Mengenal Manageman Organisasi

Oleh: Ahmad Naufa
Organisasi adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan dan cita-cita yang sama dalam suatu hal, dan ingin merealisasikanya secara bersama-sama. Dalam me-manage organisasi kadang mengalami kendala-kendala karena mungkin
Setelah kepengurusan terbentuk, biasanya pengurus ada semacam kebingungan, apa yang aka dilakukan? Atau akan memulai dari mana? Dalam konteks IPNU/IPPNU, semebelum melangkah itu semua, pengurus hendaknya mengetahui landasan-landasan, yaitu sejarah, tujuan dan peraturan-peraturan organisasi. Sehingga nantinya itu semua menjadi bahan pijakan awal dalam menentukan arah organisasi.
Setelah tau landasanya, pengurus membuat program kerja dan kalender kerja. Program kerja terdiri dari yang rutin seperti mingguan/ bulanan/ tahunan sampai yang insidental (sesuai dengan kebutuhan, keadaan dan issu yang sedag berkembang. Program kerja rutin misalnya mengadakan rapat/ pertemuan/ diskusi 2 minggu sekali. Bulanan, misalnya diagendakan bulan ini pelatihan sablon/ jurnalistik dsb. Yang tahunan, seperti refleksi pada hari besar islam.
Bentuk program kerja itu ditentukan sesuaidengan minat bakat kader yang ada dalam organisasi tersebut, selain program yang bersifat wawsan keislaman, keindonesiaan, sejarah dll. Misalnya, dalam suatu ranting di daerah pesisir., program pengembangan SDM akan lebih tepat jika berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar, seperti pembibitan ikan, mengolah potensi laut, pariwisata dsb daripada pelatihan pertanian atau peternakan.
Setelah program kerja terbentuk, untuk merealisasikanya ada beberapa hal yang perlu di tempuh. Yang pertama persiapan kegiatan. Kegiatan ini dirumuskan oleh panitia yang di bentuk oleh pengurus setempat. Misalnya, kepengurusan merumuskan kegiatan pelatihan sablon selama tidga hari dengan tempat dan waktu yang telah diatur sedemikian rupa. Setelah itu, dibawa bersama ketua dan dimintakan petunjuk dan pertimbangan dari dewan pembina. Selain acara, dewan pembina biasanya juga dimintai arahanya menyangkut sumber dana dan hal-hal yang mendukung kesuksesan acara tersebut.
Setelah di ACC dewan pembina, rencana kegiatan itu difokuskan lagi, terutama dalam pembagian tugas per-seksi, Setelah jadwal acara dan estimasi pendanaan dibuat. Sekretaris menagan ni bagian surat menyurat yang dibutuhkan, seperti narasumber, permohonan tempat dll. Bendahara mencari sumber dana, mulai dari iuran anggota sampai membuat proposal kepada dermawan, pejabat atau tokoh masyarakat.
Kembali ke organisasi, setelah ada kegiatan yang direalisasikan tentunya masih banyak program yang ingin dicapai. Untuk mengorganisir itu semua, ada empat hal yang perlu dijalankan, terutama bagi pucuk pimpinan. Empat hal itu adalah:
1. Planing. Planing adalah rencana yang dibuat, seperti telah disampaikan diatas, menyangkut program dan kalender kerja.
2. Organizing. Organizing artinya mengatur seluruh potensi kader untuk merealisasikan dan mengembangkan organisasi, serta persiapan-persiapan dalam merealisasikan planing.
3. Actualing. Adalah pelaksanaan dari program
4. Controlling. Semua perangkat, mulai dari pengurus harian sampai dengan departemen-departemen harus senantiasa di control oleh pimpinan
5. Evaluating. Yaitu mengevaluasi apa yang telah berjalan: apa kendalanya, kekuranganya, dan solusi kedepanya.//

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: