Penulis Andal Akan Selalu Dikenang

SUDAH satu abad lebih KH Muhammad Sholeh Darat bin Umar al-Samarani wafat. Kendatipun nama ulama besar di tanah Jawa ini masih terus dikenang sepanjang zaman. Bahkan banyak yang menyebut ahli agama ini merupakan gurunya ulama di tanah Jawa. Ya, zaman memang selalu mengenang Syekh Sholeh Darat.

Hal itu disampaikan KH Achmad Chalwani saat memberikan sambutan dalam acara Gerakan Santri Menulis (GSM) Sarasehan Jurnalistik Ramadan 2011 di Pondok Pesantren An Nawawi, Berjan, Gebang, Purworejo. Selain rombongan dari Suara Merdeka, acara itu juga dihadiri Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg, Wakil Ketua DPRD RM Abdullah, dan Kasubag TU Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Drs Suroso MPd I.

Melalui paparan cerita itu, KH Achmad Chalwani ingin menyampaikan ilustrasi di hadapan ratusan santrinya peserta sarasehan betapa pentingnya keahlian menulis, termasuk bagi para santri.
Direktur Pemberitaan Suara Merdeka, Sasongko Tedjo SE MM mengatakan, sarasehan di Berjan itu merupakan putaran ketujuh yang diselenggarakan Suara Merdeka pada Ramadan tahun ini.

Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut dia, santri memang semestinya mendapatkan pengetahuan baru, termasuk bagaimana berinteraksi dengan media. “Keberadaan media sangat strategis untuk mempengarui publik. Sehingga tepat jika dimanfaatkan untuk penyampaian materi dakwah,” ujarnya.(Nur Kholiq-53)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: