Cari

Naufa Blog

"Aku ingin menulis sampai tak bisa lagi menulis" [Mahbub Djunaidi]

Reportase Maiyah 17 Agustus 2016: Ingat, Kalian Itu Akan Hidup Selamanya!

KETIKA waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 WIB dinihari, wanita muda itu masih bersemangat melayani pembeli. Dengan pakaian dan kerudungnya yang serba merah, ia menunjukkan harga satu persatu dari produk yang ia jual. Cahaya lampu terang yang bersinar di depan lapaknya, memperjelas kulitnya yang putih tanpa make up serta barisan rapih giginya yang putih gemerlapan saat melempar senyuman. Disitulah, Komplek SDIT Alhamdulillah, Kasihan, Bantul, bersama puluhan PKL dengan beraneka ragam dagangan, ia membuka lapaknya setiap tanggal 17 malam setiap bulan. Adalah Majelis Masyarakat Maiyah: Macapat Syafaat, sebuah forum yang menyedot ribuan orang, tanpa tendensi dan kepentingan, kecuali mengharap Ridla Allah dan cinta Rasulullah, dengan jalan dialog budaya dan belajar bersama. Transaksi ekonomi dan berkah-pun datang melimpah.

Continue reading “Reportase Maiyah 17 Agustus 2016: Ingat, Kalian Itu Akan Hidup Selamanya!”

Sosok Ahok dan Nusron di Pilgub DKI 2017

Tidak terlalu mengejutkan, bagi saya, atas ditunjuknya Nusron Wahid, sebagai ketua tim pemenangan Ahok dalam Pilgub DKI. Kedua-duanya, menurut saya, merupakan “kader pluralis”, yang mewarisi sedikit pemikiran dan tindakan dari sosok Gus Dur. Continue reading “Sosok Ahok dan Nusron di Pilgub DKI 2017”

Tuhanmu Aneh dan Gila!

Tak sengaja, entah siapa yang membawa, ketika bangun tidur tadi, ada sebuah buku di depan saya. Judulnya tidak terlalu menarik perhatian saya: “30 Hari dalam Cinta-Nya”. Tetapi, setelah saya buka, ternyata di sampul dalam ada tulisan mandarin, terbitan Sunrich Publishing Co. Ltd., yang beralamat di 8F, No. 84, Ning Xia Rd., Ta Tung Districk, Taipei 10358. Continue reading “Tuhanmu Aneh dan Gila!”

Tekadmu Menuju Ikhlas

TAKUT JATUH CINTA

“Aku takut, mas. Aku pernah jatuh cinta dan lupa semuanya. Bahkan aku lupa pada Allah. Aku takut nantinya aku terlalu sayang sama anakku, dan enggan melepas dunia. Aku takut itu.”, katamu, jelang akad nikahmu. Continue reading “Tekadmu Menuju Ikhlas”

Reportase Maiyah Wolulasan Juni 2016 (Musibah dan Anugerah)

BERTEPATAN dengan malam jum’at, 30 Juni 2016, Maiyah Wolulasan ke-67 terselenggara di tempat biasa: Jl. Sibak No. 18 Pangenjurutengah Purworejo. Beberapa pemuda sibuk menyiapkan kopi dan snack. Sementara di malam tanpa hujan tersebut, jamaah maiyah terus berdatangan. Sampai pukul 21.00 WIB, aula rumah hijau tua sesak dipenuhi tamu. Kemudian, bergemalah lagu kebangsaan Indonesia raya, tanda pembukaan. Continue reading “Reportase Maiyah Wolulasan Juni 2016 (Musibah dan Anugerah)”

Reportase Maiyah Juni 2016

Beikut ini adalah resume subyektif saya dalam forum Macapat Syafaat, 17 Juni 2016 TKIT Alhamdulillah, Kasihan, Bantul, DIY. Saya sebut subyektif karena ini adalah penangkapan saya atas paparan yang disampaikan dalam forum tersebut dalam konteks-konteks tertentu. Bisa jadi apa yang saya tangkap salah atau berbeda dari maksudnya, silakan dicari sendiri “kebenarannya”. Semoga, ini  menjadi sepercik catatan untuk mengabadikan. Continue reading “Reportase Maiyah Juni 2016”

Menegakkan Previllege Tuhan di Bulan Ramadan

Menjelang bulan suci ramadan, berbagai media seringkali menyuguhi berita aparat kepolisian atau organisasi keagamaan melakukan sweeping penutupan warung dan tempat-tempat maksiat. Tindakan tersebut acapkali menuai resistensi dari pihak pengelola. Khusus penutupan tempat-tempat maksiat seperti lapak perjudian atau lokalisasi, mungkin semua sepakat, syukur-syukur ditutup selamanya. Namun perihal menutup warung makan atau restoran, masih menuai pro-kontra. Continue reading “Menegakkan Previllege Tuhan di Bulan Ramadan”

Sowan Kiai Gondrong II

Pukul 21.00 WIB kami sampai di kediamannya, di Jombor,  Sleman, Jogjakarta. Beberapa santrinya menyilakan kami menunggu, sambil minum teh hangat dan snack ala Jawa Timuran. “Apa pak kiai ada, Mas?”, tanyaku. “Sedang ngaji di Krapak, mas”, jawab salahsatu santri, “paling sebentar lagi pulang”, imbuhnya. Continue reading “Sowan Kiai Gondrong II”

Mencerdasi Makna Dibalik Peristiwa

AKU yakin, bahwa tak ada satupun kejadian di dunia ini yang tidak ada hikmahnya. Peristiwa apapun, termasuk yang oleh maenstrem orang dianggap tabu, negativ dan bahkan kriminalistik, bisa dicerdasi dan diambil ilmunya. Perkara belum ketemu apa dibalik itu, tentu itu tugas kita mencarinya, menelitinya, menganalisisnya dalam “kacamata” Allah SWT. Continue reading “Mencerdasi Makna Dibalik Peristiwa”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 4.882 pengikut lainnya