Terjangkit Insomnia

Berhari-hari aku tak bisa tidur. Entah mengapa, kini bagiku, siang jadi malam dan malam jadi siang. Kebiasaan ini mulai kurasakan semenjak menjadi aktivis pada awal 2007 lalu. Ketika itu, malam banyak kulalui dengan diskusi ilmiah dan obrolan seputar masalah-masalah sosial. Karena kopi dan rokok pastinya tak terlepas dari diskusi itu, sontak bangun-pun jadi kesiangan. Akhirnya, gejala ini pun makin menjadi-jadi bahkan menjadi ruinitas atau kebiasaan burukku. Huh…

Sebenarnya, aku ingin lepas dari belenggu ini dan menikmati hidup normal yang dilakukan kebanyakan orang. Namun itu sulit sekali. Sampai hari ini, aku belum bisa lepas dari diskusi. Diskusi bak nyawa dan suatu perjuangan bagiku. Disisi lain, teman-temanku pun banyak yang menghabiskan malam dengan obrolan berat tersebut alau kadang hanya berlangsung di angkringan. Jadi, suasana juga amat mempengaruhiku dalam upaya merevolusi diri.

Hal ini menyebabkan adanya kasus miris yang kualami diantaranya seringnya aku telat dan bahkan bolos mengajar di sekolah.  Ini yang kurasa paling berat efeknya dan menjadi beban berat dalam benakku akhir-akhir ini. Padahal, anak-anak di kelas cukup antusias mengikuti pelajaranku. Karena ulah dan perilaku amoralku ini, banyak yang menjadi korban. Ya Tuhan, bantulah aku keluar dari masalahku ini. Meski aku rapuh dalam langkah dan kadang tak setia kepada-Mu; namun cinta dalam jiwa hanyalah untuk-Mu. – (03 November 2011)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: