Tulisan ini saya buat ketika Perpisahan III Ulya Madrasah Diniyyah An-Nawawi Berjan Purworejo Tahun 2009. Sengaja saya tidak edit kata-katanya yang masih begitu lucu dan polos.

Wahai kawanku, sebentar lagi kita akan saling berpisah. Tak terasa….selama ini kita arungi waktu yang lama bersama-sama ….
Masih teringat dalam benakku: bagai mana saling canda, tawa dan hina …

Dulu setiap jam kosong, kita lalui waktu dengan diskusi dalam canda tawa.…semua bisa tersenyum …semua bisa tertawa…dan semua bisa saling berkata …

Masih teringat, bagaimana setiap kita bercerita tentang pengalaman pribadi di gunung kidul ….tentang suka dan duka…

Masih ingat bagaimana derita kita di tinggal oleh mas & guru kita tercinta di akhir ramadhan untuk selama-lamanya …

Masih selalu hadir dalam benak kita, bagaimana setiap hari kita menyapa masjid tua, kali yang berkenang, kolam depan yang selalu hijau…

Kawanku, masih ingatkah kalian, ketika kita musyawarah…..
Yah….yang ada cuma tertawa dan tertawa…tidak ada pendapat yang tidak membikin tertawa…dan yang paling serius…ketika topik yang di bahas adalah mayoran…….!!!

Tapi kita sadar …
Semua punya cita-cita dan tujuan yang berbeda….kita semua akan berjuang meraih cita-cita tersebut sesuai jalan dan kemampuan kita ..
Walaupun kita selalu merasa semakin lama kita semakin tidak tau apa-apa, itu semua karena luasnya samudra ilmu yang maha kuasa…

Tapi kita harus selalu belajar walau sudah tak di An-Nawawi tercinta ini lagi….
Masjid, pondok, dan kali akan menjadi saksi bisu kisah kita di An-Nawawi ini, yang selalu kangen dan berharap untuk berjumpa satu kali dalam setahun yaitu ketika Haul..

Temanku…
Amalkanlah sedikit apapun yang kita peroleh dari An-Nawawi ini…dan janganlah lupa akan pesantren tercita ini …

Dan kita…..semoga sukses di hari depan, tercapai semua cita-cita dan tentunya tetap saling sapa walau jauh di mata….

09 Juli 2009 pukul 4:26
B-08 House, 07 Februari 09 at 12. PM