CILACAP – Posko Bencana Gempa Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), Kecamatan Patimuan hari ini, Senin (07/09) menerima bantuan sembako dari Yayasan An-Nawawi, Berjan, Purworejo. Jenis bantuan berupa uang senilai 5 juta rupiah, beras 3,1 ton, mie instan 518 dus, pakaian pantas pakai 8 duz, air mineral 2 dus, dan roti kering 8 dus.

“Bantuan ini berasal dari sumbangan jama’ah pengajian sebagai bentuk kepedulian sesama warga NU,” kata KH Chalwani saat penyerahan bantuan.

Menurut KH Chalwani, bantuan, apapun bentuknya, merupakan pelaksanaan amalan sesuai hadits nabi. “Allah akan senantiasa menolong hambanya selagi hamba tersebut menolong saudaranya yang lain,” lanjutnya.

Koordinator lapangan pengumpulan bantuan di Yayasan An-nawawi, H. Musbichin, mengatakan pemberian bantuan kepada korban bencana memang sudah menjadi kegiatan rutin jama’ah tiap kali ada bencana.

“Khusus di Cilacap ini, pengumpulan bantuan hanya di lakukan dalam jangka 2 hari,” lanjutnya.

Bantuan secara simbolik di terima oleh ketua MWC NU Patimuan Drs. Adib. Selain penyerahan bantuan melalui Posko MWC NU Patimuan, Rombongan KH. Chalwani juga meninjau langsung keluarga-keluarga korban yang rumahnya roboh, sekaligus mendistribusikan beberapa jenis bantuan kepada keluarga korban di desa Cinyawang. Beberapa keluarga yang mendapat bantuan di antaranya adalah keluarga Supardi (60), Keluarga bapak Sodikun (30), keluarga bapak Daldiri (83), dan keluarga bapak Sutikno (53).

Rombongan Yayasan An- Nawawi merasa prihatin sebab selama empat hari sebelumnya para korban belum mendapatkan bantuan pemerintah, yayasan sosial, maupun dari pihak swasta. Baru hari ini mereka menerima bantuan dari yang di distribusikan melalui Posko NU Kecamatan Patimuan.

“Kalau pendataan sudah berkali-kali dilakukan, tapi bantuan belum ada yang sampai, baru kali ini pak,” jelas Sodikun, salah satu warga Cinyawang yang rumahnya roboh.

Sementara itu, Syaiful Musta’in, Koordinator Umum Posko Bencana Lakpesdam NU mengatakan bantuan yang sangat dibutuhkan korban saat ini adalah sembako, peralatan serba guna untuk memperbaiki rumah warga, dan obat-obatan. Beberapa korban sudah ada yang mulai terkena Ispa dan gatal-gatal.

Posko NU Patimuan terbentuk atas inisisatif bersama antara Lakpesdam NU Cilacap, MWC NU Patimuan, GP Anshar Patimuan, dan banom-banom NU Kecamatan Patimuan. (Sabik Al-Fauzy)

(Sumber, Suara Komunitas, 07 September 2009, http://www.suarakomunitas.net/index.php?lang=id&rid=5&code=2&cid=0&id=4711)