Mengantisipasi Penyalahgunaan Narkoba Remaja

Penyalahgunaan Narkoba dikalangan pelajar atau remaja kian hari kian meningkat. Catatan terakhir Badan Narkotika Nasional (BNN), penggunaan tidak hanya pada kalangan dewasa, pelajar atau mahasiwa melainkan sudah merebak ke anak-anak SMP dan bahkan SD. Yang terakhir ini selain terkena akibat pergaulan, juga karena desain paccing narkoba yang di disain sedemikian rupa sehingga menyerupai permen atau makanan lain yang diminati anak-anak.
Realitas tersebut tentunya menghawatirkan kita semua mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa yang kelak kepadanyalah nasib bangsa ini akan diberikan. Pemerintah melihat ini pun tidak tinggal diam; berbagai upaya dan program telah dibuat sedemikian rupa yang diantaranya membuat BNN, BNP sampai BNK. Juga, pihak aparat yang dalam hal ini polisi juga aktif dalam memberantas peredaranya. Selain itu banyak juga LSM yang bergerak mengkampanyekan narkoba seperti Gerakan Anti Narkoba (Granat) dan lain sebagainya.
Namun, semua itu tidaklah cukup untuk membendung peredaran narkoba yang kian hari kian meningkat jumlah dan korbanya. Semua elemen masyarakat perlu pro-aktif bersama-sama memberantas barang haram tersebut. Selain itu, juga perlu adanya “ruang” untuk membina dan menyalurkan kegiatan yang positif untuk Remaja dan Pelajar sebagai salahsatu upaya mengantisipasi terjerumusnya mereka pada jurang narkoba yang dapat menghancurkan masa depan mereka.

Penyaluran Hobi Sebagai Alternatif Pencegahan
Salah satu upaya efektif, menurut hemat penulis, adalah dengan memberi “ruang” bagi remaja dan pelajar untuk mengekpresikan hobi dirinya dalam kegiatan-kegiatan yang positif, menghibur dan menyenangkan. Hal ini bisa dicapai dengan bergabung organisasi sebagai wadah mengaktualisasikan diri. Instrumen yang dibuat dalam organisasi tersebut adalah membentuk lembaga atau departemen yang mengerucut pada pengembangan minat dan bakat, semisal departemen olahraga.
Dalam departemen atau lembaga itu, membuat program dan kegiatan yang menarik sesuai dengan minat bakat remaja atau pelajar dalam kawasan tersebut. Departemen olah raga, misalnya, membuat lomba futsal, sepak bola, tenis meja atau membina klub yang memang fokus menggarap hal itu. Jika program itu benar-benar tergarap, para palajar akan memiliki ruang berkespesi yang tentunya akan memiliki teman baru se-hobi.
Dalam kepengurusan IPNU – IPPNU sendiri, mulai dari tingkat pusat sampai ranting, sebenarnya sudah banyak yang memiliki departemen atau suatu lembaga yang khusus menangani minat bakat kader. Banyak yang sudah maju, ada pula yang masih belum maksimal menjalankan programnya. Sepertinya hal itu perlu ditingkatkan perananya dengan membuat program dan kegiatan baru yang lebih “segar” dan dinamis agar dapat menarik simpati remaja dan pelajar.
Jika pembinaan remaja dan pelajar dengan hobi-hobinya yang terdiaspora dapat disatukan melalui satu wadah, tentunya alasan untuk melakukan hal-hal negatif menjadi minim. Inilah yang mesti dirumuskan Rekan/ Rekanita di PC, PAC maupun Ranting untuk duduk bersama membuat pola “Penyaluran Hobi Pelajar” yang positif san menyenangkan.
Untuk melakukanya, tidak semudah apa yang dibayangkan dan butuh perjuangan dan komitmen bersama. Dan lagi, Link seperti pemerintah, dinas, ormas atau komunitas lain dibutuhkan untuk membangun kekuatan. Jika itu terwujud, tentunya kita akan memberi sumbangsih terhadap proses regenerasi bangsa, sekecil apapun itu, menuju masa depan Indonesia yang lebih cerah. Dengan kekuatan kepengurusan IPNU – IPPNU yang kini sudah terbentuk diberbagai pelosok daerah, tentunya akan menjadi modal tersendiri untuk melaksanakanya. Semoga!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: