Keterbatasan Akal Manusia

Betapapun cerdasnya akal yang dimiliki manusia, sebagai ciptaan Allah, akal memiliki kekurangan tiga pokok.

Pertama, tidak mampu mengetahui hakikat kebenaran. Buktinya, teori filsafat tentang kebenaran sangatlah beragam. Padahal kebenaran itu hanya satu. Kelemahan kedua adalah tidak mengetahui letak dan hakikat kebahagiaan. Ketiga adalah bahwa yang dimiliki akal tidak bisa mengetahui asal muasal manusia.

Artinya, akal tidak bisa menjawab tujuh pertanyaan esensial sebagai berikut:
1. Darimana ia hidup sebelum di dunia ini?
2. Mengapa harus hidup di dunia ini?
3. Siapa yang menghendaki hidup di dunia ini?
4. Untuk apa manusia hidup di dunia?
5. Mengapa kala terlanjur senang hidup kemudian harus mati?
6. Siapa yang menghendaki kematian? dan terakhir,
7. Setelah nyawa manusia lepas dari raga yang berada di kuburan, kemana perginya nyawa tersebut?

Semua pertanyaan ini tidak sanggup dijawab oleh akal manusia. Kelemahan tiga macam ini sebagai bukti bahwa manusia memerlukan petunjuk bagi akal itu sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: