Mengadu Pada Nabi

Lapor: Kanjeng Nabi, ini lho umat panjenengan sekarang pada ribut sendiri. Pada merasa paling benar sendiri. Pada merasa paling tahu sendiri. Pada merasa berwenang memutuskan perkara sendiri. Pada saling fitnah dan menebar kebencian melalui teknologi. Pada saling hujat dan mencaci maki. Padahal dengan Engkau yang berakhlak mulia, mereka juga mengimani.

Al-Quran kini mangkrak dan berdebu, Baginda Nabi. Kalaupun yang ada di gadget, itu kelengkapan fitur semata. Firman-Nya yang menyuruh orang beriman untuk tabayyun (klarifikasi) dulu jika mendapat informasi, kini tak dipakai lagi. Fungsi Al-Quran kini seakan kehilangan relevansinya, oleh karena diantara umatmu kini banyak yang lebih percaya kepada muallaf dibanding ulama. Karena belum hits jadi ustadz kalau belum jadi preman sebelumnya. Karena mengambil ilmunya dari sember asal-asalan adanya. Atau karena mungkin memang ini sudah zamannya.

Duhai Kanjeng, kondisi umat Islam terbesar di dunia kini sedang terancam perpecahan. Aku belum siap untuk melihat serdadu PBB turun meredam perang saudara atas nama HAM atau apapun. Lalu perlahan Papua Lepas dari Nusantara, mirip Timor Timur dulu. Kita yang perang, orang-orang bule di gedung putih sana yang sorak soray dan jingkrak-jingkrak. Lalu perlahan pulau-pulau menjadi negara sendiri-sendiri. Aku belum siap untuk itu. Aku belum siap.

Kanjeng, syafaatmu selalu kami tunggu hari ini dan di kemudian hari. Keteladananmu masih perlu kami aktualisasi. Maafkan aku, umatmu yang masih belum banyak mengerti ini. Semoga para pewarismu dapat mengemban amanah yang besar di dunia ini, bahkan akhirat di kemudian hari.

Dan, semoga salah semua praduga yang aku tulis ini. frown emoticon

22 Juli 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: