Perjalanan Mendapat Buku Benturan NU-PKI

Posted in Artikel on 3 Februari 2016 by Ahmad Naufa Khoirul Faizun

Orang itu sudah aku kenal sebelumnya. Di sore yang cerah itu, aku kembali bertemu dengannya di Sekretariat Panitia Pengkaderan NU dan Banom di Sutoragan, Kemiri, Purworejo. Namanya Pak Mahsun. Lengkapnya adalah Dr Kiai Mahsun SAg MAg. Kamipun kemudian berdiskusi, seputar NU dan problematika Indonesia. Selain sebagai dosen dan ketua tanfidziyah PCNU Kabupaten Magelang, kini ia juga dipercaya masyarakat memimpin pesantren serta ceramah kemana-mana.

Sampai malam, usai mengisi materi, kami diskusi hangat dengan ditemani tempe goreng, arem-arem, kopi dan rokok. Progres dan problem ke-NU-an menjadi bahasan pertama kami. Lalu dengan panjang lebar kami diskusi soal kepemimpinan nasional dan masa transisi Orde Baru menuju Reformasi. Setelah itu, ideologi komunis dan pengadilan “abal-abal” internasional di Belanda yang membela PKI dengan kedok HAM di negeri yang dulu menjajah itu, menjadi topik hangat kami, sampai jam 11.00 malam. Sampai disitu, aku mengeluh belum mendapatkan buku Benturan NU VS PKI 48-65, terbitan sekaligus sikap resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atas peristiwa berdarah yang mengerikan itu. Baca lebih lanjut

Kelak, Aku Akan Berhenti

Posted in Artikel, PENGALAMAN on 3 Februari 2016 by Ahmad Naufa Khoirul Faizun

Perkenalkan, namaku Reni (bukan nama sebenarnya). Aku lahir 19 tahun lalu di sebuah desa di Purwakarta, Jawa Barat. Wajahku putih, bersih dan lumayan cantik untuk seorang cewek. Aku merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Adikku, cowok dan cewek, masing-masing duduk di bangku SD dan SMP. Semenjak lulus SMA tahun 2012 kemarin, sebagai anak pertama, aku berniat bekerja untuk membantu ibu yang lama ditinggal cerai ayah.

Berhari-hari aku membawa surat lamaran ke berbagai perusahaan, tapi sia-sia. Ijazah SMA hari ini sepertinya tak laku apa-apa. Aku bingung harus berbuat apa. Sedangkan, ibuku harus kerja banting tulang bekerja sebagai buruh di laundryan. Seringkali air mataku menetes tiap melihat ibu bekerja sendirian untuk menghidupi ketiga anaknya. Baca lebih lanjut

Mbak Anggun dan Feminisme

Posted in Artikel on 27 Januari 2016 by Ahmad Naufa Khoirul Faizun

Saya tak ada ubahnya ibu: ngefans dengan seorang penyanyi wanita Indonesia yang cerdas, inspiratif dan yang membanggakan: sudah go Internasional. Yah, Anggun C. Sasmi. Mbak Anggun, begitu disini saya memanggilnya, selain suka banget dengan makanan yang bernama jengkol, ternyata juga lantang menyuarakan feminisme. Ini merupakan temuan pertama saya tentang Mbak Anggun, yang belumnya belum pernah saya ketahui. Baca lebih lanjut

Aku Tak Hendak Menulis Tentangmu

Posted in Artikel on 27 Januari 2016 by Ahmad Naufa Khoirul Faizun

Aku tak hendak menulis tentangmu: seorang yang masih saja mengabaikan cintaku. Namun apalah daya, rinduku menggebu. Dan lihatlah, jemari ini mengalir dengan deras, membelai satu persatu keypad di depan layar komputer. Tak bisa kuhentikan. Baca lebih lanjut

Reportase Maiyah Januari 2016: Teror Mata Sapi

Posted in MAIYAH on 23 Januari 2016 by Ahmad Naufa Khoirul Faizun

Di ruang tamu sebuah rumah bercat oranye, dua kilometer sebelah barat Pendopo Kabupaten Purworejo itu, malam tak seperti biasanya. Beberapa gadis sibuk menyiapkan aneka hidangan, pertanda akan ada tamu-tamu yang datang.

Malam itu tepat 22 Januari 2016, dimana akan digelar Forum Jamaah Maiyah Purworejo: Wolulasan. Pertemuan malam itu, merupakan proses panjang semenjak tahun 2011 dan merupakan pertemuan yang ke-62.

Ketika malam semakin malam, satu persatu peserta berdatangan, membawa dirinya masing-masing. Membawa keresahannya masing-masing. Membawa kegelisahannya masing-masing. Membawa pengetahuannya masing-masing. Baca lebih lanjut

12 Pesan KH Achmad Chalwani

Posted in PENGALAMAN on 22 Januari 2016 by Ahmad Naufa Khoirul Faizun

KH Achmad Chalwani Nawawi merupakan Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, Mursyid Thariqah Qadiriyyah/ Naqsyabandiyyah, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo dan mantan DPD RI Provinsi Jawa Tengah. Dalam berbagai ceramah dan pengajian, beliau banyak berpesan kepada santri, warga nahdliyyin dan khususnya kader-kader muda NU. Berikut adalah 12 pesan yang sering beliau sampaikan dari berbagai pengajian. Baca lebih lanjut

Perjalanan Semarang – Purworejo

Posted in Artikel on 22 Januari 2016 by Ahmad Naufa Khoirul Faizun

Semarang, 20 Januari 2016. Matahari hampir tenggelam. Aku memasuki angkutan kota bercat oranye yang sepi penumpang. Aku duduk di depan. Sopir di sebelahku itu lusuh dengan badan dipenuhi tato. Beberapa receh berserakan dibawah kendali setirnya. Pandangannya begitu tajam, awas melihat gang-gang kumuh dan perempatan: mencari penumpang yang datang menumpang. Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 4.851 pengikut lainnya