Masa Depan NU di Tangan IPNU-IPPNU

Purworejo-Masa depan organisasi terbesar Nahdlatul Ulama berada di tangan Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU(IPPNU). Hal ini disampaikan oleh Rois Syuriah NU Kabupaten Purworejo, KH Hasan Agil Ba’bud dalam acara Harlah dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Purworejo di Gedung PCNU Jl KH Wahid Hasyim 17 Kepatihan Purworejo, Selasa(16/03).

“IPNU-IPPNU merupakan gerbang pengkaderan pertama di NU. Jika IPNU-IPPNU stagnan atau nyante-nyante maka NU kedepan juga akan membla-memble,” tandasnya penuh humor diikuti gelak tawa hadirin yang rata-rata pelajar.

Sebagai Rois Syuriah, beliau berharap kedepanya IPNU-IPPNU semakin eksis dan serius dalam menggarap pelajar.

“Mereka-mereka itu(pelajar-red)menunggu kita. Jangan salahkan mereka kalau mereka yang notabenya anak orang NU, mulai tidak kenal NU”ungkapnya memberi motivasi.
Dalam sambutanya, Muhammad Musyafa’ selaku ketua PC IPNU Purworejo berharap melalui kegiatan ini, pengurus IPNU-IPPNU mendapatkan suntikan semangat dalam mengemban amanat organisasi. Musyafa’ juga berharap agar dalam melangkah, pengurus IPNU-IPPNU selalu dibimbing dan diawasi oleh pengurus NU dan banomnya, Muslimat, Fatayat dan GP Ansor.

“Kami berharap, kedepanya program-program IPNU-IPPNU singkron dengan program NU dan banom-banomnya. Selain itu, bimbingan dan arahan juga selalu kami harapkan demi kejayaan Nu di masa depan” katanya.

Menurut Musyafa, selain harlah, dialog dan peringatan maulid nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga diawali dengan pembacaan al-Barzanji simtut Dhuror sebagai wahana melestarikan budaya dan identitas kaum Nahdliyyin yang kini mulai ditinggalkam kaum pelajar.
Setelah pengajian, acara dilanjutkan dialog interaktif dengan Alumni IPNU dan IPPNU. Dalam paparanya, Rifaudin, MSi salah satu alumni IPNU mengatakan bahwa penting bagi pelajar berorganisasi.

“Kebathillan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir, itu mengapa penting bagi kita untuk berorganisasi di IPNU-IPPNU.” Tandasnya, mengutip perkataan Imam Ali RA.

Selain itu, mantan-mantan ketua IPNU-IPPNU Agus Zaenudin MSi, Khoirul Imam MSi, Amin Fitri Amd, Abdi Sandiko, Ny Muniroh, Laeli Mahsunah, menjadi narasumber dalam dialog tersebut. Acara yang dimoderatori Sekretaris PC IPNU Purworejoitu berlangsung meriah dan penuh canda tawa, karena semua narasumber membuka secara “blak-blakan” tentang suka-duka di IPNU-IPPNU.

Para alumni ini berharap, agar kader IPNU-IPPNU dalam organisasi tidak untuk mendapat jabatan, status social atau kepentingan politik tapi murni membumikan ajaran Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah di tengah-tengah masyarakat.

Reporter: Ahmad Naufa

Iklan

3 thoughts on “Masa Depan NU di Tangan IPNU-IPPNU

Add yours

  1. memang masa depan NU ada di tanga IPNU/IPPNU.tapi apa yang sudah dilakukan kader kader untuk umat terutama pemuda pemuda nu.buktinya sekarang banyak anak orang nu yang pindah keyakinan/aliran(tetap dalam islam)tlg dong yang merasa kader IPNU/IPPNU pikirin tu umat jangan cuma mikirin anggota IPNU/IPPNU.kalau mereka udah ketauan gak bakalan keluar aqidah.

      1. uupss…..hee,bkankah ipnu itu anak orang nu? jd..! tlong dong di bimbing anaknya..ktanya MASA DEPAN NU DI TANGAN IPNU-IPPNU.?..jgn cma mkirin NU doang.bimbingan unt ipnu-ippnu jg sngt pentng.anda taukn gmna anak muda jaman skarang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: