Guru Kehidupan

Dengarkanlah, Nak, sepagi ini burung-burung telah bernyanyi
Ia melantunkan apa saja tanpa henti
Memuja dan mengagungkan ilahi rabbi
Apa kamu tak malu, Nak, jika meninggalkan kalam suci?

Lihatlah, Nak, sepagi ini mereka terbang mencari rizki
Hanya mencari untuk hidup sehari
Tak perlu menanbung untuk esok hari
Ia terlalu percaya bahwa tuhan setia mengatur rizki

Rasakanlah, Nak, betapa ia bertanggungjawab untuk anak dan isteri
Mengajarkan bagaimana kasih melampaui
Mengepakkan sayap cinta bermisteri
Ketika besar, sang anak terbang hidup sendiri

Fikirkanlah, Nak, betapa ia guru kehidupan
Hidup atas usaha dan kepasrahan
Ah, kaupun pasti sulit memerankan
Kepadanya kau curi pelajaran

Burung-burung menunggu mentari datang
Cahaya tuhan yang menghangatkan
Ia setia hadir menyapa pagi kehidupan
Laksana menutup kelam malam dengan cahaya harapan

Burung sudah setia mengumandangkan
Sedang manusia sebagian masih hilang ingatan

23 Januari 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: