Romantisme Desa

Undangan nikah rekan seperjuangan di IPNU berhasil menyeretku ke desa Gerduren, Purwojati, Banyumas. Desa yang menurut rekanku tadi, adalah TKP yang menginspirasi sastrawan Ahmad Tohari merekamnya dalam novel legendaris: Ronggeng Dukuh Paruk.

Oh ya. Untuk menutupi kebelumterpasanganku dengan wanita, aku datang bersama rekan-rekan dari Semarang. Ini kebetulan. Kami meluncur ba’da isya’ membelah malam. Mengejar mobil-mobil ber-plat B yang kembali mengadu nasib di Ibu Kota, atau memang sudah bosan udara segar kampung dan nyaman dengan kebisingan metropolitan.

Menjelang subuh kami telah sampai. Menyapa sejenak sang pengantin lalu merebahkan badan.

Dingin angin berhembus perlahan. Binatang malam mulai mengakhiri nyanyiannya. Ayam jantan mulai memanggil-manggil sang surya. Embun di daun-daun meneteskan butiran kebersamaannya.

Gema kentongan, bedug dan adzan subuh pecah dari Mushalla bertuliskan kalimat Arab di papannya: Nahdlatul Ulama. Puji-pujian dilantunkan. Para jamaah berdatangan melawan dingin yang menikam.

Pagi ini, ada 8 jamaah pria dan 7 wanita. Semuanya tua-tua renta. Diantara mereka tak menyerah dengan kebungkukan badannya. Tak ada satupun yang muda. Satu pun.

Usai shalat, dzikrullah dan shalawat atas manusia paling sempurna dari Tanah Arab, negeri seberang sana, dilantunkan. Khusuk. Seakan mereka lupa ingar-bingar dunia. Mereka nikmati tiap hembusan nafas. Mereka larut dalam butir-butir tasbih rindu.

Burung-burung mulai bernyanyi. Kelelawar menabrak-nabrak daun pisang, mencari rumahnya untuk pulang. Dengan doa, ritual diakhiri oleh sang imam.

Pagi datang mengkafirkan malam. Aku kembali merebahkan badan. Sambil berkelana kata dan mengembarai huruf, aku mengasihani diri dari lelahnya perjalanan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: