Maha Suci Engkau Ya Allah semua ini adalah dusta Besar.”    </p>
<p>Malahan dalam al-Fatwa al-Kubra, Syaikh Abdul Wahab menjawab ketika ditanya tentang tawassul, beliau dengan tegas menjawab “ Tidak mengapa bertawassul dengan orang-orang Shaleh &#8230; asalkan mereka yang berdoa dengan jelas memohon seperti “aku memohon kepada-Mu dengan Nabi-Mu” atau “Dengan nama Rasul-Mu aku memohon agar&#8230;” atau “aku memohon kepada-Mu ya Allah, dengan hamba-hamba-Mu yang sholeh, semoga&#8230;” bahkan ketika mereka berdoa’a di atas kuburpun tidak ada masalah”</p>
<p>Wal hasil, tawassul dalam Islam dibolehkan, dan dianjurkan. Asalkan mereka yang bertawassul ini mengerti dan faham arti, serta cara-cara bertawassul. Dan sadar benar bahwa Yang Maha Kuasa hanyalah Allah swt. </p>
<p>Bertawassullah  dengan wasilah yang disenangi Allah, atau berdo’a dengan menyebut sesuatu yang disenangi Allah, tentu Allah akan menyenangi kita, dan meridloinya. Maka apa yang disenangi Allah, seyogyanya disebut dalam do’a. Dan tidak ada yang lebih disayangi di jagad raya ini kecuali Rasulullah saw. karena itu dalam setiap doa selalu ada sholawat dan salam kepadanya.</p>
<p>(Ngabdurrahman al-Jawi; Sumber: NU Online 24/02/2011 13:09; www.nu.or.id)</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/916/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=916&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/tawassul-dianjurkan-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/tawassul.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tawassul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MEWARNAI RAMADHAN DENGAN DISKUSI ONLINE</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/mewarnai-ramadhan-dengan-diskusi-online/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/mewarnai-ramadhan-dengan-diskusi-online/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 19:53:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI KU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ahmad Naufa (17 Agustus 2011) Pada malam ke tujuh Ramadhan aku merasa gelisah tak menentu. Entah karena otak stagnan lama berdiam diri atau terlalu banyak kegiatan yang bersifat normatif. Untuk mencari hiburan dan pencerahan aku mendatangi temanku yang biasa &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/mewarnai-ramadhan-dengan-diskusi-online/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=910&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Ahmad Naufa (17 Agustus 2011)<br />
Pada malam ke tujuh Ramadhan aku merasa gelisah tak menentu. Entah karena otak stagnan lama berdiam diri atau terlalu banyak kegiatan yang bersifat normatif. Untuk mencari hiburan dan pencerahan aku mendatangi temanku yang biasa kuajak berdiskusi dan memecahkan masalah bersama di kontrakannya. Sesampai di disana, aku disambut dengan kopi hitam dan senyuman hangat temanku Sufridaus namanya, atau biasa dipanggil Bang Daus.<br />
Bang Daus berasal dari Riau, namun ia sudah fasih berbahasa jawa karena memang sudah lama tinggal di Jawa. Hobi yang paling ia sukai adalah membaca dan berdiskusi. Kita biasa diskusi berjam-jam baik di angkringan, kontrakan atau ketika bertemu dalam suatu kesempatan. Tema yang menjadi pembahasan pun dinamis, mulai dari masalah sosial, politik, ekonomi, budaya sampai keagamaan. Pada malam itu pula ketika bertemu, kami tidak membuang waktu tanpa diskusi.<br />
Setelah sampai pada tengah perjalanan diskusi, tercetus ide untuk membuat sebuah forum diskusi ilmiah. Setelah kami menyusun konsep yang efektif, muncul ide membuat Grup di Jejaring sosial facebook untuk berdiskusi dan bergulat pemikiran baik tentang masalah sosial, ekonomi, politik dan keagamaan. Dengan berbagai pertimbangan, tercetuslah nama “Forum Diskusi Intelektual Muda NU” sebagai nama grup-nya. Kamudian, kami undang teman-teman yang memiliki semangat dan kemauan berpikir untuk bergabung dalam forum tersebut.<br />
Tanpa kami duga sebelumnya, ternyata sesaat setelah teman-teman masuk dalam grup ternyata respon ari mereka begitu tinggi. Dengan melontarkan beberapa issu saja, teman-teman yang masuk banyak yang memberi comment dan bergelut dalam diskusi yang ramai. Ratusan komentar berjejer mencari problem solving issu yang sedang dibahas. Seluruh anggota grup ketika itu seakan tak sempat membuat status yang “lebay” dan “hampa akan makna”. Mereka urun rembug mencari solusi terbaik.<br />
Kami selaku admin pun dibuat terharu dan bangga; bahwa ternyata jika diberi ruang yang bermanfaat untuk membangun keilmuan, banyak juga user yang tertantang untuk ikut melibatkan diri didalamnya. Untuk menjaga agar grup ini selalu eksis, kami pun mengangkat pengurus (baca admin) dalam mengelolanya. Alhamdulillah, admin yang kami angkat pun merespon dengan baik dan berusaha membangun keilmuan bersama melalui wacana yang sedang hangat dan populis. Walau kami dan para user dipisahkan oleh jarak dan waktu, namun melalui media tersebut bisa memperoleh wacana, ilmu dan pengetahuan.<br />
Dari situ, kami belajar bahwa di era modernisasi ini peran yang sangat dominan adalah individual kita masing-masing. Jika memang kita memiliki kemauan untuk maju dan berkembang, banyak cara dan media yang dapat dimanfaatkan. Namun sebaliknya, teknologi juga seperti dua belah pisau, jika tidak bisa memanfaatkan, kita sendiri yang rugi. Dari sini, kita para pendiri grup berharap besar forum tersebut dapat membawa perubahan walau sekecil apapun untuk memajukan masyarakat secara bersama-sama.<br />
<strong>Merangsang Pemikiran Untuk Maju</strong><br />
Dari forum di dunia maya tersebut, ternyata membawa dampak bagi para penggunanya. Ini terbukti ketika aku bertemu dengan salah satu temanku yang tergabung, diskusi tersebut berlanjut dalam dunia nyata. Sebut saja temanku itu Alfin namanya. Ketika bertemu, ide untuk mengkaji lebih dalam ternyata langsung digagasnya. Sebagai langkah awal, dia mengajak diskusi denganku dan teman-teman se-kontrakan-ku. Ide ini pun disambut baik oleh teman-temanku di kontrakan yang terdiri delapan orang.<br />
Setelah berjalan satu pertemuan, teman-teman ingin agar diskusi tersebut berlanjut dengan menggunakan kurikulum agar mengalir dengan sistematis dan fokus. Dengan membuat kurikulum sederhana, kami pun melangkah dengan penuh antusisme yang tinggi. Mungkin selain karena teman-temanku itu memang butuh pengetahuan, mereka juga bisa menikmati suasana karena diskusi memang mengalir secara alami dan polos. Berbagai humor juga tersisip didalamnya sehingga gelak tawa tak bisa dihindari dalam forum ilmiah tersebut. Meski tidak berjalan formal, namun minimal tidak ada paksaan sehingga kreatifitas bisa muncul.<br />
Sedikit demi sedikit, dari forum diskusi tersebut dikumpulkan hasilnya dalam sebuah catatan yang rapi dan sistematis. Agar bisa diambil manfaatnya, tulisan tersebut di unggah ke internet sehingga bisa dibaca semua orang. Dengan demikian, sampai kapanpun karya itu akan tetap ada meskipun si penggagas telah tiada. Inilah aspek penting yang bisa dilakukan agar pembaca menjadi lebih baik, syukur-syukur bisa mempengaruhi pembaca tersebut.<br />
Kembali ke hasil yang telah tercapai karena grup di jejaring sosial tersebut, aku belajar banyak tentang bagaimana bisa sharing dan belajar membangun pribadi yang baik. Disaat yang bersamaan, sharing membuatku tidak “puas diri” untuk menerima hidup ini apa adanya. Aku menjadi orang yang haus ilmu dan mengharuskan diriku untuk selalu belajar dan belajar dimanapun dan kapanpun, tidak harus di bangku sekolah.<br />
Selain itu, aku berusaha bagaimana hidup ini bermanfaat. Bahkan, kini aku memiliki prinsip hidup: “bukan bagaimana sukses, tetapi bagaimana bermanfaat”. Ketika aku bisa sharing tukar pengalaman atau menulis di Internet misalnya, aku memiliki karya yang menurutku bermanfaat yang bisa diakses semua orang meskipun aku telah mati kelak. Dalam kehidupan sehari-haripun aku bisa lebih selektif untuk mencari manfaat dan hikmah dari berbagai peristiwa apapun.<br />
Berawal dari jelajah di internet tersebut, kini aku semakin melihat luasnya ilmu pengetahuan dan pentingnya sebuah karya yang bisa kuciptakan sekecil apaun karya itu. Aku melihat bahwa banyak tokoh-tokoh besar dunia terlahir karena karya-nya yang monumental dan banyak dikenal orang, bukan karena pangkat atau kedudukanya. Tak heran ketika tokoh tersebut sudah meninggal dunia, orang-orang akan tetap mengenangnya sebagai seseorang yang telah berkarya dan membawa dampak manfaat bagi banyak orang.<br />
Akhirnya, aku memiliki kesimpulan sementara bahwa media internet dapat kita jadikan sebagai wahana untuk mencari pengetahuan baru, tukar pengalaman dan dakwah tentunya dalam rangka menebar kebaikan dan nilai-nilai positif. Dengan menggunakan corong tulisan, kita bisa belajar dan bisa mempengaruhi orang menuju tindakan dan hal-hal yang positif. Jika demikian adanya, belajar dan berdakwah tentunya berlaku disetiap saat tanpa mengenal ruang dan waktu. Jika hal ini dilakukan oleh para pengguna internet, generasi muda utamanya, menurutu kedepan Indonesia akan maju dan menjadi bangsa yang lebih baik dengan landasan utama ilmu pengetahuan dan agama, Insya Allah.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/opini-ku/'>OPINI KU</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/910/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=910&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/mewarnai-ramadhan-dengan-diskusi-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MA &amp; MTS AN-NAWAWI GELAR KEMAH BERSAMA</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ma-mts-an-nawawi-gelar-kemah-bersama/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ma-mts-an-nawawi-gelar-kemah-bersama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 00:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=897</guid>
		<description><![CDATA[Gudep MA &#38; MTs An-Nawawi Berjan Purworejo gelar Kemah Bersama, Kamis-Sabtu(22-24/10) di Halaman Gedung Pendidikan sekolah tersebut. Menurut, Syukron selaku Kamabigus, kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut tamu penegak dan penggalang. Kegiatan tersebut, menurut syukron, selain untuk meningkatkan kemandirian, kedisiplinan dan &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ma-mts-an-nawawi-gelar-kemah-bersama/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=897&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_898" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ma-mts-an-nawawi-gelar-kemah-bersama/dsc00039/" rel="attachment wp-att-898"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/dsc00039.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-898" /></a><p class="wp-caption-text">Penyerahan Hadiah</p></div>Gudep MA &amp; MTs An-Nawawi Berjan Purworejo gelar Kemah Bersama, Kamis-Sabtu(22-24/10) di Halaman Gedung Pendidikan sekolah tersebut. Menurut, Syukron selaku Kamabigus, kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut tamu penegak dan penggalang. Kegiatan tersebut, menurut syukron, selain untuk meningkatkan kemandirian, kedisiplinan dan tanggungjawab pelajar juga untuk memacu kreatifitas pelajar.<br />
&#8220;Acara ini sengaja kami susun sedemikian rupa baik berupa brainstorming, bedah film, lomba puisi, lomba kaligrafi, wide game, tahlil maupun baris-berbaris. Itu semua tujuanya untuk meningkatkan kreatifitas dan tanggungjawab pelajar&#8221; ungkapnya. Selain dari 400-an peserta MA &amp; MTs An-Nawawi Berjan Sendiri, kegiatan tersebut juga diikuti 40 peserta dari MA An-Nawawi 02 Salaman Magelang. Mereka sengaja datang untuk menimba ilmu di bidang kepramukaan. &#8220;Kami sengaja ikut kemah disini untuk meningkatkan kualitas kepramukaan di MA 02&#8243; Ungkap Agus, pembina pramuka MA 02 Salaman.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/897/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=897&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/21/ma-mts-an-nawawi-gelar-kemah-bersama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/dsc00039.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sadar setelah Dibimbing Kiai Chalwani</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/sadar-setelah-dibimbing-kiai-chalwani/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/sadar-setelah-dibimbing-kiai-chalwani/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 20:40:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=884</guid>
		<description><![CDATA[SEORANG calon haji (calhaj) asal Gunung Condong Bruno, Purworejo, Giyono (50) blak-blakan soal pengalaman beribadahnya. Betapa tidak, selama 47 tahun ia tidak menjalankan shalat. “Saya tidak malu mengakui kalau saya tidak shalat selama 47 tahun. Tapi hari ini saya sudah &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/sadar-setelah-dibimbing-kiai-chalwani/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=884&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SEORANG calon haji (calhaj) asal Gunung Condong Bruno, Purworejo, Giyono (50) blak-blakan soal pengalaman beribadahnya. Betapa tidak, selama 47 tahun ia tidak menjalankan shalat.</p>
<p>“Saya tidak malu mengakui kalau saya tidak shalat selama 47 tahun. Tapi hari ini saya sudah berubah dan ingin senantiasa menjalankan shalat wajib,” katanya usai pemeriksaan di poliklinik Asrama Haji Donohudan, kemarin.</p>
<p>Giyono menceritakan pada Suara Merdeka, bahwa dia tidak melaksanakan shalat selama 47 itu karena ditinggal ke dua orang tuanya sejak berusia 15 tahun. “Saat ditinggal, saya tak pernah mengerti bagaimana shalat, makanya saya akhirnya tidak mau melaksanakan shalat,” kenangnya yang baru satu tahun ini mulai rajin melaksanakan shalat wajib lima waktu.</p>
<p>Meskipun selama 47 tahun tidak melaksanakan shalat, pria yang berprofesi sebagai juragan kambing dan sapi ini mengatakan, tetap percaya kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi.</p>
<p>Dia mengaku awal mula melaksanakan shalat karena malu kepada tiga anaknya. Selain itu, juga  mendapat bimbingan dari KH Achmad Chalwani Nawawi, pengasuh Ponpes An Nawawi, Berjan Purworejo. “Saya harus memberi contoh pada anak-anak saya. Alhamdulillah juga ada bimbingan juga dari Pak Kiai Chalwanii, saat pelaksaan haji ini,” ujar pria yang baru kali pertama naik haji ini sekaligus didampingi oleh istinya Marsih.</p>
<p>Ia mengaku  belajar shalat dari buku panduan. Ketika ditanya apakah tujuan pertama haji, dia menjawab, “Saya akan bersujud dan mohon ampun kepada Allah di depan ka’bah atas kesalahan saya, yang tidak shalat selama ini,” ujarnya sambil berjalan menuju penginapan di Asrama Haji.</p>
<p>Saat kebetulan, KH Achmad Chalwani Nawawi yang ikut menunaikan ibadah haji dan sekaligus Ketua Kelompok Bimbingan Haji Indonesia daerah Purworejo, menambahkan, jika Giyono sebelumnya memang tidak pernah melaksanakan shalat selama 47 tahun.</p>
<p>“Benar itu, tapi Alhamdulillah satu tahun ini sudah mau melaksanakan shalat. Saya nasihati, haji dulu tidak apa. Insya Allah nanti di Makkah mendapat hidayah.” (sumber: Suara Merdeka edisi: 19 Oktober 2010)</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/884/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=884&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/sadar-setelah-dibimbing-kiai-chalwani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa Lailatulqadr</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/doa-lailatulqadr/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/doa-lailatulqadr/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 20:34:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[CERAMAH KH ACHMAD CHALWANI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=880</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: KH Achmad Chalwani (Pernah dimuat di SM edisi 24 Agustus 2011) DICERITAKAN dari Ibn Abbas bahwa Rasullullah saw mendengar kisah seorang Bani Israil yang berjuang membela agama Allah selama seribu bulan tanpa henti. Nabi kagum dengan ibadah orang tersebut, &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/doa-lailatulqadr/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=880&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/doa-lailatulqadr/167387_179457875411636_179455452078545_508729_4726301_n/" rel="attachment wp-att-881"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/167387_179457875411636_179455452078545_508729_4726301_n.jpg?w=228&#038;h=300" alt="" title="KH Achmad Chalwani" width="228" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-881" /></a>Oleh: KH Achmad Chalwani (Pernah dimuat di SM edisi 24 Agustus 2011)<br />
DICERITAKAN dari Ibn Abbas bahwa Rasullullah saw mendengar kisah seorang Bani Israil yang berjuang membela agama Allah selama seribu bulan tanpa henti. Nabi kagum dengan ibadah orang tersebut, lalu berharap demikian bagi umatnya.<br />
Nabi berdoa ”Ya Tuhanku, Engkau jadikan umatku seringkas-ringkas umat umurnya dan amalnya.”</p>
<p>Kemudian Allah memberikan lailatul qadr, malam di mana ibadah pada waktu ini lebih baik daripada ibadah seribu bulan tanpa lailatul qadr.<br />
Tanggal lailatul qadr masih diperselisihkan di kalangan ulama. Namun menurut pendapat yang sahih, yaitu jatuh pada malam ganjil akhir Ramadan. Mereka tidak mengkhususkan dalam satu malam tertentu, hal ini dimaksudkan agar umat Islam memaksimalkan ibadahnya secara keseluruhan pada malam-malam tersebut.</p>
<p>Nabi Muhammad saw pernah ditanya tentang tanda-tanda lailatul qadr. Dia menjawab; ”Yaitu malam yang bercahaya terang, suhunya tidak panas juga tidak dingin, tidak ada awan, hujan, angin dan tidak ada bintang jatuh, serta keesokan harinya matahari terbit terang namun tidak ada kilau cahayanya”. Ramadan telah memasuki sepertiga akhir, waktu paling diharap kedatangan lailatul qadr. Untuk itu, marilah kita tingkatkan ibadah kita baik dari segi kualitas dan kuantitas, perbanyak shalat, membaca Alquran, istighfar, i’tikaf dan berdo’a.<br />
Nabi mengajarkan doa khusus saat menjumpai lailatul qadr, yaitu ”Allahumma innaka ’affuwun tuhibbul ’afwa fa’fu ’annii (Yaa Allah sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau senang memberi ampunan, berilah aku ampunan)”. </p>
<p>Tanpa menghilangkan esensi doa tersebut, ulama menambahkan salah satu nama Allah ”al-Karim” dan mengubah kata ganti mufrod (tunggal) menjadi jama’ (kolektif), serta menjadikannya berbentuk syair, agar doa tadi dapat dibaca secara jamaah yang dapat menambah keberkahan dan kesemangatan. Doa tersebut yaitu: Allahumma innaka ’affuwun kariim tuhibbul ’affwa fa’fu ’anna Yaa Kariim.</p>
<p>Aduh Gusti, kula nyuwun ngapura. Panjenengan ugi pengeran dzat ingkang mulya. Aduh Gusti, kula nyuwun ngapunten sekatahe dosa kawula enjang lan sonten. Aduh Gusti kula nyuwun ngapura. Ugi dosa tiyang sepah kekalih kula. Menawi sanes yaa Allah engkang ngapunten ingkang bade paring maghfiroh menika sinten. (43)</p>
<p>(KH Achmad Chalwani, Mudir Tsani Jami’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) Provinsi Jawa Tengah, Pengasuh Ponpes An-Nawawi Berjan Purworejo</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ceramah-kh-achmad-chalwani/'>CERAMAH KH ACHMAD CHALWANI</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/880/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=880&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/doa-lailatulqadr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/167387_179457875411636_179455452078545_508729_4726301_n.jpg?w=228" medium="image">
			<media:title type="html">KH Achmad Chalwani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengajian di Ponpes Sunan Giri</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/pengajian-di-ponpes-sunan-giri/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/pengajian-di-ponpes-sunan-giri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 20:29:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[Pondok Pesantren Sunan Giri, Krasak, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, menggelar pengajian dalam rangka haul sulthonul aulia Syekh Abdul Qadir Jaelani ke-871 dan haul KH Mansyur ke-12, Rabu (16/3) kemarin. Tausiyah diisi oleh KH Chalwani Nawawi, mursyid Toriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Jawa &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/pengajian-di-ponpes-sunan-giri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=878&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pondok Pesantren Sunan Giri, Krasak, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, menggelar pengajian dalam rangka haul sulthonul aulia Syekh Abdul Qadir Jaelani ke-871 dan haul KH Mansyur ke-12, Rabu (16/3) kemarin. Tausiyah diisi oleh KH Chalwani Nawawi, mursyid Toriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Jawa tengah dari Ponpes Annawawii, Berjan, Kabupaten Purworejo. Ribuan orang  menghadiri pengajian di ponpes yag diasuh KH Maslihudin Yazid, KH muslimin Al As’ari  KH Zummroni dan Kiai Sakdulloh tersebut.</p>
<p>Hadir pula anggota DPRD Kota Salatiga Yuliyanto SE MM, Suniprat SH dan anggota DPRD Provinsi Jateng H Muhammad Haris SS MSi. Dalam kesempatan itu KH Achmad Chalwani mengatakan bahwa ponpes banyak berjasa dalam menghasilkan pejuang dan tokoh pendidikan. Di antaranya Pangeran Diponegoro dan juga Suwardi Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/878/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=878&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/pengajian-di-ponpes-sunan-giri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagai Marchandise Menarik Menunggu Peserta GSM</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/berbagai-marchandise-menarik-menunggu-peserta-gsm/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/berbagai-marchandise-menarik-menunggu-peserta-gsm/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 20:27:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=874</guid>
		<description><![CDATA[Purworejo, CyberNews. Sarasehan jurnalistik bertemakan &#8220;Gerakan Santri Menulis&#8221; (GSM) yang diadakan Suara Merdeka pada tahun ini sudah memasuki putaran ke-7. Pagi ini, Minggu (14/8), acara tersebut digelar di Pondok Pesantren (PP) An-Nawawi, Berjan, Kabupaten Purworejo. Puluhan santriwan dan santriwati telah &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/berbagai-marchandise-menarik-menunggu-peserta-gsm/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=874&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purworejo, CyberNews. Sarasehan jurnalistik bertemakan &#8220;Gerakan Santri Menulis&#8221; (GSM) yang diadakan Suara Merdeka pada tahun ini sudah memasuki putaran ke-7. Pagi ini, Minggu (14/8), acara tersebut digelar di Pondok Pesantren (PP) An-Nawawi, Berjan, Kabupaten Purworejo.</p>
<p>Puluhan santriwan dan santriwati telah memadati ruang pertemuan yang akan digunakan untuk kegiatan tersebut, sejak pukul 08.30 WIB. Dalam sarasehan ini, mereka akan dibekali ilmu jurnalistik, khususnya dalam hal menulis. Berbagai hadiah menarik telah disiapkan panitia untuk dibagikan kepada para santri yang aktif mengikuti acara.</p>
<p>Suara Merdeka CyberNews pun telah menyiapkan bermacam-bermacam marchandise yang dipersembahkan dari para sponsor. Di pandu Reporter Suara Remaja, Adib Auliawan, hadiah-hadiah menarik ini dapat mereka perebutkan melalu games seru. Salah satunya, mereka akan diminta untuk membuat tema artikel tentang kegiatan sarasehan tersebut. Tema terbaik akan diangkat menjadi bahan artikel yang dimuat di sub kanal Info Seru di Suara Remaja.</p>
<p>Pada sesi pertama sebelum pembukaan, Adib akan memaparkan cara-cara menulis di Kanal Suara Remaja. Kanal yang ada di Suara Medeka CyberNews dan beralamat di suaramerdeka.com ini merupakan kolom yang disegmenkan bagi para remaja. Kanal ini cukup istimewa, sebab pembacanya diperbolehkan untuk turut mengisi berbagai hasil karyanya di hampir setiap sub-kanal. Tentunya, tulisan mereka ini dimuat setelah melalui tahap seleksi dan editing dari redaksi Suara Remaja.</p>
<p>Sementara itu, sebagai pembicara sarasehan jurnalistik ini akan hadir Direktur Pemberitaan Suara Merdeka Sasongko Tedjo, Redaktur Pelaksana Suara Merdeka Gunawan Permadi, Kepala Desk Kedu Nugroho, Kepala Biro Kedu Komper Wardopo, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka CyberNews Setiawan Hendra Kelana, dan dimoderatori Agus Fathuddin Yusuf.<a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/berbagai-marchandise-menarik-menunggu-peserta-gsm/a32ab8634b9a333d8a4ef06963fdc251/" rel="attachment wp-att-875"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/a32ab8634b9a333d8a4ef06963fdc251.jpg?w=300&#038;h=201" alt="" title="Peserta GSM Antusias Mempelajari Cara Menulis Berita" width="300" height="201" class="alignleft size-medium wp-image-875" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/874/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=874&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/berbagai-marchandise-menarik-menunggu-peserta-gsm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/10/a32ab8634b9a333d8a4ef06963fdc251.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Peserta GSM Antusias Mempelajari Cara Menulis Berita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis, Santri An-Nawawi pun Bisa!</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/menulis-santri-an-nawawi-pun-bisa/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/menulis-santri-an-nawawi-pun-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 20:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=864</guid>
		<description><![CDATA[”Harus cinta dengan dunia jurnalistik, karena orang besar itu lahir dari seorang penulis”. Itu salah satu kalimat yang diucapkan oleh Adib Auliawan dari redaksi Suara Remaja dalam acara sarasehan jurnalistik “Gerakan Santri Menulis”. Yup, acara sarasehan ini masih berlajut di &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/menulis-santri-an-nawawi-pun-bisa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=864&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/menulis-santri-an-nawawi-pun-bisa/attachment/111/" rel="attachment wp-att-866"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/09/111.jpg?w=300&#038;h=211" alt="" title="pemateri memberikan pemaparan" width="300" height="211" class="alignleft size-medium wp-image-866" /></a>”Harus cinta dengan dunia jurnalistik, karena orang besar itu lahir dari seorang penulis”. Itu salah satu kalimat yang diucapkan oleh Adib Auliawan dari redaksi Suara Remaja dalam acara sarasehan jurnalistik “Gerakan Santri Menulis”. Yup, acara sarasehan ini masih berlajut di lokasi yang ke-7 tepatnya di Pondok Pesantren An-Nawawi yang berada di Berjan, Kabupaten Purworejo.</p>
<p>Minggu pagi, 14 Agustus 2011, redaksi Suara remaja  sudah disapa hangat oleh para santri disini. Nah tahu nggakn kawan, begitu para santri dibagikan paperbag yang berisikan buku dan Koran Suara Merdeka, mereka langsung membaca Koran dengan ‘berjamah’ lho. Awesome! Berarti membuktikan kalau minat baca di An-Nawawi ini tinggi.</p>
<p>Masih sama seperti di pesantren-persantren sebelumnya, Redaksi Suara Remaja memepresentasikan all about Suara Remaja. Nggak cuma itu saja lho, Suara Remaja sebagai media online anak muda juga mengajak para santri di sini buat ikut menulis hasil karya mereka dan mengirimkan ke Suara Remaja.</p>
<p>Begitu sesi pertanyaan dibuka, tanpa ba-bi-bu beberapa pertanyaan seperti, jenis berita yang bisa dimuat di Suara Remaja, bahasa yang dipakai untuk artikel di Suara Remaja ditanyakan oleh santri. Suara Remaja kembali mengajak para santri untuk membuat judul artikel tentang kegiatan sarasehan tersebut. Judul yang palingmenarik akan diangkat menjadi bahan artikel yang dimuat di rubrik Info Seru di Suara Remaja. Seru ya! Nggak lupa, Suara Remaja juga menjelaskan bagaimana cara mengirim tulisan artikel ke Suara Remaja.</p>
<p>Penasaran kan bagaimana serunya kegiatan “Gerakan Santri Menulis” ini, jangan sampai ketinggalan ya. Karena Suara Remaja juga bakal berkunjung di kotamu dan simak terus liputannya ya! Semangat jurnalistik Indonesia!</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/864/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=864&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/10/20/menulis-santri-an-nawawi-pun-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/09/111.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pemateri memberikan pemaparan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TRADISI “SUNGKEM” DI HARI FITRI</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/09/04/tradisi-%e2%80%9csungkem%e2%80%9d-di-hari-fitri/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/09/04/tradisi-%e2%80%9csungkem%e2%80%9d-di-hari-fitri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 18:56:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[OPINI KU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=856</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ahmad Naufa Kh. F.(* Setelah melaksanakan ibadah puasa selama sebulan lamanya, umat muslim di seluruh dunia merayakan kemenangan di hari fitri. Pun demikian dengan Negara kita Indonesia tercinta yang mayoritas beragama Islam. Ada rasa sedih meninggalkan bulan ramadhan dengan &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/09/04/tradisi-%e2%80%9csungkem%e2%80%9d-di-hari-fitri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=856&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_857" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/09/04/tradisi-%e2%80%9csungkem%e2%80%9d-di-hari-fitri/sungkem2/" rel="attachment wp-att-857"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/09/sungkem2.jpg?w=300&#038;h=202" alt="Foto: google.com" title="" width="300" height="202" class="size-medium wp-image-857" /></a><p class="wp-caption-text">Tradisi Sungkem </p></div>Oleh: Ahmad Naufa Kh. F.(*<br />
Setelah melaksanakan ibadah puasa selama sebulan lamanya, umat muslim di seluruh dunia merayakan kemenangan di hari fitri. Pun demikian dengan Negara kita Indonesia tercinta yang mayoritas beragama Islam. Ada rasa sedih meninggalkan bulan ramadhan dengan segala dinamika dan semarak gema islamnya yang begitu menggelora. Namun demikian, ada rasa haru mendengar lantunan takbir dengan tabuh bedug yang begitu menyayat hati. Kegembiraan juga semakin terasa melihat orang beramai-ramai takbir keliling dan merayakan kemenangan dengan pesta kembang api. Setiap orang tua sudah menyiapkan aneka hidangan yang jarang tersaji di hari-hari biasa. Untuk para anak-anak mereka, baju baru pun sudah dipersiapkan untuk melengkapi hari kemenangan.<br />
Sementara itu, beberapa hari sebelum Idul Fitri para pemudik sudah memadati jalanan, terminal, stasiun dan bandara. Mereka rela berdesak-desakan dengan ribuan orang yang semuanya memiliki tujuan yang sama; bertemu dan meyambung silaturrahmi dengan keluarga. Panas teriknya matahari, polusi jalanan, keringat yang mengalir seakan tak terasa karena itu merupakan suatu perjuangan yang hasilnya nanti buah yang membahagiakan; yaitu bertemu sanak saudara. Moment ini tidak bisa ditukar dengan harta maupun benda. Jika mau, toh mereka bisa mengirim uang kepada keluarga mereka di kampong. Atau sekadar mengirim oleh-oleh berupa baju, perhiasan atau hadiah lainya. Namun, itu tidak akan membekas dihati. Tetap saja masih ada sesuatu yang kurang.<br />
Setelah Shalat Ied, seperti biasa orang-orang salig kunjung-mengunjungi untuk sungkem atau halal bihalal. Ini unik karena hanya terjadi di Indonesia yang merupakan tradisi tinggalan para menyebarkan islam, wali songo. Akulturasi islam dengan budaya jawa(baca:indonesia) begitu kental tanpa mengurangi subtansi dari ajaran islam itu sendiri. Memang kita tahu bahwa islam mengajarkan umat muslim untuk meminta maaf setiap kali bersalah, tidak mengkhususkan moment tertentu. Namun demikian, karena memang banyak orang desa yang hijrah ke kota menyebabkan mereka jarang bertemu dengan sanak saudara. Untuk bersilaturrahmi, para wali songo membuat moment idul fitri sebagai waktu yang tepat. Hingga sampai sekarang, budaya sungkem dan halal-bihalal semakin meluas di masyarakat, kantor-kantor, institusi dan lembaga.<br />
Dalam sejarahnya, budaya sungkem dikenalkan oleh Raja Amangkurat I yang bergelar pangeran sambernyowo di kerajaan mataram pada abad 16. Ketika itu raja dan para abdi keratin menggelar sungkem untuk saling bermaaf-maaf-an. Hal itu diikuti masyarakat disekeliling keraton dan seiring perkembangan, budaya ini meluas diseluruh penjuru tanah air. Hal ini tidak saja memberikan hal positif dalam masyarakat, namun juga menjadi budaya, tradisi yang mengakar dan menjadi karakter masyarakat islam di Indonesia. Seiring perkembangan teknologi informasi yang demikian deras, hendaknya generasi muda harus tetap nguri-uri atau melestarikan warisan tersebut agar tetap lestari dan membumi di Indonesia.<br />
Selain mengunjungi dan meminta maaf secara fisik dengan bertemu dan berjabat tangan langsung, biasanya yeng terucap juga meminta maaf secara batin. Ini penting difahami agar tidak sekadar dimulut, namun juga sampai hati. Ulama besar Ibnu Hajar al-Asqalani memberi empat tips agar kita bisa saling memaafkan baik secara lahir dan batin. Keempat tersebut yaitu: 1) Lupakan kebaikan diri sendiri, 2) Ingat kebaikan orang lain, 3) Maafkan kesalahan orang lain, dan 3) Ingat-ingat kesalahan diri sendiri. Jika keempat hal tersebut dilakukan, kita akan semakin bersih hatinya dan bisa merayakan idul fitri dengan sesungguhnya. Selamat Lebaran, Taqabbalallahu Minna wa Minkum!</p>
<p>A. Naufa Khoirul Faizun (*<br />
Ketua PC IPNU Kab. Purworejo</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/opini-ku/'>OPINI KU</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/856/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/856/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/856/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/856/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/856/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/856/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/856/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/856/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/856/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/856/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/856/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/856/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/856/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/856/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=856&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/09/04/tradisi-%e2%80%9csungkem%e2%80%9d-di-hari-fitri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/09/sungkem2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Foto: google.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INDONESIA MEMBUTUHKAH TIGA PILAR KEAGAMAAN</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/07/18/indonesia-membutuhkah-tiga-pilar-keagamaan/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/07/18/indonesia-membutuhkah-tiga-pilar-keagamaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 08:36:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=847</guid>
		<description><![CDATA[dari Khataman PP An-Nawawi Berjan Purworejo-Untuk membangun masyarakat Indonesia damai meskipun plural dari segi suku, etnis dan budaya dibutuhkan tiga pilar. Demikian dikatakan KH. Zuhrul Anam ketika menjadi pembicara pada Pengajian Umum dalam rangka Khataman Akhirus Sanah ke-33 PP An-Nawawi &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/07/18/indonesia-membutuhkah-tiga-pilar-keagamaan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=847&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_848" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/07/18/indonesia-membutuhkah-tiga-pilar-keagamaan/dsc02360/" rel="attachment wp-att-848"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/07/dsc02360.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-848" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana Haflah Khataman Akhirus Sanah Ke-33 dan Haul Muassis PP An-Nawawi Berjan</p></div>dari Khataman PP An-Nawawi Berjan<br />
Purworejo-Untuk membangun masyarakat Indonesia damai meskipun plural dari segi suku, etnis dan budaya dibutuhkan tiga pilar. Demikian dikatakan KH. Zuhrul Anam ketika menjadi pembicara pada Pengajian Umum dalam rangka Khataman Akhirus Sanah ke-33 PP An-Nawawi dan Haul Muassis pondok tersebut, Senin,(18/07). “Iman, Islam dan Ihsan yang kemudian ter-representasi melalui ilmu Teologi(tauhid), Fiqh,  dan Tasawuf(akhlak) adalah ilmu penting untuk menjawab pelbagai problematika dewasa ini” tandasnya. “Santri harus menguasai ketiga-tiganya agar memahami Islam secara komprehensif dan pondok An-Nawawi memili tiga pilar tersebut” imbuhnya.<br />
Menurut Ketua Panitia Ahmad Abdul Fatah, Acara yang digelar di Halaman PP An-Nawawi tersebut dihadiri ribuan santri, alumni dan jamaah thariqah Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah dari berbagai wilayah baik jawa maupun luar jawa. “Acara ini merupakan interpretasi dari rasa syukur santri setelah setahun belajar ilmu agama di pesantren dan memohon doa restu kepada ulama dan masyarakat agar bermanfaat lmunya untuk agama, bangsa dan Negara.” Ungkap Fatah, panggilan akrabnya.  Selain itu, masih menurut Fatah, acara tersebut juga sebagai wahana silaturahmi santri, alumni, pejabat pemerintah dan masyarakat umum.<br />
Dalam sambutanya, KH. Achmad Chalwani selaku pengasuh mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para tamu yang hadir dalam acara tersebut. “ Kami atas nama keluarga besar PP An-Nawawi berterima kasih sekali kepada hadirin yang hadirin yang telah mendoakan santri-santri. Semoga mereka bermanfaat untuk agama, bangsa dan Negara dalam bingkai akidah ahlussunnah wal jamaah” ungkapnya.<br />
Hadir dalam acara tersebut antara lain Drs H Muhammad Adnan MA, Ketua PWNU Jawa Tengah, Bupati Purworejo Drs H R Mahsun Zein MSI, KH Abdullah Syarqowi, Ketua MUI Kab. Purworejo dan beberapa tokoh lain. Pengajian tersebut merupakan puncak acara yang diselenggarakan panitia semenjak seminggu sebelumnya berupa pagelaran kesenian tradisional, bakti social berupa khitanan massal dan mujahadah shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dari Solo.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/847/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/847/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/847/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/847/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/847/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/847/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/847/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=847&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/07/18/indonesia-membutuhkah-tiga-pilar-keagamaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/07/dsc02360.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CATATAN PERJALANAN PEMBENTUKAN PAC IPNU-IPPNU PURWODADI</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/05/11/catatan-perjalanan-pembentukan-pac-ipnu-ippnu-purwodadi/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/05/11/catatan-perjalanan-pembentukan-pac-ipnu-ippnu-purwodadi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 16:47:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[OPINI KU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[“Sebuah Perjalanan, Pelajaran dan Pengalaman” Oleh: Achmad Naufa Kh. F. &#8230;. April 2011 saya mendapat SMS dari Ketua PC IPNU Rekan Musyafa’ untuk mewakili rapat di Purwodadi. Dia tidak bisa hadir karena sedang ke Jakarta bersama Rekan Lukman dan Wagiono. &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/05/11/catatan-perjalanan-pembentukan-pac-ipnu-ippnu-purwodadi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=822&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Sebuah Perjalanan, Pelajaran dan Pengalaman”<br />
Oleh: Achmad Naufa Kh. F.<br />
&#8230;. April 2011 saya mendapat SMS dari Ketua PC IPNU Rekan Musyafa’ untuk mewakili rapat di Purwodadi. Dia tidak bisa hadir karena sedang ke Jakarta bersama Rekan Lukman dan Wagiono. SMS ketika itu belum sempat saya balas karena sedang menghadiri Haul KH Ali Maksum Krapyak.<br />
Sabtu malam ahad 13 April 2011 saya menghadiri undangan pembentukan PAC Purwodadi. Saya agak bingung bagaimana konsepnya? Namun saya percaya nantinya akan ada solusi. Dan benar ternyata, di rumah kediaman KH Ansori sudah berkumpul beberapa tokoh masyarakat yang meminta mendirikan PAC IPNU bagelen, tidak dengan IPPNU-nya.mereka mengatakan, rekan Wagiono beberapa waktu lalu sempat meminta PAC Ansor untuk mendirikan PAC Purwodadi. Kemudian saya yang datang sendirian mencoba menawarkan pilihan dalam forum tersebut. Oleh karena yang hadir dalam forum tersebut adalah laki-laki semua dan mayoritas sudah bapak-bapak, maka forum tersebut dijadikan panitia pembentukan PAC. Padahal tadinya bakal calon yang diproyeksikan jadi PAC. Akhirnya disepakati setelah saya sedikit banyak mengenalkan apa itu IPNU-IPPNU. Ada beberapa tokoh waktu itu, diantaranya, KH Hasan, KH Romli Hasan, KH Mutammimul Masoleh Azhar, H Choirudin SHI, Kyai Ansori, Mas Mukhlas dan beberapa orang dari Banser serta tokoh pemuda yang belum sempat saya kenal. Setelah ada gambaran acara dan peserta, kami pun meyepakati pertemuan kembali satu minggu kedepanya karena minggu itu bersamaan dengan suatu acara MWC NU. Selesai berembug, kami makan bersama dengan sajian masakan belut. Mantab! Setelah makan, kami terlarut dalam diskusi keagamaan yang panjang sampai pukul 00 lebih dan selanjutnya pulang.<br />
Sabtu malam 23 februari saya ditemani  Anis Makhrus pergi ke Purwodadi tempat kediaman pak KH Tamim. Selain rapat kecil, kami juga mendengar kabar dan kemajuan rapat Panitia Lokal dengan MWC NU. Akhirnya semua klir. Kemudian panitia lokal bertanya kepada saya: “kapan kira-kira jadinya surat-suratnya ya mas?”tanyanya. “Ehmmm,,, insya Allah besok sore, pak” jawab saya. Padahal besok seharian tanggal 24 ada acara pelatihan administrasi. Sebagai wakil sekretaris saya cukup was-was, namun paling tidak modulnya sudah saya buat. Dengan modal semangat dan keyakinan kami jawab. “Besok sore Siap!!! Pak”. Kemudian kami-pun banyak bercerita dan bercanda dengan penuh keakraban. Walau baru bertemu, kami sudah serasa keluarga sendiri karena secara “frekuensi” memang sudah sama yaitu NU, jadi cerita mengalir dengan penuh kesan. Setelah dirasa cukup, kamipun berangkat pulang untuk istirahat tentunya.<br />
Ahad sore 24 April 2011 saya bingung bukan main. Setelah selesai acara pelatihan administrasi yang memang sampai sore, surat pesanan pak Tamim dkk yang tadinya janjinya jadi setelah asar belum bisa kami penuhi. Untung di sekretariat hujan, jadi ketika di telfon pak tamim saya ada sedikit alasan. Disitu baru saya buatkan dengan dibantu rekan-rekan IPNU. Usai maghrib dengan ditemani Alvin Zidni saya meluncur ke purwodadi. Disana kami menyerahkan surat-surat di kediaman pak tamim. Alhamdulillah mereka bisa mengerti keterlambatan kami walaupun kami tetap saja malu: tidak tepat janji. Kemudian, datang pula kyai romli dkk dan selanjutnya ngobrol perihal acara yang sempat berpindah tempatnya. Setelah urusan beres kamipun pulang dengan dibawakan makanan kedalam tas besar kami.  Gass&#8230;.!!!<br />
Sore tanggal 29 April 2011 kami ceking lokasi. Kita disambut oleh ulama dan tokoh setempat dan tentunya para banser. Tidak banyak yang kami lakukan selain konsolidasi dan memasang umbul-umbul yang juga dibantu banser. Banyak rokok dan kopi kami habiskan sore itu.<br />
Hari H<br />
Hari H (Sabtu s.d. Ahad, 30 April s.d. 01 Mei 2011) kami agak telat karena datang jam 1 an lebih. Selain menunggu rekan-rekanita berkumpul, hujan juga agak menggangu keberangkatan kami. Setelah sampai, kami lihat para panitia lokal sudah siap dan beberapa peserta yang sudah hadir. Setelah waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB saya meminta acara pembukaan dimulai saja. Adapun peserta yang telat bisa menyusul. Adapun runtutan acara pembukaan sebagai berikut:</p>
<p>1.Pembukaan Oleh Rekanita Umi Prihantini selaku MC<br />
2.Pembacaan al-Quran Oleh Peserta (Lali Jenenge)<br />
3.Dzikir Tahlil Oleh KH Mutammimul Masoleh Azhar<br />
4.Sambutan-sambutan<br />
a.a.n. PC IPNU-IPPNU Oleh Rekan Muhammad Musyafa’<br />
b.Shahibul Bait oleh Bp. Choirudin, SHI<br />
5.Penutup dengan doa oleh KH Romli Hasan<br />
Setelah pembukaan yang dihadiri para tokoh dan panitia lokal dan 89 peserta putra dan putri, acara dilanjutkan dengan shalat asar dan materi. Jadwal ini sedikit kami majukan mengingat pembukaan juga mundur dengan melukir orientasi forum, perkenalan dan kontrak belajar. Rapopo!</p>
<p>MATERI I<br />
AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH<br />
oleh Kyai Rohmadi BA dari Bubutan, Purwodadi, Purworejo<br />
(Syuriah MWC NU Kecamatan Purwodadi, Alumni IPNU Kulprog, PMII Komsat UIN Jogjakarta)<br />
Moderator dan Notulis Oleh: Ahmad Naufa Kh. Faizun</p>
<p>Resume Isi Penyampaian:<br />
Pengertian Aswaja secara bahasa: Ahlu itu: keluarga. Sunnah: tuntunan nabi, bisa berwujud perkataan, perbuatan nabi maupun tindakan sahabat yang disetujui nabi. Jamaah artinya Sahabat nabi: sahabat nabi yaitu orang yang bertemu nabi dan beriman kepadanya.<br />
Jadi, ahlussunnah wal jamaah adalah orang yang mengikuti ajaran nabi dan para sahabatnya.<br />
Nabi berkata: ‘Alaikum Bisunnati wa Sunnatil Khulafaairrasidin.<br />
Islam di indonesia kini sudah berbagai macam aliran dan organisasi. Ini mau ikut yang mana? Dikhawatirkan, jika adik-adik tidak punya landasan yang jelas dan kuat nanti tau-tau bisa masuk organisasi teroris atau organisasi yang radikal.<br />
Sebenarnya waktu dua hari singkat, saya ikut basic training (sejenis makesta)dulu tujuh hari. Tapi tidak apa-apa.<br />
Aswaja memiliki pedoman al-Qran dan hadits. Dulu ketika nabi islam itu satu, karena nabi langsung yang membimbing. Setelah rasul wafat, kepemimpinan dipegang oleh Khulafaurrasidin.<br />
Khalifah pertama, abu bakar, kedua umar, ketika utsman bin Affan. Nah ketika zaman utsman, mulai muncul konflik. Ketika itu Abdullah bin saba’(orang yahudi) masuk islam namun bertujuan merusak islam. Abdullah bin saba’ menebar fitnah sampai utsman dimusuhi dan dibunuh ketika shalat.<br />
Setelah wafat, utsman dibunuh Ali bin Abi Thalib. Ketika ini muncul kelompok yang keluar dari ali yaitu Khawarij, ada pula yang membela nabi yaitu Syiah. Ahlussunnah hadir konsekuen dengan mengikuti sunnah rosul dan sahabat.<br />
Perkembangan selanjutnya, alhamdullilah aswaja kemudian menjadi besar hingga menjadi mayoritas umat islam di dunia. Ringkasnya, saya tanyakan: bagaimana aswaja di Indonesia? Dulu kepercayaan orang indonesia menganut faham animisme dan dinamisme.<br />
Dulu ketika saya masih di IPNU, di bantul ada kelompok cina yang masuk islam pada umur 40-an, ketika itupun yang laki-laki siap di khitan sebagai syarat mendapat kesucian.<br />
Pada kelanjutanya, ulama mengislamkan tanah jawa yang ketika itu masih dalam genggaman hindia belanda. Cara  yang mereka tempuh adalah dengan melakukan pendekatan dengan penguasa(raja), seperti mengambil menjadi menantu dlsb. Kemudian ulama tersebut kita kenal dengan nama Wali Songo.<br />
Belanda takut kita bukan karena senjata, namun karena islam. Ketika itu belanda mengirim Snock Hurgronje ke&#8230;..(lali)untuk belajar islam. Setelah lulus, datang ke Indonesia dengan memakai jubah dengan menggunakan nama baru:Abdul Ghofur.<br />
Dulu ulama seluruh jawa tersebar dari madura sampai bali utara. Di madura mayoritas. Waktu itu, karena penjajah itu tahu, maka Snock Hurgronje tidak ada pengaruh satu-pun kecuali KH Ahmad Dahlan Jogjakarta yang waktu itu Ahmad Dahlan juga belajar bersama KH Hasyim As’ary. Selain itu, dikirim juga syekh ahmad soerkati dan tidak ada ulama yang terpengaruh juga kecuali satu itu.<br />
Dalam perjalananya, ulama membangun pesantren, pusat studi islam yang komprehensif.<br />
Ahmad soerkati ingin membubarkan pesantren karena dianggap kolot dan ketinggalan jaman. Ketika itu, ahmad dahlan membubarkan pondoknya. Ketika itu semua ulama bermimpi sama: yaitu mimpi pondoknya ada tembelek ayam. Ternyata pondok pesantrenya benar-benar dibubarkan dan diganti dengan pendidikan modern ala belanda.<br />
Akidah-akidah aswaja:<br />
Dulu nabi pernah berkata: umat yahudi telah pecah mjd 71 golongan, umat nasrani pecah menjadi 72 golongan, umatku besok akan pecah menajdi 73 golongan. Tetapi yang selamat hanya satu. Sahabat bertanya: siapa yang selamat ya rosul. Yang selamat aswaja. Sahabat tanya lagi. Apa itu aswaja? Nabi menjawab, yaitu golongan/ umat meng mengikuti sunnahku dan para sahabatku. Diantara akidah aswaja adalah<br />
1. Allah memiliki sifat wajib 20, muhal 20 dan jaiz I.<br />
2. Manusia itu berjalan atas qodrat iradat allah dan ikhtiar. Namun kelompok lain hanya berdasarkan kekuasaanya atau qudrat Allah saja.<br />
Sesi tanya jawab:<br />
P: Kita mengenal amalan hadad, rawatib, doa akasyah dll, bagaimana hukumnya?<br />
J: Contoh tahlil. Dulu itu bukan tradisi kita, namun isinya diganti dengan yang islam. Dan kebanyakan orang melahat tradisinya, bukan isi dari tradisinya.</p>
<p>Sebenarnya masih ada beberapa pertanyaan lagi. Namun sayang, notulis yang merangkap moderator sudah enggan mencatat karena lebih memilih memegang microfon dan cuap-cuap, hehe.<br />
SESI I<br />
PERKENALAN, ORIENTASI FORUM dan KONTRAK BELAJAR<br />
Perkenalan<br />
Pada sesi ini semua panitia (dan orang yang dianggap panitia) maju di depan seluruh peserta. Dengan dipandu Rekan Anis Makhrus yang Gokil, Kocak dan Narsis dibantu dengan ceplosan Rekan Naufa yang Lucu dan menggelitik berhasil menghipnotis peserta dan beberapa panitia lokal menjadi tertawa sampai ger-geran.<br />
Orientasi Forum<br />
Dengan gaya ramah (tak seperti biasanya) Rekan Naufa memandi sesi ini disambut antusias para peserta. Naufa memberikan apa itu makesta? Kegiatanya apa saja? Nantinya tujuanya apa? Dan lain sebagainya selama dua hari kedepan sampai peserta paham mereka semua ada dalam forum ini dengan selingan humor dan joke yang kocak.<br />
Kontrak Belajar<br />
-harapan<br />
Sesi ini, setelah peserta tahu gambaran pelatihan ini kedepan, peserta disuruh mengungkapkan harapan mereka dari pelatihan ini. Peserta pun mengungkapkan dan satu per satu di tulis dalam kertas plano (yang telah dibelikan oleh Rekan Raji Setiawan dan di Pasang Rekan Anis Fahmi) Oleh Rekan Naufa sebagai berikut:<br />
Harapan-harapan:<br />
1.Tambah pengalaman dan pengetahuan<br />
2.Tambah teman<br />
3.Lebih mengetahui tentang organisasi<br />
4.Menambah wawasan<br />
Mati Lampu (Force Major)<br />
Alamak&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..tiba-tiba hujan deras dan mati lampu. Seketika seisi ruang gemuruh; untuk banser cepat mengawal (demi keamanan). Ky Romli Hasan Pun gak kesuen mengambil Genset dirumahnya. Jeda sekitar setengah jam (kita manfaatkan untuk udud-udud),akhirnya: Mak Byarrrr&#8230;&#8230;!!! padang neh&#8230;!!!</p>
<p>-kekhawatiran<br />
Dari pertanyaan fasilitator, tak ada peserta yang khawatir dalam pelatihan ini. Mungkin karena sudah tahu banyak kyai dan tokoh di belakang kami, hehe. Namun ada satu yang nyemplong khawatir jadi Teroris. Hahaha, ada-ada saja. Tapi tak apa, tetap ditulis. Hal itu membuktikan dia mengikuti issu terorisme dan pencucian otak yang marak akhir-akhir ini.<br />
Kekhawatiran<br />
1.jadi Teroris<br />
Setelah itu, peserta diajak bersama-sama membuat peraturan agar harapan tersebut dapat tercapai dan kekhawatirannya tidak terjadi dengan Kontrak Belajar. “Kontrak belajar ini kita buat akar sampai akhir acara besok, kita nyaman, tertib dan teratur” tandas Rekan Naufa. Akhirnya ada beberapa hal yang disepakati yaitu:<br />
Kontrak Belajar:<br />
1.Di dalam forum dilarang merokok (misakke cewek-cewek-red)<br />
2.Ketika Materi HP wajib di Silent<br />
3.Ketika Materi dilarang Ngobrol Sendiri<br />
4.Dilarang Tidur dalam forum ketika materi<br />
5.Keluar harus seijin panitia</p>
<p>MATERI II: KE-NU-AN<br />
Oleh KH Romli Hasan (Alumnus PP Lirboyo, Anggota LBM PCNU)</p>
<p>MATERI III<br />
KE IPNU-IPPNU AN<br />
Oleh Rekan Anis Makhrus dan Rekanita Umi Prihantini<br />
Moderator: Rekanita Sri Lestari</p>
<p>SESI MALAM JANJI SETIA<br />
(Malam Pembaiatan)</p>
<p>MATERI IV<br />
LEADERSHIP<br />
Oleh Camat Purwodadi<br />
Moderator: M. Amirudin</p>
<p>MATERI V<br />
KE ORGANISASI AN<br />
Oleh A Naufa Khoirul Faizun<br />
Moderator: Umi Prihantini</p>
<p>SESI OUT BOND<br />
(Tim Out Bond PC IPNU-IPPNU)</p>
<p>SESI PESAN dan KESAN<br />
Oleh Ahmad Naufa</p>
<p>SESI PEMILIHAN KETUA<br />
Oleh Ahmad Naufa</p>
<p>UPACARA PENUTUPAN<br />
PC IPNU-IPPNU</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/opini-ku/'>OPINI KU</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/822/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/822/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/822/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/822/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/822/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/822/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/822/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/822/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/822/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/822/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/822/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/822/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/822/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/822/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=822&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/05/11/catatan-perjalanan-pembentukan-pac-ipnu-ippnu-purwodadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERAN DAN TANGGUNGJAWAB PEMUDA</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/17/sebuah-renungan-untuk-pemuda/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/17/sebuah-renungan-untuk-pemuda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 12:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI KU]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR REMAJA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=797</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ahmad Naufa Kh. F. Pengantar Pemuda merupakan harta yang berharga yang dimiliki sebuah bangsa. Banyak istilah yang sering kita dengar tentang peran, kontribusi dan harapan yang dibebankan oleh pemuda. dalam istilah arab, kita mengenal: &#8221; inna fi yaadi shubbani &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/17/sebuah-renungan-untuk-pemuda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=797&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_801" class="wp-caption alignleft" style="width: 259px"><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/17/sebuah-renungan-untuk-pemuda/dsc02045/" rel="attachment wp-att-801"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/03/dsc02045.jpg?w=249&#038;h=300" alt="" title="" width="249" height="300" class="size-medium wp-image-801" /></a><p class="wp-caption-text">Ahmad Naufa Kh.F.</p></div>Oleh: Ahmad Naufa Kh. F.<br />
Pengantar<br />
Pemuda merupakan harta yang berharga yang dimiliki sebuah bangsa. Banyak istilah yang sering kita dengar tentang peran, kontribusi dan harapan yang dibebankan oleh pemuda. dalam istilah arab, kita mengenal: &#8221; inna fi yaadi shubbani amrul ummati, wa fi aqdaamiha, hayataha&#8221; dalam genggaman pemudalah perkara umat dibebankan dan di kakinya adalah masa depan kehidupan suatu bangsa&#8221;. dan kita juga tahu bahwa pemuda yang baik adalah pemuda yang berkata: &#8220;Inilah aku, bukan inilah orang tuaku&#8221;. Artinya seorang pemuda hendaklah menunjukkan prestasi yang diraihnya, bukan orang-tua atau saudaranya.<br />
Jika menelisik sejarah, banyak sekali peran pemuda. dalam konteks indonesia, pemuda aktif memerangi kolonialisme asing dan menjaga keutuhan NKRI. dengan torehan Sumpah Pemuda pada 1928, merupakan referensi sejarah peran pemuda yang patut kita contoh hari ini dan masa mendatang. sebagai generasi muda bangsa yang kelak akan meneruskan perjuangan yang telah dicapai oleh para pendahulu, pemuda hendaknya harus membuka diri untuk melihat sejarah, prestasi capaian pemuda terdahulu yang tentunya tidak mengesampingkan moralitas dan kemampuan diri yang harus selalu diasah. tulisan berikut adalah sebuah refleksi dan renungan untuk kita selaku pemuda untuk bisa berfikir dan bagaimana seharusnya bertindak.<br />
karena tulisan ini memang spontanitas(walau memang penulis telah banyak mendapat dari referensi sejarah dan pengalaman pribadi), harus diakui masih jauh dari idealitas para pemuda saat ini dan mungkin belum representatif untuk sebuah rejukan ilmiah. namun paling tidak sedikit banyak bisa memberi kontribusi dan gagaran tentang bagaimana seharusnya pemuda bersikap.</p>
<p>Renungan Diri<br />
Kita sebagai pemuda hendaknya menyadari eksistensi kita dari lahir dampai saat ini yang sudah banyak diberi kenikmatan dan fasilitas. sembilan bulan kita dalam kandungan dengan berbagai proser yang banyak menyita waktu, energi dan fikiran adalah sebuah karunia yang wajib kita syukuri. Orang tua kita dengan penuh kasih sayang membesarkan kita tanpa pamrih dan harap imbalan. meraka berharap kelak kita bisa mengangkat derajat dan martabat keluarga, bermanfaat untuk masyarkat, agama dan negara. kenakalan kita, perilaku buruk kita sewaktu, seakan terbayar ketika mereka melihat kita bahagia.<br />
mereka selalu berharap kita bisa menjadi yang terbaik dan kebanggaan.<br />
Namun kasih sayang itu belum sepenuhnya kita imbangi dengan perilaku baik kita kepada mereka.<br />
Betaba besar keagungan Allah yang mengaruniai mereka dengan penuh kasih-sayang dan kesabaran membesarkan dan mendidik kita. Tanpa disadari kita masih asyik dengan kesenangan pribadi dan tindakan foya-foya yang cenderung tidak bermanfaat. Kita tak pernah menyadari belum ada hal yang membanggakan dan membuat orang-tua bangga, apalagi masyarakat. ada dan tidak adanya kita tak berpengaruh bagi lingkungan sekitar. kita hanya terbuai dengan hedonisme dan kesenangan sesaat. kita bagaikan Mayat hidup yang tak berguna. Jika ini diterus-teruskan kita tidak memiliki orientasi hidup yang jelas.<br />
Mari sejenak kita renungkan apa yang kita cari dalam hidup ini? sebuah cakrawala yang menjadi tujuan kita berlabuh. apa yang sebenarnya kita butuhkan untuk menghadapi samudera kehidupan yang begitu luas dan kejam? pernahkan kita menyesali kesalahan-kesalahan yang memang patut kita sesali? melakukan pembenahan-pembenahan dari perilaku kehidupan yang memang layak dan patut untuk kita benahi? apa yang telah kita perbuat yang menjadikan manfaat bagi orang lain? bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainya? kita memang egois dan benar-benar egois. hanya sibuk memikirkan kepentingan pribadi tanpa melihat sekeliling kita yang banyak membutuhkan bantuan kita, sekecil apapun itu.</p>
<p>Sang Penerus Bangsa<br />
Banyak orang bijak berkata bahwa masa depan suatu bangsa dapat dilihat dari pemuda hari ini. jika pemudanya baik, maka baiklah suatu bangsa dimasa mendatang. namun jika pemuda hari ini buruk, maka buruklah masa depan. begitu besar amanat bemuda: memikul dan melanjutkan perjuangan yang telah dicapai dengan segenap jiwa dan raga oleh para pendahulu. padahal, dalam cekeraman penjajah, para pejuang Indonesia dulu hanya memiliki satu tujuan yaitu agar negeri ini bebas dari kolonialisme yang kejam. agar kelak anak cucu mereka bisa menghirup udara bebas kemerdekaan. Namun, kenyataanya setelah meredeka, kita selaku pemuda terlalu menikmati euforia yang hampi-hampir melupakan perjuangan mereka.<br />
Di masa penjajah pejuang-pejuang yang memikirkan bangsa ini kedepan masih sangat muda. Soekarno, Hatta, Wahid Hasyim dan tokoh-tokoh pendiri bangsa ini sudah memikirkan arah-gerak masa depan bangsa ini dalam usia yang begitu muda. Dengan status &#8220;muda&#8221; yang mereka miliki tidak membuat acuh tak acuh terhadap persoalan. mereka sadar bahwa kelah dipundaknyalah tanggungjawab bansa ini akan dibebankan. sudahkan pemuda hari ini memikirkan apa yang dipikirkan mereka-mereka/ atau justru larut dalam modernisme yang menuhankan teknologi dan uang? kini saatnya kita berbenah diri. kini saatnya pemuda harus punya Visi dan Cita-cita yang jelas: tidak hanya mengalir terbawa arus!</p>
<p>MENEMPA DIRI dan BERSOSIALISASI<br />
Hal yang perlu kita persiapkan adalah tempaan diri. kita sebagai pemuda harus bersungguh-sungguh dalam mengarungi samudra Ilmu sebagai bekal hari depan. Orang yang berilmu adalah orang yang kelak akan menjadi pemimpin dan berkarya dengan baik. karena hanya dengan ilmulah semua persoalan akan dipecahkan dan mengatur diri sendiri dan masyarakat luas. hanya kebenaran ilmiahlah yang menjadi patokan umum. untuk itu, kita mestinya tidak hanya belajar di bangku sekolah saja. kita juga harus belajar dari lingkungan dan fenomena-fenomena yang terjadi. Dari itu, selain menempa diri dengan berbagai ilmu baik agama maupun umum, kita juga harus pandai bersosialisasi dengan elemen masyarakat, terutama pemuda agar Idealisme yang diperoleh tidak jauh dari realitas.<br />
Intelekstualitas dan Spiritualitas perlu dibangun sejak dini. kedua-duanya mesti berjalan seimbang dalam kehidupan. karena jika hanya mengandalkan intelektualitas saja nantinya jiwa akan kering. Sedalam apapun tanaman disembunyikan, toh nantinya akan menjuluk mencari matahari jua. selain membaca, diskusi dan beraktualisasi kita juga perlu melakukan hal-hal yang dianggap &#8220;sederhana&#8221; seperti Mujahadah, Dikir dan Wirid. Nantinya itu akan mengasah ketajaman hati kita dan melihat dan mencari solusi hal yang berda di luar nalar.<br />
BERORGANISASI<br />
Selanjutnya, berorganisasi merupakan instrumen penting untuk menempa bakat dan potensi yang ada di dalam diri kita. dengan berorganisasi, kita disuruh untuk bersama-sama dengan orang yang tidak sama. kita diajak untuk saling bertukar pikiran mencari problem solving setiap  persoalan. kita juga diajak untuk berdialektika dalam melihat realitas sosial sehingga kecerdasan sosial akan semakin terasah. dengan memiliki ruang organisasi nantinya kita memiliki penyeluran hobi positif sehingga terjauh dari hal-hal negatif seperti narkoba, free sex dan lain-lain.mungkin ini dulu tulisan saya, mungkin jika ada pencerahan lain bisa saya revisi atau perbaikan.<br />
BASE CAMP PC IPNU PURWOREJO, KAMIS 17 MARET 2011</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/opini-ku/'>OPINI KU</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-remaja/'>SEPUTAR REMAJA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/797/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/797/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/797/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/797/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/797/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/797/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/797/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/797/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/797/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/797/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/797/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/797/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/797/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/797/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=797&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/17/sebuah-renungan-untuk-pemuda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/03/dsc02045.jpg?w=249" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>DRAMA &#8220;INGGRIS&#8221; SEMARAKKAN HARLAH IPNU-IPPNU</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/drama-inggris-semarakkan-harlah-ipnu-ippnu/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/drama-inggris-semarakkan-harlah-ipnu-ippnu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 06:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Purworejo-Peringatan Hari Lahir (Harlah) IPNU ke-57 dan IPPNU ke 56 Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Purworejo dimeriahkan dengan Drama Berbahasa Inggris di Auditorium IPHI Purworejo, Sabtu(05/03)lalu. Drama itu merupakan salah satu dari beberapa perform yang dipentaskan oleh PAC, PK dan PR &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/drama-inggris-semarakkan-harlah-ipnu-ippnu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=793&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_794" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/drama-inggris-semarakkan-harlah-ipnu-ippnu/dsc03270/" rel="attachment wp-att-794"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/03/dsc03270.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-794" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana Pembukaan Harlah IPNU-IPPNU 2011</p></div>Purworejo-Peringatan Hari Lahir (Harlah) IPNU ke-57 dan IPPNU ke 56 Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Purworejo dimeriahkan dengan Drama Berbahasa Inggris di Auditorium IPHI Purworejo, Sabtu(05/03)lalu. Drama itu merupakan salah satu dari beberapa perform yang dipentaskan oleh PAC, PK dan PR IPNU/IPPNU Se-Kabupaten Purworejo. Dengan mengangkat lakon &#8220;Timun Mas&#8221; yang kocak, pentas yang dibawakan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Bruno tersebut menyulap Auditorium yang dihadiri sekitar 400 kader IPNU-IPPNU menjadi gemuruh dan semarak.<br />
Menurut Ketua PC IPPNU Kabupaten Purworejo Puji Astuti, Pentas Seni tersebut bertujuan mengembangkan potensi kader yang ada di bawah. &#8220;Selain untuk memeriahkan, potensi kader IPNU-IPPNU yang ada dibawah juga kita kembangkan yang salah-satunya dengan menyuruh mereka berpartisipasi&#8221; Ungkap Mahasiswi STAIAN Purworejo tersebut.<br />
BERLANGSUNG MERIAH<br />
Menurut salah-satu peserta dari PAC IPPNU Kecamatan Loano Sartika Sari, kegiatan tersebut selain menyatukan emosional antar-kader PAC IPNU-IPPNU juga menambah daya saing kemajuan kepengurusan masing-masing. &#8220;Kegiatan ini sangan bagus sekali kaarena antar-kepengurusan bisa saling &#8216;Fastabiqul Khairat&#8217; dalam berorganisais&#8221;Tuturnya.<br />
Sebelum pentas seni, kegiatan diawali dengan pemotongan Tumpeng oleh Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Purworejo. Turut hadir pula para Alumnus IPNU-IPPNU dari berbagai angkatan. Sedangkan Bupati Purworejo tidak terlihat dalam kesempatan itu meskipun panitia mengaku telah mengundang beliau. Setelah Potong Tumpeng, acara dilanjutkan sarasehan dengan Narasumber para Alumnus IPNU-IPPNU yang diantaranya Drs H Muslikhin Madiani, Khairul Imam MSI, Nawwirul Mawaddati SPd dan Lailatul Machsunah SPd. Para kader IPNU-IPPNU antusias dalam mengikuti sarasehan ini. terbukti dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan begitu tajam dan dalam.<br />
Setelah sarasehan, acara dilanjutkan Pentas Seni dari PAC, PK dan PR IPNU-IPPNU dengan berbagai Improve dan Gaya. Dari PAC Pituruh misalnya, membawakan Lagu Timur Tengah dengan Koreografi yang lentik dan menghipnotis para peserta. adapun juara I diraih oleh PAC Bruno diikuti PAC Pituruh dan PAC Purworejo.<br />
Setelah penutupan, acara dilanjutkan Pawai Taaruf keliling Kota Purworejo. &#8220;Pawai Ini untuk mengenalkan IPNU-IPPNU kepada masyarakat luas&#8221; tutur Dewi Rosito,  Ketua panitia Harlah. Sebelumnya, ungkap Dewi, kita juga sudah melaksanakan ritual. &#8220;Sebelum Harlah ini, secara spiritual kita juga sudah mengadakan Khatmil Quran yang khusus diberikan kepada organisasi ini dan Indonesia&#8221; Tambah cewek yang juga sebagai President STAINU Purworejo tersebut.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/793/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=793&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/drama-inggris-semarakkan-harlah-ipnu-ippnu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/03/dsc03270.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MAULID NABI MUHAMMAD SAW</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/maulid-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/maulid-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 06:08:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=786</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih wahai engkau manusia teladan Atas segala perjuangan yang t’lah kau berikan Atas semua kasih sayang yang t’lah kau curahkan Atas bentuk pencerahan yang t’lah kau pancarkan Dan semua itu semoga tetap bertahan Terima kasih wahai engkau kekasih Allah &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/maulid-nabi-muhammad-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=786&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_787" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/maulid-nabi-muhammad-saw/dsc03244/" rel="attachment wp-att-787"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/03/dsc03244.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-787" /></a><p class="wp-caption-text">Semarak Maulid Nabi</p></div>Terima kasih wahai engkau manusia teladan<br />
Atas segala perjuangan yang t’lah kau berikan<br />
Atas semua kasih sayang yang t’lah kau curahkan<br />
Atas bentuk pencerahan yang t’lah kau pancarkan<br />
Dan semua itu semoga tetap bertahan</p>
<p>Terima kasih wahai engkau kekasih Allah<br />
Semoga syafaatmu selalu tercurah<br />
Dalam mahligai hidupku yang Indah<br />
Dalam naungan ilmu dan rizki yang barokah<br />
Hingga menuai menfaat dan rahmah</p>
<p>Badai hidup ini kian hari kian menggeliat<br />
Dengan pancaranmu tentunya kuhadap, kuperbuat<br />
Hingga akhirnya kutemukan cahaya indah ditatap<br />
Menjadi penyejuk hati dalam melewati hari<br />
Hingga izroil mendatangi dan kami mati</p>
<p>12 Rabiul Awwal 1432 H</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/786/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=786&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/03/10/maulid-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/03/dsc03244.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>EDARAN HARLAH IPNU 2011</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/20/edaran-harlah-ipnu-2011/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/20/edaran-harlah-ipnu-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 23:32:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=743</guid>
		<description><![CDATA[Kepada Rekan &#8211; Rekanita PC, PAC, PK serta PR IPNU Purworejo silakan download Edaran Harlah disini Filed under: KE-IPNU-AN<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=743&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada Rekan &#8211;  Rekanita PC, PAC, PK serta PR IPNU Purworejo silakan download Edaran Harlah <a href="http://www.4shared.com/document/sXTNi6RA/EDARAN_HARLAH.html"><strong>disini</strong></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/743/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/743/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/743/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/743/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/743/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/743/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/743/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/743/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/743/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/743/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/743/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/743/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/743/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/743/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=743&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/20/edaran-harlah-ipnu-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TOR HARLAH PC IPNU PURWOREJO 2011</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/20/tor-harlah-pc-ipnu-purworejo-2011/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/20/tor-harlah-pc-ipnu-purworejo-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 23:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=739</guid>
		<description><![CDATA[Silakan Rekan dan Rekanita PAC, PR dan PK IPNU-IPPNU Purworejo Download Term Of Reference Harlah disini. Filed under: KE-IPNU-AN<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=739&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Silakan Rekan dan Rekanita PAC, PR dan PK IPNU-IPPNU Purworejo Download Term Of Reference Harlah <a href="http://www.4shared.com/document/Z-0bbCY4/TERM_OF_REFERENCE_HARLAH.html"><strong>disini</strong>.</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/739/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=739&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/20/tor-harlah-pc-ipnu-purworejo-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PELAJARAN DARI ORANG PELIT</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/pelajaran-dari-orang-pelit/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/pelajaran-dari-orang-pelit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 11:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[OPINI KU]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: A Naufa Khoirul Faizun Ketika saya pulang dari kantor baru-baru ini, saya bertemu dengan seseorang yang dianggap tokoh masyarakat di daerahnya. Orang tersebut termasuk pemuka agama karena memang dulu pernah belajar di pesantren. Orang itu sekarang berprofesi sebagai pedagang &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/pelajaran-dari-orang-pelit/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=724&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: A Naufa Khoirul Faizun</p>
<p>Ketika saya pulang dari kantor baru-baru ini, saya bertemu dengan seseorang yang dianggap tokoh masyarakat di daerahnya. Orang tersebut termasuk pemuka agama karena memang dulu pernah belajar di pesantren. Orang itu sekarang berprofesi sebagai pedagang (buka warung). Secara sosial, orang tersebut memang baik dari segi interaksi maupun akhlaknya. Namun, karena dianggap pelit, orang itu menjadi omongan masyarakat sekitar.<br />
Kenapa bisa demikian? Mengapa orang (baca: masyarakat) tidak suka dengan orang pelit? Itulah aspek yang perlu kita pikirkan. Di masyarakat, orang tersebut terkenal pelit dan sudah menjadi rahasia umum. Kata salahsatu masyarakat, hal itu dapat dilihat ketika ada suatu event atau kegiatan. Orang tersebut sulit untuk mengeluarakn dana, bukan karena tidak mampu. Atau, ketika ada suatu pekerjaan di rumahnya, para pekerja tidak dilayani sewajarnya, dan tentunya beberapa aspek lain yang terkjait.<br />
Satu hal yang ingin saya angkat sebagai sebuah pelajaran untuk diri saya maupun para pembaca sekalian adalah bahwa menjadi “Orang Pelit” itu kurang disukai, bahkan bisa saja dibenci. Dari itu, saya pribadi dan pembaca sekalian untuk introspeksi diri: apakah kita termasuk orang pelit? Kalau ia, bagaimanakah cara merubahnya? Inilah yang mestinya kita pikirkan dan renungkan.<br />
Agama Islam mengajarkan kita untuk saling membantu antar sesama. Bahkan, Allah akan selalu bersama dengan suatu masyarakat sepanjang masyarakat itu peduli terhadap sesama. Satu lagi catatan penting, bahwa sifat pelit itu tidak hanya dalam bidang materi saja, namun juga yang lain. Seperti misalnya, pelit memberi pertolongan, baik tenaga, fikiran dan sapaan(jawa: nguwongke wong). Teringat waktu saya kjelas 4 SD, guru agama saya pernah berkata: “jika kamu punya tamu, mulyakanlah. Jika tidak punya hidangan, maka suguhlah dengan obrolan” kata beliau. Semoga Allah menjauhkan kita dari Sifat Pelit.(AMIN)<br />
Base Camp Purworejo, Kamis 10 Februari 2011</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/opini-ku/'>OPINI KU</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/724/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=724&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/pelajaran-dari-orang-pelit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NYANTRI&#8230;SIAPA TAKUT!?</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/nyantri-siapa-takut/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/nyantri-siapa-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 10:54:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[OPINI KU]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=721</guid>
		<description><![CDATA[By: Achmad Naufa Apa yang tergambar dibenakmu ketika orang bilang “pesantren” atau“santri” atau “maukah kamu nyantri”di pesantren? Yang tergambar di benakmu mungkin: orang bersarung dan peci, ngaji-dan ngaji, otoriter, peraturan ketat, ngantri, kolot, katrok, gaptek dan sebagainya……..betul khan……???? Dan gambaran &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/nyantri-siapa-takut/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=721&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_726" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/02/kyai.jpg"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/02/kyai.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="" width="300" height="199" class="size-medium wp-image-726" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana di Pesantren</p></div>By: Achmad Naufa<br />
Apa yang tergambar dibenakmu ketika orang bilang “pesantren” atau“santri” atau “maukah kamu nyantri”di pesantren? Yang tergambar di benakmu mungkin: orang bersarung dan peci, ngaji-dan ngaji, otoriter, peraturan ketat, ngantri, kolot, katrok, gaptek dan sebagainya……..betul khan……???? Dan gambaran ini mungkin berlaku bagi kebanyakan orang yang belum benar-benar memahami apa itu pesantren.  Karena memang publikasi tentang pesantren amat minim baik di media cetak maupun elektronik. Untuk itu, tulisan ini mungkin sedikit memberi gambaran kepada kamu…..jadi, pahami baik-baik yah……!!!<br />
Gini guys…..pada awalnya, pesantren didirikan adalah untuk mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam di nusantara. Metode ini di adopsi dari sistem hindu-budha sebelum Islam masuk di nusantara, walaupun ada juga pendapat akar lembaga pendidikan ini sudah ada sejak zaman nabi, yaitu “Ashabus Shuffah”, yaitu orang-orang yang tinggal disekeliling rumah nabi untuk belajar Islam.<br />
Karena pada zaman penjajah berkeliaran terutama di kota-kota, maka kebanyakan pesantren berada di desa-desa terpencil. Hal ini untuk mengantisipasi keberingasanya….kalau bikinya di kota, otomatis para santri bisa di tembak dong…..dorrrr!!!mati deh….he..he. selain itu, di pesesaan suasananya juga tenang dan damai, sehingga nyaman untuk belajar.<br />
Pada zaman penjajahan belanda, sebenarnya sudah ada sekolah modern ala barat, namun hal itu terbatas hanya untuk anak-anak priyayi saja, padahal kita yang rakyat jelata kan juga banyak….iya to??? mungkin termasuk kamu….hehe. untuk itu, sebagai pesantren dipilih karena belum ada lembaga pendidikan, dan juga memang semangat yang tinggi untuk belajar tentang Islam. Karena tempatnya jauh, para santri menginap atau bermukim di lokasi sekitar kediaman kyai, hal inilah cikal bakal pesantren…lo bolak balik, kan jadinya…. cape…deh….<br />
Meski kebanyakan pesantren dahulu berada di desa, namun pesantren berada di garda paling depan dalam memberantas para penjajah lho&#8230; Mereka bermodalkan semangat jihad (dalam arti mengusir penjajah), kemauan untuk merdeka dan tentunya Ilmu beladiri warisan para leluhur(mungkin termasuk arya kamandanu dan  jaka tingkir juga, hehe) yang sakti mandraguna, mampu mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Jadi, seperti dikatakan banyak pengamat sejarah, bangsa ini hutang budi pada pesantren.<br />
Banyak peristiwa pemberontakan yang dimotori kaum sarungan yang menonjol, seperti pada 10 November di Surabaya yang kini kita kenal sebagai hari pahlawan. Adanya peristiwa itu dimotori oleh para Ulama pesantren yang menyerukan Resulusi Jihad untuk mengusir penjajah. Selain itu, tokoh pahlawan seperti Pengeran Diponegoro, KH Hayim As’ari, KH Agus Salim, KH Ahmad Dahlan, dan Wahid Hayim(yang menyetujui Ideologi pancasila, bukan syariat islam, sebagai dasar Negara) adalah tokoh-tokoh jebolan pesantren.<br />
PESANTREN DEWASA INI<br />
Di era modernisasi seperti sekarang ini, peran pesantren juga tidak bisa dianggap sebelah mata….(kaya apa aja). Pesantren kini telah maju pesat, dan bahkan tidak hanya mengkaji ilmu-ilmu agama saja tetapi juga ilmu umum. Kini sudah banyak pesantren yang membuka sekolah formal bahkan sampai perguruan tinggi. Jadi, selain mereka mewarisi khasanah Islam dari masa nabi, sahabat dan ulama pertengahan, mereka juga melek teknologi dan ilmu-ilmu modern, ini keunggulanya.<br />
Tak heran jika Prof Dr Faisal Ismail, salah seorang Guru Besar UIN Jogjakarta mengatakan: “Pesantren adalah benteng terakhir pertahanan moral di Indonesia. Pernyataan tersebut cukup beralasan mengingat alumnus pesantren berperan besar dalam mempengaruhi masyarakat, baik dalam ranah sosial apalagi agama.dengan adanya “perkawinan” ilmu agama dan umum yang kini berkembang di pesantren, kedepan diharapkan muncul Ulama sekaligus Intelektual yang handal. Mereka tidak Cuma menguasai ilmu umum kontemporer dan sains namun juga fondasi agama dengan akidah yang kuat. Jadi, kalau mau NYANTRI&#8230;.SIAPA TAKUT?//</p>
<p>diselesaikan pada 10 Februari 2011<br />
di base camp PC IPNU Purworejo</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/opini-ku/'>OPINI KU</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-remaja/'>SEPUTAR REMAJA</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/721/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=721&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/nyantri-siapa-takut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/02/kyai.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Merayakan Maulid Nabi SAW (2)</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-2/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 07:45:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=718</guid>
		<description><![CDATA[Jika sebagian umat Islam ada yang berpendapat bahwa merayakan Maulid Nabi SAW adalah bid’ah yang sesat karena alasan tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah saw sebagaimana dikatakan oleh beliau: إِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ. رواه أبو داود والترمذي Hindarilah &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=718&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika sebagian umat Islam ada yang berpendapat bahwa merayakan Maulid Nabi SAW adalah bid’ah yang sesat karena alasan tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah saw sebagaimana dikatakan oleh beliau:</p>
<p>إِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ. رواه أبو داود والترمذي</p>
<p>Hindarilah amalan yang tidak ku contohkan (bid`ah), karena setiap bid`ah menyesatkan. (HR Abu Daud dan Tarmizi)</p>
<p>Maka selain dalil dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi tersebut, juga secara semantik  (lafzhi) kata ‘kullu’ dalam hadits tersebut tidak menunjukkan makna keseluruhan bid’ah (kulliyah) tetapi ‘kullu’ di sini bermakna sebagian dari keseluruhan bid’ah (kulli) saja. Jadi, tidak seluruh bid’ah adalah sesat karena ada juga bid’ah hasanah, sebagaimana komentar Imam Syafi’i:<br />
المُحْدَثَاتُ ضَرْباَنِ مَاأُحْدِثَ يُخَالِفُ كِتاَباً أَوْسُنَّةً أَوْأَثَرًا أَوْإِجْمَاعًا فَهَذِهِ بِدْعَةُ الضَّلاَلِ وَمَاأُحْدِثَ مِنَ الخَيْرِ لاَيُخَالِفُ شَيْئاً مِنْ ذَالِكَ فَهِيَ مُحْدَثَةٌ غَيْرَ مَذْمُوْمَةٍ</p>
<p>Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) ada dua macam: Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) bertentangan dengan Al-Qur’an, Sunnah Nabi SAW, prilakuk sahabat, atau kesepakatan ulama maka termasuk bid’ah yang sesat; adapun sesuatu yang diada-adakan adalah sesuatu yang baik dan tidak menyalahi ketentuan (al Qur’an, Hadits, prilaku sahabat atau Ijma’) maka sesuatu itu tidak tercela (baik). (Fathul Bari, juz XVII: 10)</p>
<p>Juga realitas di dunia Islam dapat menjadi pertimbangan untuk jawaban kepada mereka yang melarang maulid Nabi SAW. Ternyata fenomena tradisi maulid Nabi SAW itu tidak hanya ada di Indonesia, tapi merata di hampir semua belahan dunia Islam. Kalangan awam diantara mereka barangkali tidak tahu asal-usul kegiatan ini. Tetapi mereka yang sedikit mengerti hukum agama berargumen bahwa perkara ini tidak termasuk bid`ah yang sesat karena tidak terkait dengan ibadah mahdhah atau ritual peribadatan dalam syariat.</p>
<p>Buktinya, bentuk isi acaranya bisa bervariasi tanpa ada aturan yang baku. Semangatnya justru pada momentum untuk menyatukan semangat dan gairah ke-islaman. Mereka yang melarang peringatan maulid Nabi SAW sulit membedakan antara ibadah dengan syi’ar Islam. Ibadah adalah sesuatu yang baku (given/tauqifi) yang datang dari Allah SWT, tetapi syi’ar adalah sesuatu yang  ijtihadi, kreasi umat Islam dan situasional serta mubah.</p>
<p>Perlu dipahami, sesuatu yang mubah tidak semuanya dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Imam as-Suyuthi mengatakan dalam menananggapi hukum perayaan maulid Nabi SAW:<br />
وَالجَوَابُ عِنْدِيْ أَنَّ أَصْلَ عَمَلِ المَوْلِدِ الَّذِيْ هُوَ اِجْتِمَاعُ النَّاسِ وَقِرَأَةُ مَاتَيَسَّّرَ مِنَ القُرْآنِ وَرِوَايَةُ الأَخْبَارِ الوَارِدَةِ فِيْ مَبْدَأِ أَمْرِالنَّبِيّ صَلَّّىاللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّّمَ مَاوَقَعَ فِيْ مَوْلِدِهِ مِنَ الاَياَتِ ثُمَّ يَمُدُّ لَهُمْ سِمَاطٌ يَأْكُلُوْنَهُ وَيَنْصَرِفُوْنَهُ مِنْ غَيْرِ زِيَادَةٍ عَلَى ذَالِكَ مِنَ البِدَعِ الحَسَنَةِ الَّتِيْ يُثَابُ عَلَيْهَا صَاحِبُهَا لِمَا فِيْهِ مِنْ تَعْظِيْمِ قَدْرِ النَّبِيْ صََلََّى اللهُُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِظْهَارِالفَرَحِ وَالِاسْتِبْشَارِ بِمَوْلِدِهِ الشَّرِيْفِ </p>
<p>Menurut saya asal perayaan maulid Nabi SAW, yaitu manusia berkumpul, membaca al-Qur’an dan kisah-kisah teladan Nabi SAW sejak kelahirannya sampai perjalanan hidupnya. Kemudian dihidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu tergolong bid’ah hasanah(sesuatu yang baik). Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi SAW, menampakkan suka cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhamad saw yang mulia. (Al- Hawi Lil-Fatawa, juz I, h. 251-252)</p>
<p>Pendapat Ibnu Hajar al-Haithami: “Bid’ah yang baik itu sunnah dilakukan, begitu juga memperingati hari maulid Rasulullah SAW.” </p>
<p>Pendapat Abu Shamah (guru Imam Nawawi): ”Termasuk hal baru yang baik dilakukan pada zaman ini adalah apa yang dilakukan tiap tahun bertepatan pada hari kelahiran Rasulullah saw. dengan memberikan sedekah dan kebaikan, menunjukkan rasa gembira dan bahagia, sesungguhnya itu semua berikut menyantuni fakir miskin adalah tanda kecintaan kepada Rasulullah SAW dan penghormatan kepada beliau, begitu juga merupakan bentuk syukur kepada Allah atas diutusnya Rasulullah SAW kepada seluruh alam semesta”.</p>
<p>Untuk menjaga agar perayaan maulid Nabi SAW tidak melenceng dari aturan agama yang benar, sebaiknya perlu diikuti etika-etika berikut:</p>
<p>1. Mengisi dengan bacaan-bacaan shalawat kepada Rasulullah SAW.<br />
2. Berdzikir dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.<br />
3. Membaca sejarah Rasulullah SAW dan menceritakan kebaikan-kebaikan dan keutamaan-keutamaan beliau.<br />
4. Memberi sedekah kepada yang membutuhkan atau fakir miskin.<br />
5. Meningkatkan silaturrahim.<br />
6. Menunjukkan rasa gembira dan bahagia dengan merasakan senantiasa kehadiran Rasulullah SAW di tengah-tengah kita.<br />
7. Mengadakan pengajian atau majlis ta’lim yang berisi anjuran untuk kebaikan dan mensuritauladani Rasulullah SAW.<br />
HM Cholil Nafis MA<br />
Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) PBNU<br />
(sumber: www.nu.or.id)</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/718/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=718&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merayakan Maulid Nabi SAW (1)</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-1/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 07:31:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=714</guid>
		<description><![CDATA[Memang Rasulullah SAW tidak pernah melakukan seremoni peringatan hari lahirnya. Kita belum pernah menjumpai suatu hadits/nash yang menerangkan bahwa pada setiap tanggal 12 Rabi’ul Awwal (sebagian ahli sejarah mengatakan 9 Rabiul Awwal), Rasulullah SAW mengadakan upacara peringatan hari kelahirannya. Bahkan &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=714&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memang Rasulullah SAW tidak pernah melakukan seremoni peringatan hari lahirnya. Kita belum pernah menjumpai suatu hadits/nash yang menerangkan bahwa pada setiap tanggal 12 Rabi’ul Awwal (sebagian ahli sejarah mengatakan 9 Rabiul Awwal), Rasulullah SAW mengadakan upacara peringatan hari kelahirannya. Bahkan ketika beliau sudah wafat, kita belum pernah mendapati para shahabat r.a. melakukannya. Tidak juga para tabi`in dan tabi`it tabi`in. </p>
<p>Menurut Imam As-Suyuthi, tercatat sebagai raja pertama yang memperingati hari kelahiran Rasulullah saw ini dengan perayaan yang meriah luar biasa adalah Raja Al-Mudhaffar Abu Sa`id Kukburi ibn Zainuddin Ali bin Baktakin (l. 549 H. &#8211; w.630 H.). Tidak kurang dari 300.000 dinar beliau keluarkan dengan ikhlas untuk bersedekah pada hari peringatan maulid ini. Intinya menghimpun semangat juang dengan membacakan syi’ir dan karya sastra yang menceritakan kisah kelahiran Rasulullah SAW.</p>
<p>Di antara karya yang paling terkenal adalah karya Syeikh Al-Barzanji yang menampilkan riwayat kelahiran Nabi SAW dalam bentuk natsar (prosa) dan nazham (puisi). Saking populernya, sehingga karya seni Barzanji ini hingga hari ini masih sering kita dengar dibacakan dalam seremoni peringatan maulid Nabi SAW.</p>
<p>Maka sejak itu ada tradisi memperingati hari kelahiran Nabi SAW di banyak negeri Islam. Inti acaranya sebenarnya lebih kepada pembacaan sajak dan syi`ir peristiwa kelahiran Rasulullah SAW untuk menghidupkan semangat juang dan persatuan umat Islam dalam menghadapi gempuran musuh. Lalu bentuk acaranya semakin berkembang dan bervariasi.</p>
<p>Di Indonesia, terutama di pesantren, para kyai dulunya hanya membacakan syi’ir dan sajak-sajak itu, tanpa diisi dengan ceramah. Namun kemudian ada muncul ide untuk memanfaatkan momentum tradisi maulid Nabi SAW yang sudah melekat di masyarakat ini sebagai media dakwah dan pengajaran Islam. Akhirnya ceramah maulid menjadi salah satu inti acara yang harus ada, demikian juga atraksi murid pesantren. Bahkan sebagian organisasi Islam telah mencoba memanfaatkan momentum itu tidak sebatas seremoni dan haflah belaka, tetapi juga untuk melakukan amal-amal kebajikan seperti bakti sosial, santunan kepada fakir miskin, pameran produk Islam, pentas seni dan kegiatan lain yang lebih menyentuh persoalan masyarakat.</p>
<p>Kembali kepada hukum merayakan maulid Nabi SAW, apakah termasuk bid`ah atau bukan?</p>
<p>Memang secara umum para ulama salaf menganggap perbuatan ini termasuk bid`ah. Karena tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah saw dan tidak pernah dicontohkan oleh para shahabat seperti perayaan tetapi termasuk bid’ah hasanah (sesuatu yang baik), Seperti Rasulullah SAW merayakan kelahiran dan penerimaan wahyunya dengan cara berpuasa setiap hari kelahirannya, yaitu setia hari Senin Nabi SAW berpuasa untuk mensyukuri kelahiran dan awal penerimaan wahyunya.<br />
عَنْ أَبِيْ قَتَادَةَ الأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الْإِثْنَيْنِ فَقَالَ” : فِيْهِ وُلِدْتُ وَفِيْهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ . رواه مسلم</p>
<p>“Dari Abi Qotadah al-Anshori RA sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku.” (H.R. Muslim) </p>
<p>Kita dianjurkan untuk bergembira atas rahmat dan karunia Allah SWT kepada kita. Termasuk kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa rahmat kepada alam semesta. Allah SWT berfirman:<br />
قُلْ بِفَضْلِ اللّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُواْ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ </p>
<p>“Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.’ ” (QS.Yunus:58).</p>
<p>Ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Hadits itu menerangkan bahwa pada setiap hari senin, Abu Lahab diringankan siksanya di Neraka dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Hal itu dikarenakan bahwa saat Rasulullah saw lahir, dia sangat gembira menyambut kelahirannya sampai-sampai dia merasa perlu membebaskan (memerdekakan) budaknya yang bernama Tsuwaibatuh Al-Aslamiyah.</p>
<p>Jika Abu Lahab yang non-muslim dan Al-Qur’an jelas mencelanya, diringankan siksanya lantaran ungkapan kegembiraan atas kelahiran Rasulullah SAW, maka bagaimana dengan orang yang beragama Islam yang gembira dengan kelahiran Rasulullah SAW?</p>
<p>HM Cholil Nafis MA<br />
Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) PBNU<br />
(Sumber: www.nu.or.id)</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/714/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=714&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/10/merayakan-maulid-nabi-saw-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERAN PESANTREN</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/08/peran-pesantren/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/08/peran-pesantren/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2011 16:27:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[CERAMAH KH ACHMAD CHALWANI]]></category>
		<category><![CDATA[KE-ISLAM-AN]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=709</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: KH Achmad Chalwani Selasa, 23 Agustus 2010 Salah satu tanda keberhasilan lembaga pendidikan pesantren adalah mampu mencetak ulama kelas Internasional. Hal itu ditandai dengan dipercayakanya Tiga ulama Indonesia untuk menjadi Imam di Masjidil Haram. Beliau adalah: Syekh Ahmad Khatib &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/08/peran-pesantren/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=709&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: KH Achmad Chalwani<br />
Selasa, 23 Agustus 2010<br />
Salah satu tanda keberhasilan lembaga pendidikan pesantren adalah mampu mencetak ulama kelas Internasional. Hal itu ditandai dengan dipercayakanya Tiga ulama Indonesia untuk menjadi Imam di Masjidil Haram. Beliau adalah: Syekh Ahmad Khatib Minangkabau, Syekh Ahmad Khatib Sambas dan Syekh Nawawi Banten.<br />
Di pesantren, ngaji tidak untuk mencari kerja, uang, pangkat, jabatan dll, tetapi memang benar-benar niat mencari Ilmu. Karena ”jika kita melaksanakan kuwajiban kita, maka Allah yang akan menempatkan dan menata kita”.<br />
Dewes Dekker, Seorang pengamat Islam mengatakan: “Jika tidak ada pesantren, maka sudah hancurlah nasiuonalisme Indonesia”<br />
Ki Hajar Dewantara, Pahlawan Naional, Seorang pengamat dan praktisi pendidikan: “Sistem pendidikan yang paling baik adalah sistem pondok pesantren”<br />
================<br />
Selasa, 23 Agustus 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ceramah-kh-achmad-chalwani/'>CERAMAH KH ACHMAD CHALWANI</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-islam-an/'>KE-ISLAM-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/709/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=709&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/08/peran-pesantren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KYAI CHALWANI: STRUKTURAL DI NU BUKAN JABATAN, TAPI PERJUANGAN</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/06/kyai-chalwani-struktural-di-nu-bukan-jabatan-tapi-perjuangan/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/06/kyai-chalwani-struktural-di-nu-bukan-jabatan-tapi-perjuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 12:34:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[CERAMAH KH ACHMAD CHALWANI]]></category>
		<category><![CDATA[KE-NU-AN]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR BERJAN]]></category>
		<category><![CDATA[facebook.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=703</guid>
		<description><![CDATA[Purworejo – Dalam rangka memperingati 85 tahun Hari Lahir Nahdlatul Ulama, PCNU Kabupaten Purworejo gelar Pengajian Umum di Gedung NU setempat pada Ahad(30/01) kemarin. dalam kesempatan tersebut KH Achmad Chalwani sebagai pembicara menekankan pentingnya ikhlas berjuang untuk NU. &#8221;struktur di &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/06/kyai-chalwani-struktural-di-nu-bukan-jabatan-tapi-perjuangan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=703&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_706" class="wp-caption alignleft" style="width: 231px"><a href="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/02/27-03-2007-13-00-36_0001.jpg"><img src="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/02/27-03-2007-13-00-36_0001.jpg?w=584" alt="" title=""   class="size-full wp-image-706" /></a><p class="wp-caption-text">Kyai Chalwani</p></div>Purworejo – Dalam  rangka memperingati 85 tahun Hari Lahir Nahdlatul Ulama, PCNU Kabupaten Purworejo gelar Pengajian Umum di Gedung NU setempat pada Ahad(30/01) kemarin. dalam kesempatan tersebut KH Achmad Chalwani sebagai pembicara menekankan pentingnya ikhlas berjuang untuk NU. &#8221;struktur di NU itu bukan jabatan, akan tetapi perjuangan &#8221; kata Pengasuh PP An-Nawawi Berjan yang juga Syuriah PWNU Jawa Tengah itu.<br />
Selain itu, mengutip KH Ali Maksum Krapyak Yogyakarta, Kyai Chalwani menyampaikan empat prinsip yang harus dipegang oleh kader NU terutama pengurusnya. Keempat prinsip tersebut adalah: Mengenal NU (Al-Ma&#8217;rifatu bi Nahdlatil Ulama), Percaya pada NU (Ats-Tsiqatu bi Nahdlatil Ulama), Berjuang bersama NU (Al-Jihadu bi Nahdlatil Ulama) dan Sabar dengan NU (Ash-Shabru bi Nahdlatil Ulama).<br />
Evaluasi Manageman dan Kaderisasi<br />
Setelah Mauidlah Chasanah, pengurus yang dikomandoi KH Hamid AK melakukan evaluasi dalam acara yang dihadiri perwakilan MWC dan Banom NU tersebut. diantara hasil evaluasi adalah akan digarapnya penataan administrasi mulai dari manageman sampai surat menyurat. Selain itu, disepakati juga adanya turba (turun bawah)keliling dari PCNU ke pengurus MWC secara bergilir untuk meningkatkan konsolidasi organisasi. di bidang kaderisasi, PCNU juga sedang membahas formula yang tepat mengingat dalam NU belum ada kaderisasi. &#8221;memang, stok pengurus NU dari Ansor dan IPNU yang sudah ada pengkaderan. Namun, tidak semua pengurus NU pernah berkecimpung di GP Ansor atau IPNU. Jadi Kaderisasi dalam NU sendiri juga penting&#8221;tandas Pak Hamid.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ceramah-kh-achmad-chalwani/'>CERAMAH KH ACHMAD CHALWANI</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/'>KE-NU-AN</a>, <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/seputar-berjan/'>SEPUTAR BERJAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/703/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=703&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2011/02/06/kyai-chalwani-struktural-di-nu-bukan-jabatan-tapi-perjuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadnaufa.files.wordpress.com/2011/02/27-03-2007-13-00-36_0001.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>ORIENTASI FORUM DAN KONTRAK BELAJAR DALAM MAKESTA</title>
		<link>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2010/12/29/orientasi-forum-dan-kontrak-belajar-dalam-makesta/</link>
		<comments>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2010/12/29/orientasi-forum-dan-kontrak-belajar-dalam-makesta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Dec 2010 19:47:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Naufa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KE-IPNU-AN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadnaufa.wordpress.com/?p=695</guid>
		<description><![CDATA[ORIENTASI FORUM orientasi forum adalah suatu proses pengenalan dalam suatu kegiatan atau pelatihan tentang maksud, tujuan, target dan bentuk kegiatan kepada peserta. Dalam orientasi forum, fasilitator hendaknya menjelaskan sebagai berikut: 1. Makesta. Adalah pelatihan singkat yang memuat pengenalan tentang ahlussnunnah &#8230; <a href="http://ahmadnaufa.wordpress.com/2010/12/29/orientasi-forum-dan-kontrak-belajar-dalam-makesta/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=695&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ORIENTASI FORUM<br />
orientasi forum adalah suatu proses pengenalan dalam suatu kegiatan atau pelatihan tentang maksud, tujuan, target dan bentuk kegiatan kepada peserta. Dalam orientasi forum, fasilitator hendaknya menjelaskan sebagai berikut:</p>
<p>1. Makesta.<br />
Adalah pelatihan singkat yang memuat pengenalan tentang ahlussnunnah wal jamaah (aswaja)IPNU-IPPNUdan materi lain sebagai syarat menjadi anggota IPNU/IPPNU yang sah.<br />
2. Tujuan<br />
Tujuan makesta adalah:<br />
a. mengenalkan IPNU-IPPNU kepada peserta<br />
b. memberi pemahaman pentingnya sebuah organisasi<br />
c. menanamnya ideology aswaja<br />
d. memberi stimulus peserta untuk selalu belajar, berjuang dan bertaqwa<br />
3. Target<br />
target setelah makesta adalah peserta dapat:<br />
a. mengenal IPNU-IPPNU untuk selanjutnya percaya dan mau berjuang di IPNU-IPPNU<br />
b. memahmi dasar-dasar Islam ahlussunnah wal jamaah<br />
c. memahami organisasi terutama di lingkup nahdlatul ulama<br />
d. memiliki skill berorganisasi dan analisis pemecahan terhadap masalah pribadi dan lingkunganya<br />
4. Bentuk kegiatan<br />
Bentuk kegiatan makesta adalah dengan metode: ceramah, diskusi, curah pendapat(brainstorming), penugasan, games dan out bond.</p>
<p>KONTRAK BELAJAR<br />
Kontrak belajar adalah suatu kesepakatan bersama antara peserta dan panitia dalam suatu forum kegiatan atau pelatihan. Tujuan kontrak belajar ini adalah agar suasana forum menjadi kondusif, lancar dan sesuai dengan target. Keputusan-keputusan yang dihasilkan juga berdasarkan masukan dari panitia atau peserta yang dianggap memberi kondusifitas perjalanan forum. Beberapa contoh hasil kontrak belajar adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. panitia dan peserta dilarang merokok di dalam forum<br />
2. ponsel di silent saat mengikuti materi<br />
3. peserta wajib ijin kepada panitia apabila akan meninggalkan forum/ lokasi karena kepentingan tertentu<br />
4. menjaga kebersihan<br />
5. peserta dan panitia diharuskan memakai id card yang telah disediakan<br />
6. dilarang membuat gaduh diatas jam 10 malam dlsb</p>
<p>created by ahmad naufa khoirul faizun 24122010<br />
7. http//:ahmadnaufa.wordpress.com</p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmadnaufa.wordpress.com/category/ke-nu-an/ke-ipnu-an/'>KE-IPNU-AN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadnaufa.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadnaufa.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadnaufa.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadnaufa.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadnaufa.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadnaufa.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadnaufa.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadnaufa.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadnaufa.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadnaufa.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadnaufa.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadnaufa.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadnaufa.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadnaufa.wordpress.com/695/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadnaufa.wordpress.com&amp;blog=9560442&amp;post=695&amp;subd=ahmadnaufa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadnaufa.wordpress.com/2010/12/29/orientasi-forum-dan-kontrak-belajar-dalam-makesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/535e8da33a3a9254536b599c32371895?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ACHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
