Wejangan (Sebuah Dialog Imajiner)

“Saudi akan liburkan 12 Rabi’ul Awwal untuk memperingati Maulid Nabi. Begitu kata berita, Ki, entah hoax atau tidak,” kata Raden Bagus Bejo, kepada Ki Semedi.

“Yah, semua akan NU pada waktunya,” jawab Ki Semedi.

“Hmmm, begitu, ya…”

“Orang, tak akan kuat jika menerapkan hidup jika tak sesuai manhajnya, dengan yang aneh dan neko-neko. Tidak sesuai track.”

“Lalu?”

“Ya, kalau ada aliran aneh-aneh atau ada orang yang ingin neko-neko, ngarang sendiri, sambil tetap belajar dan waspada, kita santai saja. Nggak, nggak akan kuat lama mereka.” Continue reading “Wejangan (Sebuah Dialog Imajiner)”

Iklan

Menjadi Santri Millenial

(Menyambut Hari Santri Nasional 2017)

Tanggal 22 Oktober 2017, masyarakat santri di seluruh Indonesia akan merayakan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Bandung, Jawa Barat. Dengan mengangkat tema Wajah Santri Wajah Indonesia, kota kembang itu akan menjadi Bandung Lautan Santri. HSN sendiri ditetapkan oleh Presiden Jokowi melalui Kepres Nomor 22 Tahun 2015. Continue reading “Menjadi Santri Millenial”

Bimbang

Aku sering berpikir, bahwa apa yang kujalani dan dapatkan hari ini adalah buah dari keputusan yang jauh-jauh hari. Apapun itu, entah untung, rugi, susah, senang, dll. Dari itu, memutuskan sesuatu – dari hal yang paling kecil – itu sangat menentukan masa depan, meski itu juga tak mudah dan kerapkali menyulitkan. Hidupku yang seperti keadaan sekarang ini adalah buah keputusanku di masa lalu, dan keputusan kita sekarang akan berbuah di masa mendatang. Continue reading “Bimbang”

Konflik

SETIAP orang memiliki cita-cita, ambisi atau harapan yang ingin ia wujudkan. Kesemuanya itu memiliki skalanya masing-masing: ada yang bersifat pribadi, keluarga, komunitas atau bahkan yang lebih besar dari itu: merubah tatanan struktur sosial. Ada yang bersifat transeden, dalam artian nilai yang diperjuangkan karena dorongan agama atau keyakinan (profan), ada juga yang karena material dan keduniaan (saja). Dalam hal yang sama, ada juga yang mencangkup kesemuanya, dunia – akhirat. Continue reading “Konflik”

Mbak Alissa Wahid (Bahasa Jawa)

Mbak Alissa Wahid, putrinipun Gus Dur (alm) dipun ece kalian piyantun kanti sanjang: putrinipun piyantun wuto. Mbak Alissa mboten mbales ecean niku, malah-malah, koordinator Jaringan Gusdurian meniko sanjang bangga dados putrinipun Gus Dur. Sakbare dipun unggah dateng twitter, salinan ecean wau dados kuncoro wonten pundi-pundi, termasuk dipun unggah kalian Gus Mus kanthi mbelo Mbak Alissa. Continue reading “Mbak Alissa Wahid (Bahasa Jawa)”

Balada Warkop I: Full Day Sarungan

Secangkir kopi sudah disajikan oleh Bejo dihadapan Ki Sudrun. “Silakan, Ki, ini kopi spesial dari Lampung,” kata Bejo. “Oke, makasih, Jo, kamu memang joss!” jawab Sudrun. “Tempe gorengnya jangan lupa Jo,” tegas Bondan Wangi, yang sudah kecut merokok dari tadi tak ada temannya. “Jangan lupa cabainya juga,” tambah Cak Lukman, yang diam-diam juga sudah tak sabar kepingin tempe goreng panas. Continue reading “Balada Warkop I: Full Day Sarungan”

Atas ↑