Refleksi Tahun Baru Islam

Semua peradaban besar lahir dari hijrah, seperti Negara Madinah dulu atau bahkan Amerika yang kini menjadi kontelasi politik dan ekonomi dunia. Lalu, kebersamaan baik tua-muda dan semua elemen terlibat. Dulu, Sayyidina Ali juga ikut berhijrah nabi pada 622 M dari golongan muda.

Dalam konteks kebersamaan, juga tak memandang ras, suku, politik, dan agama selama memiliki kesamaan tujuan. Dan jangan anggap kebersamaan itu harus sama. Kebersamaan Indonesia ini tidak harus semua Islam, Jawa atau dalam segi budaya. Begitu juga (mungkin) dalam keluarga.

Pada Hijrah yang pertama ke Habasyah, bahkan nabi menyuh sahabatnya untuk berlindung kepada Raja Kristen yang adil. Juga, ketika nabi membangun Negara Madinah, melibatkan berbagai agama dan suku yang konstitusinya terekam sampai kini yaitu Piagam Madinah. Menurut Sayyidina Ali, kesahihan Piagam Madinah nomor dua setelah Al-Quran.

Heran saja kalau hari ini ada kelompok ormas yang tidak terima karena pemimpinnya beda agama. Heran lagi, para penentang statement H. Nusron Wahid yang menempatkan konstitusi dalam konteks negara lebih tinggi dari agama. Secara pribadi, ia kita percaya dan iman agama kita sendiri, namun dalam konteks bernegara mestinya kita patuh pada konsensus. Mau telanjang, ya boleh silakan dengan Istri karena itu halal dan hak, namu cukup dikamar saja, jangam dibawa keluar rumah. Kecuali kalau mau hidup sendiri di hutan.

Terakhir, M Husain Haikal dalam Hayat Muhammad melihat hijrah sebagai kisah yang paling cemerlang dan indah yang pernah dikenal manusia dalam sejarah pengejaran yang penuh bahaya, demi kebenaran, keyakinan dan iman. Semoga kita semua dapat meneladaninya. Amin.

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1435 HIJRIYYAH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: