Nasehat KH Achmad Chalwani

Disampaikan pada acara Reuni Ikatan Alumni MA An-Nawawi (IKAMA)
Berjan Purworejo, 28 Juli 2010 di Aula PP An-Nawawi

Hadirin sekalian yang saya hormati…
Pertemuan Alumni merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan, karena salah satu kemajuan sebuah lembaga pendidikan terlihat ketika alumninya aktif atau tidak. Pertemuan Alumni sudah ada sejak zaman nabi yang kala itu bernama “Ashabus Shuffah” yang salah satu tokohnya adalah Abu Hurairah. Oleh karena sudah dibesarkan dan didik oleh lembaga pendididan An- Nawawi, maka para alumni hendaknya berbuat untuk membantu membesarkan An –Nawawi, bukan keluar malah menginggalkan PR kepada pengasuh.
Hadirin Alumni MA An-Nawawi yang berbahagia…
Seharusnya kita malu pada otrang (Ulama) terdahulu. Dengan fasilitas yang minim, dahulu mereka mmbuat karya-karya besar yang saqmpai hari ini masih dikaji jutaa orang. Dngan keterbatasan, mereka bias berhasil dan kini malah sebaliknya. Maka dari itu, manfaatkanlah waktu muda anda sekalian untuk banyak membaca, belajar diberbagai literature yang tentunya jelas dan mu’tamad. Era digital ini, sudah banyak sekali kitab-kitab diugital yang bias di akses di internet. Manfaatkanlah itu semua, internet jangan Cuma untuk fesbuk-an saja!
Selanjutnya, saya mohon agar para Alumni membantu saya dalam memajukan STAIAN. Sebenarnya agak berat bagi saya mengelola perguruan tinggi. Namun, Al-Marhum KH Nawawi dulu pernah bercita-cita mendirikan perguruan tinggi yang mengacu pada hokum islam (Syariah). Sepeninggal beliau, saya anggap itu sebuah wasiat yang harus saya realisasikan. Dan sebagai kader penerus Islam dan bangsa, kalian harus BANGGA belajar di fakultas Islam!
Pesan Al-Mukarram
1. Agar alumni yang berada di wilayah dekat dengan purworejo mengikuti mujahadah rutin malam jumat kliwon di makam bulus.
2. Agar alumni mengadakan iuaran rutin se-MAMPU-nya yang pada akhir tahun dapat digunakan membantu panitia khataman.
3. Agar alumni ikut membantu mencarikan mahasiswa STAIAN Purworejo agar dapat memenuhi kuota, minimal setiap tahunn angkatan 40 mahasiswa.
4. Para alumni agar tetap menjaga perilaku yang akhlakul karimah dan nama baik pesantren.
5. Walau sudah tidak disini(PP An-Nawawi), misi santri agar tetap di pegang teguh.
6. Jika ingin ingin berkarier di organisasi perguruan tinggi umum, masuklah di PMII,jangan sampai masuk pada organisasi yang tidah sefaham dan justru menggerogoti faham kita yang diantaranya; Hizbut Tahrir Indonesia(HTI), Majelis Tafsir Al-Quran(MTA), PKS, Salimah LDII dll. Ini semua bukan berarti saya membatasi kebebasan anda sekalian. Perlu diingat bahwa kebebasan seseorang dibatasi oleh kebebasan orang lain (Khurriyatul Mar’i Mahdudun bi Khurriyati Ghairihi.)
7. Wirid – wirid yang dibaca setiap ba’da shalat di pesantren, seperti “Ya hayyu ya qayyum” dan “Ya Fattahu ya ‘alim” agar tetap selalu dibaca.
8. Agar setiap alumni diusahakan memiliki kitab “Majmu’ Syarif” dan Kumpulan doa terbitan Kessap karena banyak sekali surat – surat atau doa yang penting untuk dibaca.

Reporter: A Naufa Khoirul Faizun,

Iklan

2 thoughts on “Nasehat KH Achmad Chalwani

Add yours

  1. TERIMA KASIH KANG NAUFA, ATAS KIRIMAN NASEHAT USTAZ CHALWANI. SAYA JD INGAT KETIKA SUASANA DI PESANTREN DULU. RASANYA INGIN MENETES AIR MATAKU.KENAPA SEKARANG AKU SIBUK DENGAN KERJAAN MULU TIAPHARI.KIRIMIN NASEHAT2 YG BANYAK KANG NOUFA YA BIAR HATI SAYA SEJUK

  2. saya sangat setuju..semoga nasehat itu bukan hanyadi tujukan kpd alumnus saja tp untuk semua generasi muda islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: